← Beranda
Efek Perang Iran vs AS-Israel! F1 Terus Pantau Situasi Bahrain dan Arab Saudi, Pirelli Sudah Batalkan Uji Coba Ban
Rizka Perdana PutraRabu, 4 Maret 2026 | 18.51 WIB
Max Verstappen sempat memimpin pada race GP Bahrain musim lalu. (Bobby Arifin/Jawa Pos)

JawaPos.com - Formula 1 Grand Prix Bahrain yang dijadwalkan berlangsung pada pekan kedua April, kini berada dalam situasi tidak pasti. Itu menyusul eskalasi konflik militer di Timur Tengah, khususnya serangan balasan dari Iran menuju pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain dan wilayah Teluk Persia lainnya.

Dampaknya sudah terlihat akhir pekan lalu. Pirelli membatalkan sesi uji coba ban di Sirkuit Internasional Bahrain. Dua pembalap yang dijadwalkan menjalani uji coba yakni Nyck de Vries (McLaren) dan Frederik Vesti (Mercedes) serta sejumlah kru dikabarkan masih terjebak di Bahrain karena penutupan wilayah udara. 

Lalu, pertanyaannya, apakah GP Bahrain akan tetap diselenggarakan sesuai jadwal pada 10-12 April mendatang? Sampai saat ini keputusan belum diambil. Tapi, Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, menekankan faktor keselamatan dalam setiap keputusan.

Baca Juga: Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak Kesal! Tidak Ada Tanya Jawab Jumpa Pers usai Laga Kontra Persebaya Surabaya

“Keselamatan dan kesejahteraan akan jadi panduan utama pengambilan keputusan, ketika kami mengevaluasi event mendatang di sana, yakni Kejuaraan Ketahanan Dunia FIA dan Kejuaraan Dunia Formula Satu FIA,” kata Ben Sulayem lewat Instagram, Senin (2/3).

Namun, seperti dilaporkan GPBlog, pembatalan jadi kemungkinan paling realistis jika dalam tiga pekan ke depan serangan masih berlanjut, dan wilayah udara belum sepenuhnya pulih. Pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa operasi militer dapat berlangsung hingga empat minggu semakin menambah ketidakpastian.

Selain Bahrain, GP Arab Saudi di Jeddah Corniche Circuit pada 17–19 April juga dalam posisi tidak menentu. Sebelumnya, F1 pernah menghadapi situasi serupa pada 2022 ketika serangan Houthi menghantam fasilitas minyak Aramco saat pekan balapan di Jeddah. Saat itu, balapan tetap dilanjutkan meski pembalap dapat melihat asap dari lokasi serangan. 

Baca Juga: Tren Positif Persib Bandung Terhenti, Persebaya Surabaya Bisa Menang Jika Punya Striker Murni

EDITOR: Hendra