← Beranda
Kisah Perjuangan Veda Ega Pratama Salip 12 Pembalap dan Finis ke-8 di Moto3 Catalunya 2026
Andika RachmansyahSenin, 18 Mei 2026 | 17.42 WIB
Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026. (instagram @veda_54)

 

JawaPos.com - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menujukkan mentalitasnya setelah berhasil finis posisi ke-8 di Moto3 Catalunya 2026. Veda pun mengungkap cerita perjuangannya dalam balapan tersebut karena start dari baris belakang alias posisi ke-20.

Sejatinya, Veda tidak mencatatkan performa ciamik pada rangkaian balap hari pertama dan kedua. Pembalap asal Gunungkidul itu melempem di sesi kualifikasi hingga harus memulai balapan utama dari posisi ke-20.

Namun start dari baris belakang tak menciutkan mentalnya. Pembalap Honda Team Asia itu tampil begitu impresif pada sesi balapan utama yang berlangsung di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu (17/5) kemarin.

Baca Juga: Guardiola Enggan Tanggapi Pertanyaan soal Masa Depannya di Manchester City

Pada awal balapan, Veda langsung nyetel dan melesat delapan tingkat ke posisi ke-12. Pembalap berusia 17 tahun itu sempat kesulitan untuk menembus 10 besar. Tapi perlahan, dia berhasil menyalip sejumlah rivalnya hingga menutup balapan di posisi kedelapan.

Veda mengaku sangat senang dengan keberhasilannya, karena hasil tersebut membawanya meraup delapan poin. Performanya di seri Catalunya tersebut mirip-mirip seperti pada seri Moto3 Spanyol 2026. Di mana, dia berhasil menutup balapan dengan finis ke-6 usai start dari posisi ke-17.

”Ini adalah balapan yang sangat bagus dan penting bagi saya. Sebagai pembalap rookie di Moto3, setiap balapan memberi saya lebih banyak pengalaman dan membantu saya memahami lebih baik bagaimana mengelola situasi ini,” kata Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia, dikutip Senin (18/5).

Baca Juga: Statistik Persib Musim Ini yang Bikin Melongo, Sudah 6 Kali Bikin Gol Saat Injury Time!

Start dari belakang lagi seperti di Jerez dan berjuang kembali ke kelompok depan adalah sesuatu yang sangat positif bagi saya,” tambah dia.

Veda mengungkap salah satu kunci keberhasilannya adalah langsung tampil melesat di awal balapan. Namun hal tersebut juga berpengaruh pada keausan ban, sehingga membuatnya lebih berhati-hati mengelola ban dengan baik.

”Saya memiliki kecepatan yang bagus selama balapan dan berhasil memulihkan banyak posisi di awal. Pada satu momen saya sedikit terlalu memaksakan diri dengan ban depan dan saya mengerti bahwa saya perlu mengelolanya dengan hati-hati karena masih ada banyak lap tersisa,” ungkap Veda.

Veda mengungkapkan bahwa dia sebenarnya terus memaksakan diri di lap-lap terakhir, namun terganjal sedikit kendala. Kendati demikian, pembalap muda Indonesia tersebut sangat puas dengan hasil yang didapat. Baginya, ini menjadi modal bagus untuk menatap seri balapan berikutnya.

”Di lap-lap terakhir saya kembali berusaha untuk bergabung kembali dengan kelompok depan dan berjuang hingga akhir,” tutur Veda.

”Meskipun ada beberapa kesalahan kecil di lap terakhir, finis di delapan besar setelah memulai dari posisi ke-20 adalah hasil yang sangat berharga dan motivasi untuk terus meningkatkan performa di Mugello,” tambah Veda.

Baca Juga: Mojang Priangan dan Akademi Persib Bandung Sabet gelar Juara dan Raih Tiket ke Kudus

Berkat tambahan poin dari Moto3 Catalunya, Veda berhasil mempertahankan posisi kelima klasemen sementara Moto3 2025 dengan raihan 58 poin, sama seperti Marco Morelli yang berada di peringkat keempat. Sementara pemuncak klasemen dihuni Maximo Quiles dengan 140 poin.

Selanjutnya, Veda dan para pembalap lain akan kembali beraksi di seri balapan Moto3 Italia 2026. Sesuai jadwal, seri balapan ketujuh tersebut akan berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, pada 29-31 Mei 2026.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah