JawaPos.com - Petinju asal Amerika Serikat, Ryan Garcia, kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan bahwa dirinya masih belum bisa melupakan kekalahan dari Gervonta Davis pada 2023 lalu.
Meski kini telah meraih gelar juara dunia kelas welter 147 pound, Garcia mengaku duel melawan Davis masih terus membayangi pikirannya.
Pengakuan itu disampaikan Garcia melalui media sosial pada Sabtu (26/4). Dalam unggahannya, petinju berjuluk KingRy tersebut secara terbuka meminta kesempatan untuk menjalani laga ulang melawan Davis.
“Saya butuh pertarungan itu lagi dengan kondisi yang benar-benar seimbang. Saya butuh itu,” tulis Garcia dikutip dari marca.com.
Pernyataan tersebut langsung menarik perhatian penggemar tinju dunia. Banyak yang menilai Garcia masih menyimpan rasa penasaran besar terhadap hasil pertarungan mereka yang berlangsung pada April 2023.
Saat itu, Garcia harus menerima kekalahan knockout pada ronde ketujuh dalam duel yang digelar di Las Vegas.
Kekalahan tersebut menjadi salah satu momen paling berat dalam kariernya sebagai petinju profesional.
Meski begitu, Garcia merasa pertarungan tersebut tidak berjalan dalam kondisi ideal. Ia beberapa kali menyinggung aturan catchweight dan klausul rehidrasi yang diterapkan sebelum laga berlangsung. Menurutnya, aturan itu cukup memengaruhi kondisi fisiknya saat naik ring menghadapi Davis.
Sejak kekalahan tersebut, karier Garcia sempat mengalami pasang surut. Namun perlahan ia berhasil bangkit dan kembali menunjukkan kualitasnya di atas ring. Puncaknya terjadi ketika ia sukses mengalahkan Mario Barrios untuk merebut gelar kelas welter.
Kemenangan itu sempat dianggap sebagai titik kebangkitan Garcia. Namun alih-alih fokus menikmati status juara dunia, Garcia justru masih memikirkan kesempatan membalas kekalahan dari Davis.
Di sisi lain, Davis belum memberikan tanggapan langsung terkait tantangan tersebut. Petinju yang dikenal dengan julukan Tank itu juga belum kembali bertarung sejak duel melawan Lamont Roach Jr. yang berakhir imbang pada Maret 2025.
Sampai sekarang belum ada kepastian kapan Davis akan kembali naik ring. Namun dalam unggahan singkat di media sosial, ia sempat memberi sinyal akan segera kembali bertarung.
“Kami akan segera kembali beraksi,” tulis Davis.
Situasi itu membuat peluang duel ulang masih terbuka. Apalagi pertarungan pertama mereka dulu sukses menarik perhatian besar dari publik tinju internasional.
Bagi Garcia, laga ulang melawan Davis tampaknya bukan hanya soal perebutan kemenangan.
Duel tersebut juga menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya mampu tampil lebih baik dalam kondisi yang menurutnya lebih adil.
Jika rematch benar-benar terwujud, pertarungan itu diprediksi bakal menjadi salah satu duel terbesar di dunia tinju dalam beberapa tahun terakhir.
Rivalitas keduanya masih memiliki daya tarik kuat dan terus dinantikan para penggemar olahraga tarung di seluruh dunia.