JawaPos.com — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama dipastikan start dari posisi ke-20 pada balapan Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026). Posisi itu naik satu tingkat setelah pembalap SIC58 Squadra Corse, Casey O'Gorman, dijatuhi penalti turun 12 grid akibat melaju sangat lambat saat sesi Q1 sehingga dinilai membahayakan rider lain.
Mengapa Veda Ega Pratama Bisa Naik ke Posisi P20?
Veda Ega Pratama sebenarnya mengakhiri sesi kualifikasi Moto3 Catalunya 2026 di posisi ke-21. Rider Honda Team Asia itu gagal mengamankan tiket otomatis ke Q2 dan harus berjuang lewat sesi Q1.
Veda sempat tampil cukup menjanjikan pada awal Q1.
Pembalap asal Indonesia tersebut mampu menjaga peluang masuk empat besar, tetapi flying lap terakhirnya belum cukup untuk mendongkrak posisi meski catatan waktunya mengalami peningkatan.
Situasi kemudian berubah setelah hukuman berat kepada Casey O’Gorman. Rider SIC58 Squadra Corse itu terbukti melaju terlalu lambat di beberapa sektor lintasan saat Q1 berlangsung.
Akibat penalti tersebut, Casey O’Gorman harus turun 12 posisi start dari grid awalnya.
Keputusan itu otomatis membuat seluruh pembalap di belakangnya naik satu tingkat, termasuk Veda Ega Pratama yang akhirnya dipastikan start dari posisi ke-20.
“Hukuman berat untuk O'Gorman. Casey terbukti mengendarai motornya "sangat lambat" di beberapa sektor selama Q1 di #CatalanGP dan akan turun 12 posisi di grid menjadi ke-24,” tulis TNT Sports Bikes.
Baca Juga: Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Start P20, Gagal Maksimalkan Flying Lap Terakhir!
Valentin Perrone Rebut Pole Position dengan Selisih Super Tipis
Sementara itu, sesi Q2 Moto3 Catalunya 2026 berlangsung sangat ketat. Pembalap Red Bull KTM Tech3, Valentin Perrone, berhasil merebut pole position usai mencatatkan waktu tercepat 1 menit 46,679 detik.
Perrone hanya unggul 0,005 detik atas rider tuan rumah, David Munoz, yang harus puas start dari posisi kedua. Hasil ini membuat Perrone menjadi polesitter berbeda keenam sepanjang musim Moto3 2026.
Posisi start ketiga menjadi milik rookie Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte. Rider muda asal Santander itu mencetak waktu 1 menit 46,698 detik dan untuk pertama kalinya sukses menembus baris depan Moto3.
Di baris kedua ada David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Ia start di depan Marco Morelli dan rookie Rivacold Snipers Team, Jesus Rios.
Persaingan Ketat Warnai Starting Grid Moto3 Catalunya 2026
Persaingan Moto3 Catalunya 2026 diprediksi berlangsung sengit karena gap waktu antarpembalap sangat rapat. Bahkan selisih antara pole position dan posisi ke-10 hanya terpaut kurang dari empat persepuluh detik.
Pemuncak klasemen sementara Moto3 2026, Maximo Quiles, hanya mampu start dari posisi ketujuh. Ia berada di depan Joel Kelso dan Adrian Fernandez.
Baris keempat diisi rookie asal Malaysia, Hakim Danish, kemudian Joel Esteban, serta Casey O’Gorman sebelum terkena penalti grid.
Sementara itu, baris kelima ditempati Matteo Bertelle, Alvaro Carpe, dan Rico Salmela.
Peluang Veda Ega Pratama di Balapan Utama Masih Terbuka
Meski start dari posisi ke-20, peluang Veda Ega Pratama untuk meraih poin masih terbuka.
Moto3 dikenal sebagai kelas paling ketat dengan slipstream dan duel rombongan besar yang sering membuat posisi berubah drastis dalam satu lap.
Veda juga beberapa kali menunjukkan progres positif sepanjang akhir pekan Catalunya 2026. Kecepatan balapnya cukup kompetitif terutama saat latihan bebas, meski belum maksimal dalam time attack kualifikasi.
Keuntungan naik satu posisi grid setidaknya memberi sedikit ruang lebih baik bagi Veda saat start balapan. Rider Honda Team Asia itu kini akan memulai race dari P20, bukan lagi P21 seperti hasil awal kualifikasi.
Balapan Moto3 Catalunya 2026 dipastikan menjadi ujian penting bagi Veda Ega Pratama. Selain harus menghadapi ketatnya persaingan, ia juga dituntut tampil konsisten demi menjaga peluang bersaing di papan tengah klasemen musim ini.