JawaPos.com — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mencuri perhatian pada sesi practice Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Jumat (5/6/2026), setelah finis di posisi kedua dan memastikan tiket langsung ke Q2. Hasil impresif tersebut membuat media internasional, termasuk media otomotif ternama asal Jerman, ikut menyoroti penampilan sensasional pembalap Honda Team Asia itu.
Mengapa Performa Veda Ega Pratama Jadi Sorotan Dunia?
Veda Ega Pratama tampil luar biasa pada sesi practice yang menjadi penentu lolos langsung ke Q2.
Pembalap muda Indonesia itu mampu menembus posisi kedua dengan catatan waktu 1 menit 46,657 detik, hanya terpaut 0,361 detik dari pemuncak sesi, yakni Maximo Quiles.
Pencapaian tersebut terasa spesial karena Veda berhasil mengungguli sejumlah nama kuat Moto3 yang selama ini lebih berpengalaman di level kejuaraan dunia.
Ia bahkan berada di depan duo Liqui Moly Dynavolt Intact GP, yakni David Almansa dan David Muñoz.
Kecepatan Veda muncul pada momen-momen krusial menjelang sesi berakhir.
Saat sebagian besar pembalap berusaha mempertajam catatan waktunya, Veda justru mampu mencatatkan lap yang mengantarkannya langsung ke posisi dua besar.
Media Jerman Sampai Geleng Kepala Melihat Lonjakan Veda
Performa pembalap asal Indonesia tersebut turut mendapat perhatian dari media otomotif Jerman, Speedweek.
Dalam laporannya, media tersebut menilai Veda menjadi salah satu kejutan terbesar pada sesi practice Moto3 Hungaria 2026.
Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Hungaria 2026: Misi Veda Ega Pratama Bidik Pole di Balaton Park
“Veda Pratama mengejutkan semua orang di tahap akhir,” tulis Speedweek pada laporan yang dirilis Jumat (5/6/2026).
Media itu juga menyoroti bagaimana pembalap Honda Team Asia tersebut mampu melesat ke posisi kedua pada menit-menit terakhir.
Akselerasi waktu yang dicatatkan Veda dianggap menjadi faktor utama yang membuatnya melompat ke papan atas klasemen.
“Pembalap Honda Asia itu melompat ke posisi kedua, mengungguli pembalap Intact, Almansa dan Muñoz, yang masing-masing mengamankan posisi ketiga dan keempat dan lolos dengan aman ke Q2,” tulis Speedweek.
Sorotan dari media Eropa tersebut menunjukkan performa Veda tidak lagi dipandang sebagai kejutan sesaat. Penampilannya mulai diperhitungkan sebagai ancaman serius bagi para pembalap papan atas Moto3 musim ini.
Posisi Kedua Jadi Modal Besar Menuju Kualifikasi
Hasil practice juga memberi keuntungan besar bagi Veda karena ia tak perlu melewati sesi Q1 yang lebih berisiko. Dalam format Moto3, hanya 14 pembalap tercepat practice yang otomatis lolos ke Q2.
Sementara pembalap yang finis di posisi 15 hingga 26 harus bertarung lebih dulu di Q1. Dari sesi tersebut, hanya empat pembalap tercepat yang berhak melengkapi daftar peserta Q2.
Dengan finis kedua, Veda mendapatkan waktu lebih banyak untuk mempersiapkan motor dan strategi menghadapi perebutan pole position.
Situasi ini jelas menjadi modal penting bagi pembalap berusia muda tersebut untuk kembali mencetak kejutan.
Kepercayaan diri Veda juga sedang berada dalam kondisi terbaik setelah mampu bersaing langsung dengan para pembalap KTM yang mendominasi posisi depan.
Di tengah persaingan ketat Moto3, performa tersebut menjadi sinyal positif bagi peluangnya meraih hasil besar pada akhir pekan balapan di Balaton Park.
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026
1. Maximo Quiles – 1:46.296
2. Veda Ega Pratama – +0.361 detik
3. David Almansa – +0.393 detik
4. David Muñoz – +0.477 detik
5. Joel Kelso – +0.536 detik
6. Casey O'Gorman – +0.597 detik
7. Adrian Fernandez – +0.619 detik
8. Rico Salmela – +0.639 detik
9. Guido Pini – +0.651 detik
10. Marco Morelli – +0.691 detik
Veda kini menjadi satu-satunya pembalap Indonesia yang langsung mengamankan tempat di Q2 Moto3 Hungaria 2026.
Jika mampu mempertahankan kecepatan yang sama saat kualifikasi, peluang untuk merebut posisi start terbaik terbuka sangat lebar.