← Beranda
Basket Indonesia Waspada! Nama Ketum Perbasi Budisatrio Djiwandono Dicatut untuk Modus Penipuan
Taufiq ArdyansyahRabu, 4 Maret 2026 | 18.40 WIB
Ketum Perbasi, Budisatrio Djiwandono. (Istimewa)

JawaPos.com – Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) merespons keresahan masyarakat. Itu terkait dugaan penipuan yang mencatut nama ketua umum mereka, Budisatrio Djiwandono. Modusnya, meminta sejumlah uang dengan dalih kegiatan trial maupun agenda pengembangan bola basket.

Ketua Badan Legal, Etik, dan Disiplin DPP Perbasi Fritz Edward Siregar menegaskan bahwa pihaknya menyayangkan keras tindakan tersebut. Menurut dia, Perbasi selalu terbuka untuk bekerja sama dengan siapa pun dalam membangun ekosistem bola basket nasional, namun harus melalui prosedur resmi.

Fritz menegaskan, DPP Perbasi tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi untuk kegiatan yang mengatas namakan Junior Basket Indonesia (JBI). Baik untuk trial maupun agenda lainnya. 

”DPP Perbasi tidak pernah mengeluarkan surat apa pun untuk kegiatan yang mengatasnamakan JBI. Jika ada surat rekomendasi yang beredar, itu merupakan bentuk penipuan,” tegasnya.

Baca Juga: Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak Kesal! Tidak Ada Tanya Jawab Jumpa Pers usai Laga Kontra Persebaya Surabaya

Masyarakat pun diimbau agar selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi sebelum melakukan pembayaran atau mengikuti kegiatan tertentu. Bagi yang merasa menjadi korban, Perbasi meminta agar segera melapor kepada aparat penegak hukum.

‘’Sebagai langkah lanjutan, DPP Perbasi akan melakukan investigasi terkait pencatutan nama ketua umum dalam kegiatan tersebut,’’ tandasnya. 

Sekretaris Jenderal DPP Perbasi Nirmala Dewi menyatakan, pihaknya membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat yang menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan kegiatan bola basket.

”Kami mengajak peran serta masyarakat dalam pengembangan bola basket Indonesia. Dalam pelaksanaannya, DPP Perbasi membuka komunikasi dengan siapapun yang ingin mengkonfirmasi mengenai hal-hal mencurigakan dalam pengembangan bola basket di Indonesia,” terang Nirmala. 

Baca Juga: Tren Positif Persib Bandung Terhenti, Persebaya Surabaya Bisa Menang Jika Punya Striker Murni

EDITOR: Hendra