← Beranda
Bocor! Veda Ega Pratama Ungkap Rahasia Finis P2 di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 6 Juni 2026 | 14.47 WIB
Veda Ega Pratama tampil mengejutkan dengan finis posisi kedua pada sesi practice Moto3 Hungaria 2026. (Honda Team Asia)

JawaPos.com — Veda Ega Pratama sukses menembus posisi kedua pada sesi practice Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Jumat (5/6/2026), setelah sebelumnya terpuruk di posisi ke-26 pada latihan bebas pertama. Kebangkitan pembalap Indonesia itu membuka peluang besar untuk berburu pole position pada sesi kualifikasi yang berlangsung Sabtu (6/6/2026).

Performa Veda Ega Pratama menjadi salah satu kejutan terbesar pada hari pertama Moto3 Hungaria 2026.

Pembalap Honda Team Asia itu menunjukkan kemampuan adaptasi luar biasa di lintasan yang sama sekali belum pernah ia jajal sebelumnya.

Apa Rahasia Kebangkitan Veda Ega Pratama di Balaton Park?

Kunci kebangkitan Veda Ega Pratama ternyata terletak pada proses belajar cepat terhadap karakter sirkuit dan perubahan setelan motor yang dilakukan timnya.

Setelah kesulitan pada sesi pagi, pembalap asal Indonesia itu mampu menemukan ritme terbaik pada latihan resmi sore hari.

Veda mengaku sempat mengalami kendala karena belum memahami titik pengereman dan karakter tikungan di Balaton Park.

Kondisi tersebut membuatnya hanya mampu menempati posisi terakhir atau peringkat ke-26 pada FP1.

"Jalannya sesi FP1 dan juga practice hari ini cukup bagus, bahkan sangat bagus. Ini pertama kalinya saya latihan motor atau practice di Hongaria. Di pagi hari tadi memang saya sedikit kesusahan karena belum tahu sirkuitnya dan belum tahu titik pengereman (nge-brake) yang tepat,” ujar Veda Ega Pratama dalam wawancara bersama SPOTV.

Balaton Park memang dikenal cukup teknis untuk ukuran lintasan Moto3. Banyaknya chicane memaksa pembalap mencari racing line ideal dan menentukan titik pengereman secara presisi.

Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Hungaria 2026: Misi Veda Ega Pratama Bidik Pole di Balaton Park

Belajar dari Rival Jadi Senjata Rahasia

Veda Ega Pratama mengungkapkan dirinya banyak memperoleh pelajaran dengan mengikuti pembalap lain saat sesi berlangsung.

Cara tersebut membantunya memahami jalur tercepat yang harus diambil di setiap sektor lintasan.

“Menurut saya, sirkuit ini agak sulit karena banyak chicane-nya. Tapi di sesi sore hari tadi, saya sempat mengikuti beberapa pembalap lain, sehingga saya jadi tahu beberapa racing line dan titik pengereman yang benar,” ungkapnya.

Strategi sederhana tersebut terbukti efektif. Dalam waktu singkat, catatan waktunya melonjak drastis hingga mampu bersaing di papan atas bersama para kandidat juara dunia Moto3 musim ini.

Tak hanya faktor adaptasi lintasan, perubahan teknis yang dilakukan Honda Team Asia juga memberikan dampak signifikan.

Veda mengaku merasakan peningkatan performa motor setelah tim melakukan penyesuaian setelan dari sesi pagi menuju sesi sore.

“Tadi saya juga merasakan feeling yang bagus dengan motor. Tim juga mengubah setting-an motor dari sesi pagi ke sesi sore, dan perubahannya membuat motor menjadi lebih baik (better),” katanya.

Hanya Kalah dari Pemimpin Klasemen

Hasil practice menunjukkan Veda Ega Pratama menjadi satu-satunya pembalap non-Spanyol yang mampu menembus dua besar.

Ia mencatat selisih hanya 0,361 detik dari pemuncak sesi Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team.

Quiles membukukan waktu terbaik 1 menit 46,296 detik. Sementara Veda berada di posisi kedua dengan keunggulan tipis atas David Almansa yang menempati urutan ketiga.

Baca Juga: Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026

Posisi tersebut semakin istimewa karena dicapai pada debut Veda di Balaton Park.

Sebelum Moto3 Hungaria 2026, pembalap muda Indonesia itu belum pernah mengaspal di sirkuit tersebut saat mengikuti JuniorGP maupun Red Bull Rookies Cup.

Hasil lengkap 10 besar practice Moto3 Hungaria 2026 diisi Maximo Quiles, Veda Ega Pratama, David Almansa, David Munoz, Joel Kelso, Casey O'Gorman, Adrian Fernandez, Rico Salmela, Guido Pini, dan Marco Morelli.

Keberhasilan finis kedua juga memastikan Veda langsung lolos ke Q2. Dengan demikian, ia tidak perlu melewati Q1 dan memiliki peluang lebih besar untuk merebut posisi start terdepan.

Bidik Pole Position dan Simulasi Balapan

Meski tampil impresif, Veda Ega Pratama merasa masih memiliki ruang perbaikan. Pembalap Honda Team Asia itu menilai performanya belum mencapai batas maksimal.

“Sekarang saya punya rasa percaya diri (confidence) yang bagus, tetapi masih banyak hal yang bisa ditingkatkan untuk besok. Besok pagi biasanya kita akan melakukan long run untuk simulasi race. Semoga saya bisa improve dan saya akan melakukan yang terbaik. Terima kasih," ujarnya.

Rasa percaya diri yang meningkat menjadi modal penting menghadapi hari kedua Moto3 Hungaria 2026.

Terlebih, para rival utama seperti David Almansa, David Munoz, Joel Kelso, hingga Adrian Fernandez juga menunjukkan kecepatan kompetitif sepanjang sesi latihan.

Jika mampu mempertahankan tren positif dan menemukan tambahan kecepatan saat FP2, peluang Veda untuk mencetak sejarah dengan meraih pole position Moto3 bukan hal yang mustahil.

Apalagi selisih waktunya dengan Maximo Quiles masih berada dalam jangkauan untuk dipangkas.

Moto3 Hungaria 2026 akan melanjutkan rangkaian acaranya pada Sabtu (6/6/2026) dengan FP2 pukul 13.40 WIB, dilanjutkan Q1 pukul 17.45 WIB dan Q2 pukul 18.10 WIB.

Sementara balapan utama berlangsung Minggu (7/6/2026) pukul 16.00 WIB.

Performa luar biasa pada sesi practice membuktikan Veda Ega Pratama tidak sekadar menjadi peserta pelengkap di Moto3.

Kini, harapan publik Indonesia tertuju pada langkah berikutnya saat pembalap muda tersebut berusaha mengubah kejutan hari Jumat menjadi prestasi besar pada akhir pekan balapan Hungaria.

EDITOR: Hendra