← Beranda
Belajar Ilmu Ikhlas! Veda Ega Pratama Terima Nasib Pahit usai Balapan Terburuk di Moto3 Hungaria 2026
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 9 Juni 2026 | 14.27 WIB
Veda Ega Pratama saat menjalani balapan Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park. Pembalap Honda Team Asia finis ke-16 setelah terkena long lap penalty. (Instagram @veda_54)

 

JawaPos.com — Veda Ega Pratama harus menelan hasil terburuknya pada Moto3 2026 setelah finis di posisi ke-16 pada Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6/2026).

Pembalap Honda Team Asia itu gagal meraih poin setelah terkena long lap penalty yang membuatnya kehilangan kontak dengan rombongan terdepan dan harus puas finis tepat di luar zona poin.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Kehilangan Poin di Hungaria, Posisinya Melorot di Klasemen Moto3 2026!

Mengapa Moto3 Hungaria Jadi Balapan Terburuk Veda Ega Pratama?

Moto3 Hungaria 2026 menjadi seri paling mengecewakan bagi Veda Ega Pratama musim ini karena untuk pertama kalinya ia gagal membawa pulang poin.

Pembalap Indonesia berusia 17 tahun tersebut menyelesaikan balapan di posisi ke-16 dengan selisih waktu 33,461 detik dari pemenang lomba, Maximo Quiles.

Hasil tersebut terasa semakin menyakitkan karena Veda sebenarnya memiliki peluang untuk bersaing di kelompok depan. Start dari grid kesembilan memberi modal yang cukup baik untuk bertarung memperebutkan posisi sepuluh besar.

Namun situasi berubah setelah pembalap bernomor 9 itu harus menjalani long lap penalty. Hukuman tersebut merupakan konsekuensi dari pelanggaran yang dilakukan saat sesi kualifikasi dan berdampak besar terhadap jalannya balapan.

Posisi ke-16 membuat Veda kehilangan kesempatan menambah koleksi poin sekaligus mengakhiri tren positif yang selama ini berhasil dipertahankannya sepanjang musim debut di Moto3.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Hungaria 2026: Sanksi Long Lap Penalty Bikin Panas, Veda Ega Pratama Balapan Pukul 16.00 WIB

Bagaimana Long Lap Penalty Mengubah Jalannya Balapan?

Long lap penalty menjadi titik balik yang mengubah seluruh strategi balapan Veda Ega Pratama.

Sebelum menjalani hukuman tersebut, ia sempat menunjukkan kecepatan kompetitif dengan berada di posisi keenam dan mampu mengikuti ritme kelompok terdepan.

Setelah masuk jalur penalti, Veda kehilangan banyak waktu dan langsung tercecer dari rombongan depan. Kondisi itu membuatnya harus menghabiskan sebagian besar balapan untuk mengejar posisi yang hilang.

"Hari ini adalah balapan yang sangat sulit. Penalti Long Lap membuat segalanya sangat sulit," ungkap Veda Ega Pratama dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Senin (8/6/2026).

"Karena setelah menjalaninya saya kehilangan kontak dengan kelompok depan dan menghabiskan sebagian besar balapan mencoba untuk memulihkan posisi yang telah saya hilangkan," tambahnya.

Kesulitan mengejar ketertinggalan menjadi tantangan besar di Moto3 yang terkenal memiliki persaingan sangat rapat.

Ketika kehilangan momentum dan terpisah dari grup utama, peluang untuk kembali masuk ke barisan depan menjadi jauh lebih berat.

Baca Juga: Kena Hukuman Long Lap Penalty di Moto3 Hungaria 2026, Semangat Veda Ega Pratama Tak Surut!

Sikap Veda Ega Pratama: Belajar Ilmu Ikhlas dari Kesalahan Sendiri

Meski kecewa, Veda Ega Pratama memilih menerima hasil tersebut dengan lapang dada. Ia menyadari penalti yang diterimanya bukan karena faktor eksternal, melainkan akibat kesalahan yang dilakukan sendiri saat kualifikasi.

Sikap dewasa itu menunjukkan perkembangan mentalitas pembalap muda asal Indonesia tersebut. Alih-alih mencari alasan, Veda memilih menjadikan hasil buruk di Balaton Park sebagai bahan evaluasi.

"Tentu saja, ini mengecewakan karena saya tahu saya memiliki kecepatan untuk bertarung lebih dekat di depan," ujarnya.

"Pada saat yang sama, saya harus menerima situasi ini karena penalti adalah konsekuensi dari kesalahan yang saya buat selama kualifikasi," sambung Veda Ega.

Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana pembalap muda itu sedang belajar memahami konsekuensi dari setiap keputusan yang diambil di lintasan.

Pengalaman seperti ini menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter seorang rider di level dunia.

Baca Juga: Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16

Apa Pelajaran Berharga yang Didapat Veda Sebagai Rookie Moto3?

Sebagai rookie Moto3 2026, Veda Ega Pratama menilai akhir pekan di Hungaria memberikan pelajaran berharga yang tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga mentalitas.

Pengalaman menghadapi kekecewaan dan menerima konsekuensi menjadi bekal penting untuk karier jangka panjangnya.

Musim debut di Moto3 memang selalu penuh tantangan. Setiap seri menghadirkan kondisi berbeda yang menuntut pembalap muda untuk terus beradaptasi dan berkembang.

Veda menegaskan dirinya tidak ingin larut dalam hasil buruk tersebut. Fokusnya kini adalah mempelajari setiap detail kesalahan agar bisa tampil lebih baik pada seri berikutnya.

"Ini semua bagian dari proses pembelajaran dan pengalaman penting lainnya bagi saya sebagai pembalap rookie. Kami akan menganalisis semuanya, belajar darinya, dan kembali lebih kuat di balapan berikutnya," tutup Veda.

Pernyataan itu menjadi sinyal semangat juangnya tetap terjaga. Meski gagal meraih poin di Balaton Park, Veda masih memiliki banyak kesempatan untuk bangkit pada sisa musim Moto3 2026.

Perjuangan berikutnya akan berlangsung dua pekan mendatang dalam Moto3 Republik Ceko 2026.

Seri tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19-21 Juni 2026 di Sirkuit Brno dan menjadi kesempatan bagi Veda untuk membayar kekecewaan dari Hungaria sekaligus kembali bersaing di zona poin.

EDITOR: Banu Adikara