← Beranda
MotoGP Sampai Ikut Sorot Veda Ega Pratama! Konsistensinya di Moto3 2026 Bikin Rival Waspada
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 11 Mei 2026 | 15.56 WIB
Veda Ega Pratama tampil impresif dengan finis keempat pada Moto3 GP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans. (Dok. Honda)

JawaPos.com — Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama kembali mencuri perhatian usai finis keempat pada Moto3 GP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans. Hasil impresif itu membuat akun resmi MotoGP ikut memberikan apresiasi karena konsistensi rider Honda Team Asia tersebut terus terjaga sepanjang musim ini.

Performa Veda Ega Pratama di Le Mans menjadi bukti perkembangan signifikan pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut.

Memulai balapan dari grid keenam, rider berusia 17 tahun itu mampu menjaga ritme dan bersaing di rombongan depan hingga garis finis.

Konsistensi Veda Ega Pratama Mulai Jadi Sorotan MotoGP

Penampilan stabil Veda Ega Pratama sepanjang Moto3 2026 membuat namanya mulai diperhitungkan di level internasional.

Finis keempat di GP Prancis menjadi catatan penting setelah sebelumnya dia juga sukses merebut podium ketiga di Moto3 Brasil musim ini.

Akun resmi MotoGP bahkan secara khusus menyoroti pencapaian rider Honda Team Asia tersebut di media sosial X.

MotoGP menilai Veda menunjukkan performa konsisten karena rutin menembus posisi enam besar dalam beberapa seri terakhir.

"Veda Pratama terus mencatatkan posisi 6 besar," tulis akun resmi MotoGP usai balapan Moto3 Prancis 2026 selesai digelar.

Sorotan dari MotoGP tersebut menjadi sinyal positif bagi perjalanan karier Veda Ega Pratama di kelas Moto3.

Sebab, tidak banyak pembalap muda Asia yang langsung mampu tampil stabil menghadapi ketatnya persaingan di musim debut penuh mereka.

Tampil Tenang di Le Mans Jadi Kunci Finis Keempat

Balapan di Sirkuit Le Mans berlangsung ketat sejak lap awal karena persaingan grup depan sangat rapat.

Veda Ega Pratama mampu menjaga fokus dan tampil tenang ketika beberapa pembalap lain melakukan manuver agresif untuk memperebutkan podium.

Strategi balap yang rapi membuat rider Indonesia itu tetap bertahan di posisi kompetitif hingga lap terakhir. Meski gagal naik podium, finis keempat tetap dianggap sebagai salah satu hasil terbaiknya sepanjang Moto3 2026.

Keberhasilan finis di barisan depan juga menunjukkan peningkatan adaptasi Veda terhadap karakter motor Moto3 yang menuntut konsistensi setiap lap.

Hal itu membuat peluangnya untuk kembali merebut podium dalam beberapa seri berikutnya semakin terbuka lebar.

Usai balapan, suasana paddock Honda Team Asia terlihat penuh kebahagiaan. Para mekanik dan kru tim langsung memberikan pelukan serta tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras Veda Ega Pratama di GP Prancis.

Posisi Klasemen Veda Ega Pratama Makin Mengancam

Tambahan poin dari GP Prancis membuat posisi Veda Ega Pratama di klasemen sementara Moto3 2026 semakin kompetitif. Saat ini dia menempati posisi kelima dengan koleksi 50 poin.

Veda berada di bawah beberapa nama kuat seperti Maximo Quiles, Adrian Fernandez, Alvaro Carpe, dan Valentin Perrone dalam perebutan papan atas klasemen Moto3 musim ini.

Meski demikian, jarak poin masih sangat terbuka karena musim 2026 masih panjang. Konsistensi finis di zona depan bisa menjadi modal penting bagi Veda untuk terus menempel para rivalnya dalam perebutan gelar.

Performa stabil pembalap Indonesia tersebut juga membuat banyak penggemar mulai optimistis.

Veda dianggap memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu rider Asia paling kompetitif di Moto3 dalam beberapa tahun ke depan.

Peluang Veda Ega Pratama di Moto3 2026 Semakin Terbuka

Hasil positif di Le Mans memperlihatkan perkembangan mental balap Veda Ega Pratama yang semakin matang. Dia tidak lagi sekadar mengejar finis, tetapi mulai mampu mengelola balapan dengan strategi yang efektif hingga akhir race.

Kemampuan menjaga konsistensi menjadi faktor penting dalam persaingan Moto3 yang terkenal sangat ketat. Banyak pembalap muda memiliki kecepatan tinggi, tetapi tidak semuanya mampu tampil stabil dalam setiap seri.

Veda kini mulai menunjukkan kualitas tersebut bersama Honda Team Asia. Jika tren positif ini terus berlanjut, peluang untuk kembali naik podium bahkan meraih kemenangan pertama di Moto3 2026 bukan hal mustahil.

Sorotan dari MotoGP juga dapat menjadi tambahan motivasi besar bagi pembalap muda Indonesia itu.

Dukungan publik Tanah Air pun dipastikan semakin meningkat setelah serangkaian hasil impresif yang diraih sepanjang musim ini.

Baca Juga: Timnas Indonesia Masuk Grup F Piala Asia 2027! Bakal Ladeni Jepang, Qatar, dan Thailand

EDITOR: Hendra