JawaPos.com - Popularitas olahraga padel sedang tinggi saat ini. Terutama di Kota Surabaya. Bahkan, dalam satu turnamen padel pesertanya bisa mencapai ratusan orang. Itu pun hampir tiap pekan selalu banyak turnamen padel.
Dalam turnamen padel yang diselenggarakan El Grande Padel Club mulai Jumat (22/5) hingga Minggu (24/5) misalnya. Turnamen padel ini bisa menyedot total sebanyak 750 peserta!
Dari jumlah itu, 710 peserta biasa, dan 40 orang dari kategori influencer yang turun di kategori smashfluencer. Total dari ke-375 tim atau 750 orang itu terbagi ke dalam sebelas kategori pertandingan.
Sebelas kategori pertandingan tersebut di antaranya ada Rookie (Men/Women), Upper Beginner (Men/Women), Bronze Men/Women/Mix), Silver Open, KU-16, KU 40+, dan Single Bronze Match.
’’Ini turnamen padel terbesar di Jatim,’’ ungkapp Hendrik Rao, pemilik El Grande Padel Club, didampingi Direktur Marketing Rudy Ayong.
Turnamen ini digelar sekaligus grand opening lapangan padel 12 courts di Surabaya Barat tersebut. Hendrik menyebut, animo pecinta padel di Surabaya mendaftar cukup besar. Dia mengklaim, masih ada 50 tim yang berada dalam waiting list ketika pendaftarnya sudah 350 tim.
Baca Juga: Malaysia Masters 2026: Ubed Kuatkan Mental, Tunggal Putra Indonesia Hadapi Christo Popov
Ketua Panitia Pelaksana turnamen Astrid Ellena menyebut komunitas dan relasi antarklub sangat mendukung. Sehingga, turnamen padel ini menyedot lebih dari 700 peserta. Dari jumlah peserta, 50 persen di antaranya merupakan member El Grande Padel Club.
’’Karena komunitas di El Grande memang sangat besar dan aktif, ketika ada turnamen grand opening pun antusiasmenya luar biasa,’’ tutur Ellena.
Selain itu, dibukanya kategori rookie juga cukup mendongkrak jumlah peserta di turnamen ini. Jumlahnya mencapai 62 tim, atau 124 orang. ’’Banyak pemain yang selama ini belum berani ikut di turnamen, merasa lebih nyaman untuk mencoba (ikut turnamen),’’ sambung Ellena.
Ketua PBPI Jatim Rudie Risdianto mengapresiasi turnamen El Grande yang bisa menyedot 750-an peserta ini. Terlebih, di turnamen ini juga dilombakan kategori untuk pepadel KU-16. Sehingga, ini dapat membantu PBPI memonitor potensi pepadel junior di Jatim.
’’Untuk ke depan, kami pun berharap akan makin banyak KU dari KU 10-18 yang dilombakan dalam turnamen seperti ini. Selain itu juga diharapkan banyak bertumbuh akademi padel,’’ harap Rudie.