JawaPos.com - Persija Jakarta membuka Super League 2026/2027 dengan tiga kemenangan beruntun setelah menaklukkan Borneo FC, Persib Bandung, dan Java United FC, dalam tiga pekan pertama.
Koleksi sembilan poin tersebut membuat Persija Jakarta mencatat start sempurna sekaligus mengukir catatan bersejarah, tetapi Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko meminta tim tetap lapar dan tidak terlena.
Mengapa tiga kemenangan Persija Jakarta begitu penting?
Tiga kemenangan beruntun menjadi catatan penting bagi Persija Jakarta karena torehan tersebut menjadi pijakan untuk menjalani kompetisi yang masih panjang.
Baca Juga: John Herdman Bakar Harapan Suporter! Timnas Indonesia Optimistis Raih Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Alexander Jeremejeff dan kolega mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, sebuah modal awal yang membuat kepercayaan diri tim semakin terangkat.
Persija Jakarta juga berhasil mengawali musim dengan hasil sempurna setelah melewati tiga lawan berbeda dalam rentang 5 hingga 19 September 2026.
Borneo FC menjadi korban pertama lewat kemenangan 1-0 di kandangnya pada Sabtu (5/9), sebelum Persib Bandung ditaklukkan 2-1 di Jakarta pada Sabtu (12/9).
Baca Juga: 4 Pemain U-23 Gacor di Super League 2026/2027, Amunisi Persija Jakarta dan Arema FC Unjuk Gigi
Rangkaian itu berlanjut ketika Persija Jakarta bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, untuk menghadapi Java United FC pada Sabtu (19/9).
Gol tunggal Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-13 menjadi pembeda sekaligus mengantar Persija Jakarta mengamankan tiga poin dengan kemenangan 1-0.
Tiga hasil tersebut juga menunjukkan Persija Jakarta mampu menjaga keunggulan dalam laga-laga dengan margin tipis.
Dari tiga pertandingan, tim hanya mencetak empat gol, tetapi seluruhnya cukup untuk mengantar Persija Jakarta mengamankan sembilan poin.
Apa yang dikatakan Ardhi Tjahjoko?
Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko menegaskan tiga kemenangan awal tidak boleh membuat para pemain terjebak euforia.
Menurut dia, masih ada kelemahan yang perlu dibenahi, baik dari sisi individu maupun organisasi permainan.
Baca Juga: Real Madrid Serang Balik Presiden La Liga
“Tapi, tiga kemenangan ini tidak boleh membuat para pemain bereuforia berlebihan,” kata Ardhi.
“Masih ada kelemahan-kelemahan yang harus terus diperbaiki, baik itu individu maupun dalam organisasi permainan,” lanjut dia.
“Jadi, pemain harus tetap lapar untuk meraih kemenangan keempat, kelima, dan seterusnya. Jangan puas dengan pencapaian saat ini,” ungkap dia
Baca Juga: Jadwal UEFA Nations League: Belanda vs Jerman, Spanyol vs Inggris
Pesan tersebut memperlihatkan fokus Persija Jakarta tidak berhenti pada catatan sempurna di tiga pekan pertama.
Ardhi ingin sembilan poin yang sudah dikumpulkan menjadi fondasi untuk menjaga konsistensi, bukan alasan bagi tim mengendurkan intensitas dalam latihan maupun pertandingan.
Dorongan untuk terus lapar juga berkaitan dengan panjangnya kompetisi Super League 2026/2027.
Baca Juga: Jurgen Klopp Bawa Angin Segar, Para Pemain Timnas Jerman Antusias Hadapi UEFA Nations League
Dengan tiga laga sudah dilewati, Persija Jakarta masih harus mempertahankan performa sambil memperbaiki detail permainan yang dinilai belum sempurna oleh tim.
Rekor apa yang berhasil dipecahkan Persija Jakarta?
Start sempurna musim ini terasa semakin istimewa karena Persija Jakarta untuk pertama kalinya, setidaknya sejak era Indonesia Super League, mampu memenangi tiga pertandingan pertamanya dalam satu musim.
Catatan tersebut membuat tiga kemenangan awal pada Super League 2026/2027 memiliki nilai historis bagi perjalanan klub.
Persija Jakarta juga memecahkan sejumlah catatan minor lewat rangkaian kemenangan atas Borneo FC, Persib Bandung, dan Java United FC.
Baca Juga: Timnas Indonesia Coret Dony Tri Pamungkas karena Cedera, Shayne Pattynama Jadi Pengganti
Hasil 1-0, 2-1, lalu 1-0 menunjukkan tim mampu mengamankan kemenangan dalam pertandingan dengan skor ketat dan menjaga hasil positif tetap bertahan hingga pekan ketiga.
Catatan produktivitas Persija Jakarta hingga pekan ketiga berdasarkan data I.League mencatat empat gol dan empat assist.
Dalam periode yang sama, Persija Jakarta membukukan 15 tembakan tepat sasaran dari 26 percobaan, 1.076 operan, 68 tekel, 59 clearance, serta 81 intersep.
Baca Juga: Jeda Internasional BRI Super League: 3 Pemain Persita Dapat Panggilan Timnas
Angka tersebut memperlihatkan aktivitas Persija Jakarta tidak hanya tercermin dari jumlah gol yang dihasilkan.
Catatan 1.076 operan, 81 intersep, dan 68 tekel menjadi bagian dari statistik yang menggambarkan kontribusi tim dalam fase penguasaan bola maupun ketika melakukan pekerjaan defensif.
Mengapa Persija Jakarta mulai percaya diri?
Ardhi Tjahjoko menilai peningkatan kepercayaan diri Persija Jakarta tidak terlepas dari strategi dan skema yang terus diasah dalam sesi latihan.
Baca Juga: Tyronne Del Pino Senang Cetak Gol Pertama untuk Persita, Optimistis dengan Performa Tim
Dia melihat pola permainan yang dibangun bersama mulai mampu diterapkan para pemain ketika pertandingan berlangsung.
“Saat ini yang pasti kami semakin percaya diri dalam menatap pekan-pekan selanjutnya. Saya lihat strategi dan skema yang terus dilatih selama latihan mampu diterapkan dengan baik oleh para pemain,” kata dia.
Pernyataan tersebut sejalan dengan catatan sembilan poin dari tiga laga yang berhasil dikumpulkan Persija Jakarta tanpa kehilangan angka.
Namun, perjalanan kompetisi masih panjang sehingga konsistensi penerapan strategi akan menjadi bagian penting untuk menjaga tren positif setelah pekan ketiga.
Baca Juga: Keluhan Ditindaklanjuti, PSIM Benahi Fasilitas Kamar Mandi Stadion Sultan Agung
Rangkaian kemenangan itu juga memberi Persija Jakarta ruang untuk membangun momentum sejak awal kompetisi.
Kemenangan atas Borneo FC, Persib Bandung, dan Java United FC datang dengan skor 1-0, 2-1, dan 1-0, sehingga setiap pertandingan menghadirkan kebutuhan berbeda untuk menjaga keunggulan.
Bagi Persija Jakarta, pekerjaan setelah pekan ketiga bukan hanya mempertahankan posisi dari hasil yang sudah didapat.
Baca Juga: Idolakan Andres Iniesta, Kyoga Nakamura All Out Bela Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Perbaikan individu, organisasi permainan, serta penerapan strategi tetap menjadi agenda seperti ditekankan Ardhi Tjahjoko agar catatan positif tidak berhenti pada tiga kemenangan awal.
Persija Jakarta kini membawa modal sembilan poin setelah melewati tiga pertandingan awal Super League 2026/2027 dengan kemenangan.
Ardhi Tjahjoko menegaskan target berikutnya bukan sekadar mempertahankan status sempurna, melainkan terus mengejar kemenangan keempat, kelima, dan seterusnya.
Baca Juga: Eliano Reijnders Sambut Kemenangan Persib Bandung di Jepara, Bobotoh Bikin Serasa Main di Kandang
Sikap tersebut membuat Persija Jakarta memilih menjaga fokus setelah hasil positif di tiga pekan pertama.
Hattrick kemenangan memang sudah tercatat, tetapi pesan dari manajemen jelas: para pemain diminta tidak puas dan terus memperbaiki kelemahan agar tren positif dapat berlanjut.