JawaPos.com – Adam Johnson, 29, pemain olahraga hoki es dari klub Nottingham Panthers, dikabarkan meninggal dunia setelah lehernya terpotong oleh pisau skate milik lawan, saat bertanding di Sheffield, Inggris Utara, pada Sabtu (28/10) lalu.
Adapun rival Nottingham Panthers saat bertanding kala itu, adalah tim Sheffield Steelers, yang kemudian insiden ini disebut dengan ‘kejadian aneh’. Pertandingan yang melukai Johnson itu, langsung dihentikan di menit ke-35, dan petugas langsung membawanya ke rumah sakit.
Namun pada esoknya, Minggu (29/10), Elit Ice Hockey League (EIHL) mengabarkan bahwa pria berdarah Amerika itu dinyatakan meninggal dunia. Menurut laporan, Johnson telah terpotong lehernya karena kecelakaan itu.
Baca Juga: Menko PMK Senang Atlet Asian Para Games Indonesia Lampaui Target
“Nottingham Panthers benar-benar terpukul mengumumkan bahwa Adam Johnson telah meninggal secara tragis menyusul kecelakaan aneh pada pertandingan di Sheffield tadi malam,” kata EIHL dalam keterangannya, dilansir dari Reuters, Rabu (1/11).
Selanjutnya, Polisi South Yorkshire melakukan penyelidikan tentang penyebab pasti kematian Johnson saat pertandingan Hoki itu, dengan meminta keterangan dari sejumlah pihak.
“Sejak Sabtu, para detektif telah melakukan berbagai penyelidikan termasuk meninjau rekaman, berbicara dengan para saksi dan mencari nasihat serta dukungan dari para ahli yang sangat terspesialisasi untuk memahami keadaan seputar apa yang terjadi,” kata Polisi.
Baca Juga: Ismed Sofyan: Investasi Properti Bisa Jamin Atlet di Masa Pensiun
Ada banyak dugaan dan spekulasi tentang penyebab pasti ‘insiden aneh’ ini, salah satunya adalah kemungkinan kurangnya standar keselamatan bagi pemain. Polisi menyebut, penyelidikan ini tidak bisa secepat itu terungkap.
“Petugas kami kini telah meninggalkan lokasi kejadian, namun karena sifat kompleks dari insiden tragis dan belum pernah terjadi sebelumnya ini, kemungkinan besar penyelidikan yang lebih luas akan memakan waktu,” lanjutnya.
Berkaca dari insiden yang menewaskan Adam Johnson, Asosiasi Hoki Es Inggris (EIHA) kemudian menyatakan bahwa pemain hoki es diimbau untuk menggunakan pelindung leher mulai 1 januari mendatang.
Baca Juga: PB TI Manfaatkan BK PON untuk Scouting Atlet
“Tanggung jawab kita bukan hanya mencegah terulangnya kecelakaan yang memilukan ini, tapi juga melakukan tindakan pencegahan terhadap kejadian-kejadian lain yang mungkin terjadi di masa depan,” kata EIHA.