← Beranda
Update MotoGP Catalunya: Johann Zarco Menyesal Ikut Restart, Alami Cedera Serius Karena Kecelakaan
Rizka Perdana PutraKamis, 21 Mei 2026 | 23.49 WIB
Johann Zarco. (Dok. MotoGP)

JawaPos.com - Johann Zarco mengaku menyesal tetap mengikuti restart MotoGP Catalunya 2026 pada Minggu (17/5) lalu.

Sebab, tepat di tikungan pertama setelah balapan kembali dimulai, pembalap LCR Honda itu justru mengalami kecelakaan besar yang membuat lutut kirinya cedera serius.

Padahal, sebelum restart, Zarco mengaku sudah kehilangan fokus. Kaki kirinya terkena serpihan motor dari kecelakaan Alex Marquez yang bertabrakan keras dengan Pedro Acosta.

“Kaki saya sudah berwarna ungu (membiru),” ujar Zarco kepada L’Equipe.

“Itulah momen ketika saya seharusnya memutuskan berhenti. Setelah melihat kecelakaan Alex dan menerima benturan di kaki, saya kehilangan fokus saat kembali ke grid. Saya menyesal ikut restart,” lanjut pembalap 35 tahun tersebut.

Sesaat setelah restart, Zarco terlibat tabrakan dengan Luca Marini dan Francesco Bagnaia di tikungan pertama. Kaki kirinya terjebak di motor Ducati milik Pecco -julukan Bagnaia. 

“Marini menyeret saya dan saya tidak bisa menghindarinya. Lalu saya berputar bersama motor Pecco dan kaki kiri saya terjepit di antara roda, jok, dan knalpot,” kata Zarco.

“Saya belum pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya, dan itu benar-benar mengerikan.”

Pemeriksaan di rumah sakit Catalunya kemudian mengkonfirmasi Zarco mengalami retak kecil pada fibula kaki kiri. Dia juga mengalami kerusakan ligamen anterior dan posterior cruciate serta meniskus medial pada lutut kirinya.

Baca Juga: Petaka Jorge Martin! Jatuh Pada Tes Resmi MotoGP, Sudah Alami Enam Kecelakaan di Sirkuit Barcelona-Catalunya

Setelah kembali ke Prancis, Zarco menjalani pemeriksaan lanjutan bersama spesialis ortopedi Dr. Bertrand Sonnery-Cottet di Centre Orthopedique Santy.

Namun, Zarco tidak bisa langsung menjalani operasi lutut. Tim medis memutuskan untuk menunda operasi selama beberapa pekan agar kondisi cedera pada lutut kirinya stabil terlebih dahulu. 

EDITOR: Hendra