← Beranda
Bahaya Nyata Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026! Hiroshi Aoyama Bongkar Ancaman Hancurkan Mimpi Podium
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 16 Mei 2026 | 14.49 WIB
Veda Ega Pratama menghadapi tantangan berat di Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos langsung ke Q2 pada sesi practice Jumat. (Honda Team Asia)

JawaPos.com — Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menghadapi tantangan besar pada Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Catalunya, Spanyol, 15-17 Mei 2026. Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama bahkan memberi peringatan keras terkait karakter trek yang cepat, lebar, dan sulit ditebak, sementara Veda Ega juga harus memulai perjuangan dari sesi Q1 usai hanya finis P19 pada practice Jumat (15/5/2026).

Moto3 Catalunya 2026 menjadi ujian penting bagi Veda Ega Pratama yang sedang memburu posisi papan atas klasemen sementara Moto3 musim ini.

Pembalap asal Gunungkidul tersebut kini berada di posisi kelima klasemen dengan koleksi 50 poin.

Kenapa Sirkuit Catalunya Sangat Berbahaya bagi Pembalap Moto3?

Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama menilai Sirkuit Catalunya bukan trek biasa untuk pembalap Moto3.

Trek tersebut memiliki kombinasi lintasan lurus panjang, tikungan cepat, hingga chicane teknis yang membuat pembalap harus terus beradaptasi sepanjang akhir pekan balapan.

“Sekarang kita menuju Grand Prix Catalunya, sirkuit yang sangat istimewa dan salah satu trek terbesar di kalender. Awalnya ini adalah sirkuit Formula Satu, jadi bagi sepeda motor terasa sangat lebar dan cepat, dengan lintasan lurus yang panjang, tikungan cepat, dan beberapa chicane teknis yang selalu menciptakan balapan yang menarik dan banyak peluang untuk menyalip,” ujar Aoyama dikutip dari rilis Honda Team Asia.

Aoyama juga menegaskan kondisi trek di Catalunya sangat mudah berubah dan bisa memengaruhi performa pembalap dalam waktu singkat.

Faktor angin dan grip lintasan disebut menjadi ancaman terbesar bagi para rider muda seperti Veda Ega.

“Secara teknis, ini bukan trek yang mudah karena kondisi dapat berubah banyak selama akhir pekan. Tingkat cengkeraman selalu berubah dan angin dapat menjadi faktor penting di sini, sehingga para pembalap perlu beradaptasi terus-menerus,” kata Aoyama.

Baca Juga: Bocor! Terungkap Alasan Krusial Mario Aji Absen dari Moto2 Catalunya 2026, Veda Ega Pratama Harapan Terakhir Indonesia

Veda Ega Pratama Gagal Lolos Langsung ke Q2

Perjalanan Veda Ega Pratama pada hari pertama Moto3 Catalunya 2026 berjalan cukup berat. Pada sesi Free Practice 1, pembalap Honda Team Asia itu hanya mampu finis di posisi ke-23.

Situasi belum membaik saat practice berlangsung Jumat sore. Veda Ega hanya mencatat posisi ke-19 sehingga gagal mengamankan tiket langsung menuju Q2.

Hasil tersebut membuat Veda Ega harus memulai kualifikasi dari sesi Q1 untuk kedua kalinya sepanjang Moto3 2026.

Sebelumnya, rookie Indonesia itu tampil cukup konsisten dengan empat kali lolos otomatis ke Q2 dalam lima seri practice sebelumnya.

Honda Team Asia mengungkapkan Veda Ega sempat kehilangan peluang memperbaiki catatan waktu akibat pelanggaran track limit. Setelah itu, upaya terakhirnya juga terganggu traffic ketika sedang melakukan time attack.

“Untuk kali kedua musim ini, Veda Ega Pratama akan memulai kualifikasi dari Q1. Sang rookie Indonesia nampak kesulitan sepanjang sesi. Di tengah upaya untuk membuat peningkatan, catatan waktunya sempat dibatalkan karena pelanggaran track limit,” tulis Honda Team Asia.

“Kemudian pada run terakhirnya, ia terhalang traffic jelang akhir sesi sehingga menempatkannya di posisi ke-19,” lanjut pernyataan tersebut.

Peluang Comeback Veda Ega Masih Sangat Terbuka

Meski harus memulai dari Q1, peluang Veda Ega menciptakan kejutan di Catalunya masih terbuka lebar.

Pembalap 17 tahun tersebut beberapa kali menunjukkan kemampuan comeback impresif sepanjang musim debutnya di Moto3.

Salah satu penampilan terbaiknya terjadi pada Moto3 Spanyol di Jerez. Saat itu Veda Ega hanya start dari posisi ke-17, namun berhasil finis di posisi keenam setelah tampil agresif sepanjang balapan.

Baca Juga: Peran Rahasia Mario Aji dan Veda Ega Pratama! Kiandra Ramadhipa Bongkar Resep Mental Baja Bersaing di Level Dunia

Catatan tersebut membuat peluang Veda Ega tetap diperhitungkan pada race Moto3 Catalunya 2026.

Terlebih karakter balapan Moto3 sering menghadirkan pertarungan rombongan besar yang memungkinkan perubahan posisi terjadi sangat cepat.

Pada hari kedua Moto3 Catalunya, Veda Ega akan memulai aktivitas lewat FP2 pukul 13.40 WIB. Setelah itu, sesi Q1 berlangsung pukul 17.45 WIB sebelum dilanjutkan Q2 pada pukul 18.10 WIB.

Balapan utama Moto3 Catalunya 2026 diprediksi menjadi salah satu race paling krusial bagi Veda Ega musim ini. Selisih poin di papan atas klasemen masih sangat ketat sehingga peluang naik posisi masih terbuka.

Klasemen Moto3 2026 Makin Ketat

Persaingan klasemen Moto3 2026 kini berlangsung sangat panas. Veda Ega Pratama yang mengoleksi 50 poin hanya terpaut dua angka dari Valentin Perrone di posisi kedua.

Sementara dengan Alvaro Carpe yang berada di peringkat ketiga, Veda Ega hanya tertinggal tiga poin saja. Situasi tersebut membuat hasil Moto3 Catalunya bisa mengubah peta persaingan secara drastis.

Momentum kebangkitan menjadi target penting bagi Veda Ega setelah hasil kurang maksimal pada practice.

Jika mampu lolos dari Q1 dan mendapatkan posisi start kompetitif, pembalap Indonesia itu berpotensi kembali mencuri perhatian di Catalunya.

Pengalaman membalap di Sirkuit Catalunya juga menjadi modal penting bagi Veda Ega untuk menghadapi tekanan besar akhir pekan ini.

Konsistensi dan kemampuan membaca perubahan kondisi lintasan akan menjadi kunci utama untuk menjaga peluang podium tetap hidup.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona

EDITOR: Hendra