← Beranda
Jelang Indonesia Open 2026, Muhammad Shohibul Fikri Tak Menyerah Putus Tren Runner-up
Andika RachmansyahSelasa, 2 Juni 2026 | 05.39 WIB
Wakil pebulu tangkis Indonesia siap berlaga di Indonesia Open 2026. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Ganda Putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menatap optimistis Indonesia Open 2026. Fikri bertekad untuk memutus tren runner-up yang menyelimuti mereka.

Fajar/Fikri datang ke Indonesia Open 2026 dengan bekal kepercayaan diri tinggi setelah menembus final di Singapore Open 2026. Namun sayangnya, mereka harus puas menjadi runner-up usai kalah dari Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dari India di partai final.

Meski begitu, Fikri mengakui pencapaian di Singapore Open menjadi modal penting untuk menghadapi Indonesia Open yang digelar di Istora Senayan, pada 2-7 Juni 2026 mendatang. Ia berharap bisa merebut gelar juara di turnamen level Super 1000 tersebut.

Baca Juga: BNI Perkuat Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia, Alwi Farhan Bersinar di Singapore Open

“Dengan hasil kemarin final, walaupun masih runner-up, itu membuat saya pribadi menjadi lebih percaya diri lagi bahwa saya dan Fajar ternyata bisa bersaing," kata Fikri kepada wartawan termasuk JawaPos.com, Senin (1/6/2026).

"Semoga di Indonesia Open ini kita bisa menampilkan hasil yang lebih baik lagi dari pertandingan sebelumnya. Harapannya semoga bisa juara," ujar Fikri.

Pasangan Fajar/Fikri bisa dibilang tengah menunjukkan konsistensi yang impresif sepanjang musim 2026. Namun, di balik performa tersebut masih ada satu pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, yakni mengakhiri rentetan hasil runner-up.

Baca Juga: Hasil Undian Indonesia Open 2026: Alwi Farhan Tantang Lakshya Sen, Perang Saudara Terjadi di Ganda Putri

Sorotan pun tertuju pada Fikri. Saat berpasangan dengan Bagas Maulana, ia sempat mengalami rentetan tujuh kekalahan di final setelah menjuarai All England 2022, yakni Orleans Masters 2023, Thailand Open 2023, Denmark Open 2023, French Open 2023, dan Swiss Open 2024.

Situasi serupa kembali terjadi bersama Fajar Alfian. Sejak meraih gelar China Open 2025, pasangan mereka telah lima kali mencapai final namun belum berhasil mengangkat trofi juara di Korea Open 2025, Denmark Open 2025, French Open 2025, Australian Open 2025, dan Singapore Open 2026.

Fikri menyadari adanya sorotan terhadap performanya di laga final. Namun, ia menegaskan tidak ingin terlalu larut dalam tekanan tersebut.

“Saya juga menyadari akan hal itu. Saya sudah beberapa kali final tapi memang gagal. Saya sudah berjuang semaksimal mungkin dengan kemampuan saya. Saya selalu usaha semaksimal mungkin, selalu berdoa. Tapi mungkin memang rezekinya belum," ucap Fikri.

Meski demikian, Fikri memastikan tidak akan menyerah untuk mengejar gelar berikutnya. Ia menilai pencapaian rutin menembus final sebagai sesuatu yang patut disyukuri. 

Baca Juga: Langsung Keok di Singapore Open 2026, Tiwi/Fadia Alihkan Fokus ke Indonesia Open 2026

"Saya tidak akan menyerah, akan selalu berusaha terus untuk melewati masa sulit itu. Saya selalu bersyukur dan sangat senang bisa kembali ke final, tidak kalah di babak-babak awal atau babak dua. Itu juga sudah menjadi kebanggaan untuk saya, tapi tidak membuat saya cepat puas. Saya akan terus berjuang untuk bisa mendapatkan juara pertama saya lagi," ujar Fikri.

Adapun, Fajar/Fikri akan menghadapi wakil China Chen Bo Yang/Liu Yi di babak pertama Indonesia Open 2026. Diharapkan, ganda putra anyar Merah Putih itu bisa melewati rintangan pertamanya dengan mulus.

EDITOR: Edi Yulianto