← Beranda
Veda Ega Pratama Tak Terkejar Hakim Danish? Selisih Poin Moto3 2026 Jadi Sorotan
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 25 Mei 2026 | 20.09 WIB
Veda Ega Pratama mendapat julukan Boeing 954 dari Honda Team Asia setelah tampil impresif pada Moto3 GP Prancis 2026 di Le Mans. (Instagram/@veda_54)

 

JawaPos.com - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama masih unggul atas rival lamanya asal Malaysia Hakim Danish, dalam klasemen sementara Moto3 2026 usai seri Catalunya. Meski kalah cepat di lintasan lurus dan finis tepat di belakang Danish, pembalap Honda Team Asia itu tetap bertahan di posisi lima besar dengan koleksi 58 poin.

Persaingan Veda Ega Pratama dan Hakim Danish kembali menjadi perhatian publik balap Asia. Rivalitas keduanya memang sudah berlangsung lama sejak bertemu di Asia Talent Cup hingga Red Bull Rookies Cup.

Bagaimana Duel Veda Ega Pratama dan Hakim Danish di Catalunya?

Persaingan keduanya kembali memanas pada Moto3 Catalunya 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya. Veda Ega Pratama yang membela Honda Team Asia harus kembali menghadapi Hakim Danish yang musim ini tampil bersama tim AEON Credit-MT Helmet-MSI.

Berdasar data Moto3 duel keduanya terlihat jelas dari data kecepatan motor di trek lurus sepanjang 1 kilometer. Motor Veda mencatat top speed 241,7 kpj pada sesi FP2 Moto3 Catalunya yang berlangsung Sabtu (16/5).

Saat balapan utama berlangsung, kecepatan motor Veda meningkat signifikan. Pembalap kelahiran Wonosari, Jawa Tengah tersebut mampu mencatat rata-rata kecepatan hingga 246 kpj sepanjang race.

Performa itu cukup impresif mengingat Veda memulai balapan dari posisi ke-20. Dengan strategi balapan yang konsisten dan agresif, dia berhasil menembus posisi delapan besar saat garis finis.

Namun, Hakim Danish tampil sedikit lebih cepat pada balapan utama. Pembalap Malaysia itu mampu mencatat kecepatan maksimal hingga 248,2 kpj dan finis di posisi ketujuh, tepat satu tingkat di depan Veda.

Kenapa Veda Ega Pratama Tetap Unggul di Klasemen?

Meski kalah dalam catatan top speed dan hasil finis di Catalunya, Veda Ega Pratama tetap menunjukkan konsistensi yang lebih baik sepanjang musim Moto3 2026.

Hasil finis kedelapan membuat tambahan poin penting untuk menjaga posisinya di papan atas klasemen.

Saat ini Veda berada di posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan total 58 poin. Torehan tersebut masih jauh lebih baik dibandingkan Hakim Danish yang tertahan di peringkat ke-11 klasemen pembalap.

Konsistensi menjadi kekuatan utama Veda musim ini. Pembalap muda Indonesia tersebut beberapa kali mampu mengamankan poin penting meski harus memulai balapan dari posisi yang kurang ideal.

Keberhasilan finis dari posisi start ke-20 hingga urutan kedelapan juga menunjukkan kemampuan adaptasi Veda di tengah persaingan ketat Moto3.

Dia mampu menjaga ritme balapan sekaligus menghindari insiden yang kerap terjadi di kelompok tengah.

Di sisi lain, Hakim Danish menunjukkan peningkatan performa dari sisi kecepatan motor. Namun, hasil balapan yang belum stabil membuat perolehan poinnya masih tertinggal cukup jauh dari Veda Ega Pratama.

Rivalitas Asia Talent Cup Kini Berlanjut di Moto3 2026

Persaingan Veda dan Hakim Danish memang bukan cerita baru dalam dunia balap Asia. Keduanya sudah beberapa kali terlibat duel ketat sejak masih mentas di ajang junior.

Nama Veda Ega Pratama mulai mencuri perhatian sejak tampil kompetitif di Asia Talent Cup. Sementara Hakim Danish juga berkembang sebagai salah satu talenta terbaik Malaysia dalam beberapa tahun terakhir.

Rivalitas tersebut semakin menarik karena keduanya kini sama-sama tampil di level Kejuaraan Dunia Moto3. Kehadiran dua pembalap muda Asia Tenggara ini membuat persaingan kawasan semakin mendapat perhatian internasional.

Moto3 sendiri dikenal sebagai kelas yang sangat kompetitif karena selisih waktu antar pembalap sangat tipis. Faktor slipstream, strategi, dan posisi start sering kali menentukan hasil akhir balapan.

Karena itu, kemampuan Veda mempertahankan konsistensi poin menjadi modal penting untuk bersaing di papan atas klasemen.

Jika mampu terus finis di zona poin secara rutin, peluang pembalap Indonesia tersebut untuk bertahan di lima besar musim ini tetap terbuka lebar.

Peluang Veda Ega Pratama di Sisa Musim Moto3 2026

Posisi lima besar klasemen sementara menjadi pencapaian penting bagi Veda Ega Pratama musim ini. Apalagi persaingan Moto3 2026 dipenuhi banyak pembalap muda berbakat dari Eropa hingga Asia.

Tambahan poin di Catalunya juga memberi suntikan moral bagi Veda menghadapi seri-seri berikutnya. Dia kini semakin dekat dengan kelompok pembalap papan atas yang bersaing dalam perebutan podium klasemen akhir musim.

Jika mampu memperbaiki posisi start dan meningkatkan performa saat kualifikasi, peluang Veda untuk meraih hasil lebih baik akan semakin besar.

Kecepatan balapan yang sudah kompetitif menjadi modal utama untuk terus berkembang. Persaingan dengan Hakim Danish pun diprediksi masih akan berlangsung panjang hingga akhir musim. Rivalitas dua pembalap Asia Tenggara tersebut kini menjadi salah satu duel menarik yang dinantikan penggemar Moto3 2026.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah