← Beranda
Veda Ega Pratama Tempel Ketat Rider Spanyol! Ini 3 Pembalap Honda Terbaik di Moto3 2026
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 24 Mei 2026 | 18.33 WIB
Veda Ega Pratama tampil impresif usai melesat dari posisi ke-20 ke urutan ke-12 hanya dalam satu sektor di Moto3 Catalunya 2026. (Honda Team Asia)

 

JawaPos.com — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, masuk jajaran tiga pembalap Honda terbaik di Moto3 2026 usai tampil impresif dalam enam seri awal musim ini. Rider Honda Team Asia itu kini duduk di posisi lima klasemen sementara dengan 58 poin dan hanya kalah dari pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez.

Musim Moto3 2026 menghadirkan persaingan sengit sejak seri pembuka.

Dari total 27 rider yang turun musim ini, 10 pembalap memperkuat tim-tim berbasis Honda dan sebagian besar mampu tampil kompetitif di papan tengah hingga papan atas klasemen.

Baca Juga: Moto3 Italia 2026 Jadi Momentum Emas! Sirkuit Mugello Saksi Bisu Veda Ega Pratama Juara Dua Kali

Mengapa Adrian Fernandez Jadi Rider Honda Terbaik?

Nama Adrian Fernandez sementara menjadi pembalap Honda paling bersinar musim ini. Rider Leopard Racing tersebut menempati posisi kedua klasemen Moto3 2026 dengan koleksi 76 poin dari enam balapan.

Konsistensi menjadi kekuatan utama Adrian Fernandez sepanjang musim berjalan. Dia tercatat selalu finis di posisi 10 besar dan dua kali naik podium setelah finis runner-up pada Moto3 Spanyol serta Prancis 2026.

Baca Juga: Rival Veda Ega Pratama Disamakan Marc Marquez, Maximo Quiles Langsung Pasang Target Pecahkan Rekor

Leopard Racing juga ikut terdongkrak berkat performa stabil pembalap asal Spanyol itu. Tim tersebut kini menempati posisi kedua klasemen tim Moto3 2026 dengan total 122 angka dan menjadi tim Honda terbaik sejauh ini.

Meski tertinggal cukup jauh dari pemuncak klasemen, Maximo Quiles, Adrian Fernandez masih punya peluang mengejar. Apalagi musim Moto3 2026 masih menyisakan 16 seri lagi yang bisa mengubah peta persaingan.

Seberapa Hebat Veda Ega Pratama di Musim Debut?

Status debutan ternyata tidak membuat Veda Ega Pratama kesulitan beradaptasi di Moto3 2026. Rider berusia 17 tahun itu langsung tampil konsisten dan menjadi salah satu pembalap Honda paling menjanjikan musim ini.

Veda kini sudah mengumpulkan 58 poin dan duduk di posisi lima klasemen sementara Moto3 2026. Catatan tersebut membuatnya menjadi rider Honda terbaik kedua setelah Adrian Fernandez.

Pencapaian itu terasa spesial karena Veda menjalani musim pertamanya di level Kejuaraan Dunia Moto3.

Baca Juga: Mengejutkan! Veda Ega Pratama Belum Pernah Menang Sekalipun, Tapi Sudah Salip 2 Juara Moto3 2026

Adaptasi cepat terhadap motor, karakter sirkuit, dan tekanan kompetisi membuat performanya mulai mendapat perhatian besar di paddock Moto3.

Honda Team Asia juga mulai menuai hasil positif berkat kontribusi rider asal Indonesia tersebut. Dalam beberapa seri terakhir, Veda mampu bersaing dengan rider-rider senior dan rutin finis di zona poin.

Peluang Veda untuk naik posisi klasemen masih terbuka sangat lebar. Dengan 16 balapan tersisa, konsistensi akan menjadi faktor penting jika ingin menyalip para rival di atasnya.

Menariknya, beberapa sirkuit berikutnya juga cukup bersahabat bagi Veda. Salah satunya Mugello yang pernah memberinya pengalaman manis saat tampil di level junior sebelum promosi ke Moto3.

Guido Pini Jadi Senjata Mematikan Leopard Racing

Selain Adrian Fernandez, Leopard Racing juga memiliki pembalap kompetitif lain dalam diri Guido Pini. Rider asal Italia itu kini menempati posisi kedelapan klasemen sementara Moto3 2026 dengan raihan 48 poin.

Baca Juga: Modal Besar di Mugello! Honda Team Asia Sampai Takjub Lihat Start Gila Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026

Guido Pini menjadi rider Honda terbaik ketiga sejauh musim berjalan. Performa terbaiknya hadir saat memenangi Moto3 Amerika Serikat 2026 yang menjadi kemenangan penting bagi Leopard Racing.

Kemenangan tersebut memperlihatkan kapasitas Guido Pini sebagai salah satu rider muda potensial di Moto3. Dia juga dikenal cukup agresif saat duel di lap-lap akhir dan beberapa kali mampu mencuri posisi penting.

Duet Adrian Fernandez dan Guido Pini membuat Leopard Racing menjadi ancaman serius musim ini. Keduanya menyumbang mayoritas poin tim sehingga mampu bersaing di papan atas klasemen konstruktor maupun tim.

Persaingan pembalap Honda sendiri diprediksi makin panas dalam beberapa seri mendatang. Sebab selisih poin antar rider masih cukup dekat dan perubahan posisi sangat mungkin terjadi hanya dalam satu akhir pekan balapan.

Mampukah Veda Jadi Rider Honda Nomor Satu?

Perjalanan Moto3 2026 masih sangat panjang dan peluang Veda Ega Pratama untuk menjadi rider Honda terbaik belum tertutup.

Baca Juga: Jejak Raja Mugello Valentino Rossi dan Misi Gila Veda Ega Pratama di Italia 2026

Selisih poin dengan Adrian Fernandez masih mungkin dikejar jika mampu tampil lebih konsisten pada paruh kedua musim.

Keunggulan terbesar Veda saat ini terletak pada momentum dan mentalitas. Sebagai rookie, tekanan terhadapnya tidak sebesar rider-rider papan atas sehingga dia bisa tampil lebih lepas dalam setiap seri.

Jika mampu rutin finis podium, bukan tidak mungkin Veda akan menjadi kejutan terbesar Moto3 2026. Dukungan besar publik Indonesia juga menjadi suntikan motivasi tambahan bagi rider Honda Team Asia tersebut.

Moto3 2026 kini memasuki fase penting menjelang pertengahan musim. Para rider Honda dipastikan terus bersaing ketat untuk memburu kemenangan sekaligus menjaga peluang dalam perebutan gelar juara dunia.

EDITOR: Edi Yulianto