← Beranda
King of COTA Ingin Kembali Rebut Takhta, Marc Marquez Belum Pernah Menang di Austin Sejak 2021
Rizka Perdana PutraMinggu, 29 Maret 2026 | 02.27 WIB
Marc Marquez saat tampil di MotoGP Thailand, kembali jadi sorotan jelang sprint race di Sirkuit Buriram. (Ducati)

JawaPos.com – Status sebagai ”King of COTA” masih melekat pada Marc Marquez. Julukan itu muncul dari dominasinya meraih tujuh kemenangan kelas premier di Circuit of Americas (COTA), Austin.

Namun, catatan itu seakan jadi cerita lama. Maklum, terakhir kali Marc meraih kemenangan di Austin terjadi pada 2021. 

Baca Juga: Ducati Tak Bisa Bergantung pada Marc Marquez, Raih Hasil Kurang Maksimal di Dua Seri Awal

Sejak beralih ke Ducati, nasibnya justru berakhir tragis. Marc selalu gagal finis, mulai karena masalah rem sebelum crash pada 2024 hingga terjatuh karena kesalahan sendiri pada 2025. Ironisnya, dalam dua balapan itu, Marc sebenarnya selalu berada dalam posisi memimpin. 

Tantangan Fisik

Akhir pekan ini (29/3) akan jadi kesempatan baru bagi Marc untuk merebut kembali takhta di COTA. Trek sepanjang 5,5 kilometer dengan 20 tikungan ini dikenal sangat menuntut fisik, terutama di sektor satu dan dua. Namun, sektor itulah yang justru bisa jadi keuntungan bagi Marc.

”Selangkah demi selangkah saya semakin memahami motor ini. Itulah tujuan saya saat ini,” kata Marc dikutip dari GP One. ”Austin selalu menjadi trek yang cocok dengan gaya berkendara saya. Tetapi, dua sektor pertama sangat menuntut fisik. Jadi, kami akan mencoba memberikan yang terbaik,” imbuh juara dunia 7 kali MotoGP tersebut. 

Victory Keseratus

Selain mengincar kemenangan pertama di COTA setelah lima tahun, Marc juga memburu capaian lain: victory keseratus dalam kariernya di semua kelas. Target itu terus tertunda sejak September tahun lalu, di antaranya karena pembalap 33 tahun tersebut mengalami cedera. ”Kita lihat saja. Ini trek yang saya sukai, tapi saya belum menang di sana dalam empat tahun terakhir,” ucap Marc.

Aprilia dalam Performa Puncak

Baca Juga: MotoGP: Marc Marquez Kembali Mengaspal, Fermin Aldeguer Kecelakaan Saat Latihan

Marc tidak akan mudah meraih kemenangan di Austin. Sebab, pembalap Aprilia Marco Bezzecchi sedang dalam performa puncak setelah menyapu bersih dua seri awal musim ini di Thailand dan Brasil. Motor Aprilia juga terbukti kompetitif setelah rekan satu tim Bezzecchi, Jorge Martin, berhasil finis runner-up di Brasil.  

Meski diunggulkan, Bezzecchi tetap waspada. ”Jelas Marc sangat kuat di sini. Dia telah menang lebih banyak di sini daripada total kemenangan saya sepanjang karier MotoGP!” tutur Bezzecchi. ”Ini tidak akan menjadi akhir pekan yang mudah. Tetapi, seperti biasa, saya akan mencoba melakukan yang terbaik,” imbuh pembalap kelahiran Rimini, Italia, 27 tahun silam tersebut.


HASIL MARC MARQUEZ DI COTA
TAHUN             TIM            FINIS
2013         Repsol Honda     P1
2014         Repsol Honda     P1
2015         Repsol Honda     P1
2016         Repsol Honda     P1
2017         Repsol Honda     P1
2018         Repsol Honda     P1
2019         Repsol Honda     Ret
2020        Repsol Honda     *)
2021         Repsol Honda     P1
2022         Repsol Honda     P6
2023         Repsol Honda    **)
2024         Gresini Racing     Ret
2025         Ducati Lenovo     Ret
2026         Ducati Lenovo     ?
Keterangan: 
P=Posisi akhir
Ret=Gagal finis
*) Tidak diselenggarakan karena pandemi Covid-19
**) Absen karena cedera

PEMENANG TERBANYAK KELAS PREMIER DI COTA
7 - Marc Marquez (2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2021)
2 - Alex Rins (2019, 2023)
1 - Enea Bastianini (2022), Maverick Vinales (2024), Francesco Bagnaia (2025)

EDITOR: Hendra