JawaPos.com - Erling Haaland punya alasan khusus untuk merasa lega setelah Manchester City mengalahkan Manchester United dalam derbi Manchester. Selain menjadi penentu kemenangan, golnya sempat berada di ujung tanduk karena dianggap offside.
City harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama setelah Phil Foden mendapat kartu merah karena insiden dengan Bruno Fernandes. Dalam kondisi kekurangan pemain, The Citizens justru mampu mencuri kemenangan melalui Haaland pada menit ke-60.
Gol tersebut lahir setelah Haaland menyambut umpan silang Josko Gvardiol yang lebih dulu mengalami defleksi.
Namun, hakim garis langsung mengangkat bendera karena menganggap Haaland berada dalam posisi offside.
Situasi tersebut kemudian diperiksa VAR. Setelah melalui pemeriksaan yang cukup lama, petugas VAR di Stockley Park menentukan bahwa posisi Haaland masih sejajar dengan bola ketika Gvardiol melepaskan umpan silang.
Haaland Merasa Tersinggung
Setelah posisi Haaland dinyatakan onside, perhatian kemudian beralih kepada Enzo Fernandez. Gelandang Manchester United itu berada dalam posisi offside ketika situasi serangan berlangsung.
Namun, Fernandez tidak menyentuh bola dan VAR menilai ia tidak cukup mengganggu jalannya permainan. Karena itu, gol Haaland akhirnya disahkan.
Melansir Manchester Evening News, ketika ditanya mengenai kontroversi tersebut seusai pertandingan, Haaland mengaku sempat merasa tersinggung ketika dirinya dianggap offside.
"Saya pikir mungkin seseorang menyentuh bola itu. Ketika saya mengetahui bahwa tidak ada yang menyentuhnya, saya merasa tersinggung karena mereka mengira saya offside karena biasanya saya tidak pernah offside."
Bagi Haaland, kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena City harus bertahan dengan 10 pemain selama sekitar satu jam pertandingan.
"Selalu menyenangkan untuk memenangkan pertandingan sepak bola, tetapi terutama dengan 10 pemain selama 60 menit di Old Trafford, itu adalah perasaan yang sangat menyenangkan, terutama dengan para penggemar di akhir pertandingan. Melihat semua wajah pendukung di akhir pertandingan adalah perasaan yang luar biasa."
Donnarumma Jadi Pahlawan di Pengujung Laga
City sebenarnya masih harus menghadapi tekanan besar setelah mencetak gol. Manchester United berusaha mencari gol penyeimbang dan hampir mendapatkannya pada waktu tambahan.
Bryan Mbeumo memperoleh peluang emas, tetapi Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan luar biasa untuk menggagalkan upaya pemain United tersebut.
Tayangan ulang kemudian menunjukkan bahwa Mbeumo mungkin berada dalam posisi offside. Namun, hal itu tidak mengurangi kualitas penyelamatan Donnarumma yang menjadi salah satu momen penting dalam kemenangan City.
Haaland pun memberikan pujian khusus kepada kiper barunya.
"Penyelamatan yang luar biasa dari Gianluigi Donnarumma di akhir pertandingan. Dia seperti serigala di gawang, setidaknya dia terlihat seperti serigala."
Striker Norwegia itu bahkan punya cara unik untuk menggambarkan karakter Donnarumma.
"Dia orang gila dan memiliki orang seperti itu di gawang di belakang Anda membuat Anda merasa jauh lebih aman."
Terlepas dari kontroversi tersebut, City berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang. Bagi Haaland, kemenangan dengan kondisi sulit seperti ini jelas punya rasa yang berbeda.