JawaPos.com - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyampaikan apresiasi atas pencapaian tim Merah Putih yang berhasil meraih medali perunggu di ajang Uber Cup 2026. Sebab, pencapaian tersebut diklaim telah memenuhi target.
Sebagaimana diketahui, perjalanan tim Indonesia terhenti di babak semifinal Uber Cup 2026. Laju Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan disetop skuad Korea Selatan dengan skor akhir 3-1 pada pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, Sabtu (2/5) lalu.
Hasil tersebut praktis membuat tim Indonesia meraih medali perunggu dalam ajang Uber Cup 2026. Sementara Korea Selatan berhasil keluar sebagai juara usai bungkam Tiongkok di partai final dengan skor 3-1.
Baca Juga: Medali Perunggu Piala Uber 2026 jadi Modal Evaluasi Regenerasi Tim Putri Indonesia
Mewakili federasi, Eng Hian selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI menyampaikan apresiasi atas perjuangan Putri KW cs. Menurutnya hasil tersebut patut disyukuri, karena telah mencapai target yang diberikan Ketum Fadil Imran, yakni menembus babak semifinal.
“Kami mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah memberikan yang terbaik dan mampu memenuhi target dengan mencapai babak semifinal,” kata Eng Hian dalam keterangan resmi PBSI, Selasa (5/5/2026).
Eng Hian menyampaikan bahwa hasil tersebut menjadi modal penting bagi regenerasi. Pria yang akrab disapa Koh Didi itu menegaskan evaluasi akan dilakukan untuk meningkatkan performa para srikandi Merah Putih.
Baca Juga: Tim Uber Indonesia Gagal Ulangi Kisah 2024, Amallia Cahaya Pratiwi: Kami Sudah Mencoba
“Ini menjadi modal penting dalam proses regenerasi dan penguatan tim ke depan. Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi menyeluruh agar tim Uber Indonesia bisa meraih hasil yang lebih maksimal,” tegasnya.
Dalam keterangannya, PBSI turut menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas atlet. Program pembinaan akan terus diperkuat guna memastikan Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil lebih baik di ajang-ajang beregu maupun individu berikutnya.
“Kedepannya kami akan memfokuskan upaya pada peningkatan kapasitas atlet agar mampu mengikuti program akselerasi dan bersaing di turnamen dengan level yang lebih tinggi,” pungkas PBSI.