← Beranda
Veda Ega Pratama Curhat Usai Moto3 Catalunya 2026! Sulit Jinakkan Motor hingga Harus Lewat Q1
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 16 Mei 2026 | 22.46 WIB
Veda Ega Pratama mendapat julukan Boeing 954 dari Honda Team Asia setelah tampil impresif pada Moto3 GP Prancis 2026 di Le Mans. (Instagram @veda_54)

 

JawaPos.com — Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mengaku sedikit kecewa setelah kesulitan menaklukkan motornya pada hari pertama Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Jumat (15/5/2026). Rider Honda Team Asia itu finis di posisi ke-19 sesi practice sehingga harus memulai kualifikasi dari Q1 dan gagal mengamankan tiket otomatis ke Q2.

Baca Juga: Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2

Veda Ega Kesulitan Sejak Awal karena Temperatur Trek Rendah

Veda Ega Pratama mengungkapkan kondisi lintasan menjadi tantangan utama sepanjang sesi latihan Moto3 Catalunya 2026.

Temperatur trek yang rendah membuat cengkeraman ban tidak maksimal sehingga dirinya kesulitan menemukan rasa percaya diri di atas motor.

“Hari ini sedikit sulit karena sejak awal kondisi yang ada sangat menyulitkan dengan temperatur rendah dan tidak banyak cengkeraman yang bisa dirasakan di trek,” kata Veda Ega seperti dikutip dari rilis resmi Honda Team Asia.

Situasi itu membuat pembalap rookie asal Indonesia tersebut harus bekerja keras bersama timnya untuk menemukan setelan motor terbaik.

Pada sesi pagi, Veda Ega mengaku masih belum nyaman ketika menggeber motor Honda miliknya di tikungan cepat Catalunya.

“Saat sesi pagi, saya kesulitan untuk merasa benar-benar percaya diri di atas motor, namun perlahan, kami bisa meningkatkan sejumlah hal bersama tim. Di sesi siang, saya merasa lebih baik dibandingkan dengan FP1,” lanjutnya.

Baca Juga: Hasil FP1 Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Melempem di Posisi ke-23, Pembalap Malaysia Tercepat!

Posisi 19 Bikin Veda Ega Harus Berjuang dari Q1

Meski menunjukkan peningkatan performa pada sesi siang, hasil akhir belum sesuai harapan Veda Ega Pratama.

Pembalap Honda Team Asia itu hanya mampu mengakhiri practice di posisi ke-19 dan gagal masuk 14 besar yang berhak lolos otomatis ke Q2.

Kondisi lalu lintas pembalap di lap terakhir menjadi salah satu penyebab Veda Ega gagal mencatat waktu lebih baik. Momen time attack yang seharusnya dimaksimalkan justru terganggu karena banyak rider berada di depannya.

“Sayangnya, saat momen terakhir melakukan attack, saya terkendala banyak pembalap di depan sehingga saya tidak bisa mendapatkan lap yang benar-benar bersih, jadi posisi akhir bukanlah seperti yang kami harapkan,” ujar Veda Ega.

Hasil itu membuat Veda Ega harus memulai perjuangan dari Q1 pada Sabtu (16/5/2026). Pembalap muda Indonesia tersebut wajib finis di posisi teratas Q1 jika ingin melaju ke sesi Q2 dan mendapatkan posisi start lebih baik untuk balapan utama Moto3 Catalunya 2026.

Baca Juga: Berjarak 65 Poin! Veda Ega Pratama Masuk 5 Besar Klasemen Moto3 2026, Indonesia Makin Diperhitungkan

Tetap Optimistis, Veda Ega Yakin Masih Punya Potensi Besar

Walau sedikit kecewa dengan hasil practice, Veda Ega Pratama tetap optimistis menghadapi rangkaian Moto3 Catalunya 2026 berikutnya.

Rider Honda Team Asia itu merasa masih memiliki potensi besar untuk tampil kompetitif setelah menemukan beberapa area penting yang bisa diperbaiki.

“Tetapi, saya tetap berpikir bahwa potensi ada dan kami tahu area yang bisa kami tingkatkan untuk sesi esok (Sabtu hari ini). Target saat ini adalah tampil bagus di kualifikasi pertama, bertarung untuk lolos ke kualifikasi kedua dan bersiap untuk balapan,” tutur Veda Ega.

Sikap positif tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega menghadapi persaingan Moto3 yang sangat ketat musim ini.

Sebagai rookie, performa pembalap Indonesia itu sejauh ini cukup mengejutkan karena mampu bersaing dengan rider-rider yang lebih berpengalaman.

Veda Ega Pratama bahkan untuk sementara menempati posisi kelima klasemen Moto3 2026. Pencapaian itu membuat namanya mulai mendapat perhatian besar di paddock Moto3 sekaligus meningkatkan ekspektasi publik Indonesia.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Mengangkangi Legenda! Debut Pembalap Indonesia Berhasil Salip Marc Marquez dan Valentino Rossi!

Rookie Indonesia yang Mulai Diperhitungkan di Moto3 2026

Musim 2026 menjadi debut penuh Veda Ega Pratama di ajang Moto3 World Championship bersama Honda Team Asia.

Meski baru pertama kali tampil satu musim penuh, pembalap muda Indonesia tersebut langsung menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa seri awal.

Konsistensi menjadi kekuatan utama Veda Ega sepanjang musim ini. Ia beberapa kali mampu finis di zona poin dan bersaing dengan pembalap papan atas Moto3 saat kondisi balapan berlangsung ketat.

Moto3 Catalunya 2026 juga menjadi ujian penting bagi Veda Ega untuk membuktikan kualitasnya sebagai rookie potensial.

Karakter Sirkuit Barcelona-Catalunya yang teknikal menuntut pembalap memiliki rasa percaya diri tinggi saat masuk tikungan panjang dan menjaga kecepatan di sektor terakhir.

Tekanan tentu semakin besar karena Veda Ega kini bukan lagi sekadar pembalap debutan biasa. Posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026 membuat publik berharap dirinya bisa kembali meraih hasil positif di Catalunya.

Jika mampu lolos dari Q1 dan tampil kompetitif saat balapan, peluang Veda Ega mempertahankan posisi di papan atas klasemen tetap terbuka.

Honda Team Asia juga diyakini masih terus mencari pengaturan motor terbaik agar pembalap Indonesia itu bisa tampil lebih nyaman sepanjang akhir pekan.

EDITOR: Banu Adikara