← Beranda
VR46 Makin Dekat ke Ducati Jelang MotoGP 2026, Uccio Salucci: Itu Motor Terbaik di Dunia
Rizka Perdana PutraKamis, 12 Maret 2026 | 12.53 WIB
Teknisi melakukan pengecekan pada motor Fabio Di Gianntonio di paddock Pertamina Enduro VR46 Racing Team.(Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Kontrak VR46 dengan Ducati akan berakhir setelah musim MotoGP 2026 ini. Situasi itu memunculkan sejumlah spekulasi. Seperti kemungkinan pindah ke Yamaha yang memang memiliki hubungan dekat dengan Valentino Rossi, pemilik tim. Opsi lain adalah menjalin kerjasama dengan Aprilia. 

Kepala tim VR46 Uccio Salucci bahkan mengakui sempat ada pembicaraan dengan Aprilia. “Kami berbicara sedikit karena mereka ingin berbicara dengan kami, dan kami adalah gentleman,” kata Salucci kepada Motorsport di Buriram, Thailand.

VR46 bersikap terbuka, karena mereka punya hubungan baik dengan CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola. “Saya sudah mengenal Massimo selama bertahun-tahun. Ketika Valentino Rossi mencoba Formula 1 bersama Ferrari pada 2004, dia yang membantu. Kami berbicara dua atau tiga kali. Tapi saya tidak pernah benar-benar memikirkan untuk meninggalkan Ducati.”

Ya, pembicaraan dengan Aprilia pada akhirnya tidak pernah berkembang menjadi rencana serius. Justru, VR46 kini berada di tahap akhir negosiasi kontrak baru dengan Ducati. VR46 akan tetap bersama pabrikan Italia itu saat era mesin 850cc dimulai pada 2027 mendatang.

Baca Juga: Adebayo Cetak 83 Poin Bersejarah NBA, Bawa Miami Heat Bekuk Washington Wizards 150-129

“Kami sangat dekat untuk menandatangani kontrak. Tinggal beberapa detail kecil. Saya pikir dalam satu bulan ke depan mungkin akan ada pengumuman. Kami benar-benar hampir menandatangani (kontrak) lagi dengan Ducati,” kata Salucci. 

Menurut informasi yang beredar di paddock, kontrak baru tersebut diperkirakan berdurasi tiga tahun hingga 2029. Ketika ditanya apakah Salucci puas dengan hubungan timnya bersama Ducati, dia menjawab singkat, “Tentu saja. Itu motor terbaik di dunia.” 

Baca Juga: Blunder Antonin Kinsky karena Keputusan Salah Igor Tudor, Tottenham Hotspur Tiga Kali Bobol dalam 15 Menit  

EDITOR: Hendra