JawaPos.com - Real Madrid kembali memasuki panggung favoritnya: Liga Champions. Dengan koleksi 15 trofi yang menjadi rekor terbanyak dalam sejarah kompetisi, Los Blancos tentu memasang target tinggi setiap kali lagu kebesaran Liga Champions kembali berkumandang.
Salah satu pemain yang paling percaya diri dengan ambisi tersebut adalah Vinicius Jr. Bintang asal Brasil itu bahkan berani memprediksi bahwa Real Madrid akan mengangkat trofi Liga Champions musim ini.
Vinicius: Musim Ini Akan Berbeda
Real Madrid memang belum mampu memenuhi ekspektasi di Liga Champions dalam dua musim terakhir.
Mereka tersingkir di babak perempat final pada dua kesempatan tersebut. Bagi klub dengan sejarah sebesar Real Madrid, pencapaian itu jelas belum cukup.
Melansir situs resmi Real Madrid, Vinicius pun mengakui bahwa performa mereka dalam dua musim terakhir tidak sesuai harapan. Namun, ia percaya cerita kali ini akan berbeda.
“Semoga babak 16 besar bisa datang. Kami siap untuk itu. Ini kompetisi kami. Kami belum tampil baik di dalamnya selama dua tahun terakhir. Tujuan pertama kami adalah finis di antara delapan besar. Kami selalu antusias dengan Liga Champions,” katanya.
Namun, Vinicius tidak berhenti pada target delapan besar.
“Musim ini akan berbeda dari dua musim Liga Champions terakhir dan kami akan memenangkannya,” tambah Vinicius.
Pernyataan tersebut menunjukkan betapa besarnya keyakinan Vinicius terhadap skuad Real Madrid musim ini.
Inter Milan Jadi Ujian Pertama
Langkah pertama menuju ambisi tersebut tidak akan mudah. Real Madrid mengawali kampanye Liga Champions dengan menghadapi Inter Milan di Santiago Bernabeu. Vinicius memahami bahwa tim asal Italia tersebut merupakan lawan yang sangat kuat secara fisik.
“Setiap kali Liga Champions tiba, rasanya selalu berbeda. Kami siap untuk pertandingan melawan tim hebat yang akan menuntut banyak dari kami,” katanya.
Inter dikenal dengan sistem pertahanan lima pemain yang membuat mereka sulit ditembus. Bagi Vinicius, karakter tersebut bisa menjadi tantangan tersendiri bagi Real Madrid.
“Inter adalah tim yang sangat kuat secara fisik. Mereka bertahan dengan lima pemain di lini belakang dan itu biasanya menyulitkan kami, tetapi manajer telah mempersiapkan kami untuk menghadapinya,” tambahnya.
Real Madrid juga tidak datang dengan kondisi skuad yang sepenuhnya ideal.
“Kami memiliki beberapa pemain yang absen, yang membuat keadaan lebih sulit, tetapi kami semua akan bermain dengan maksimal dan mudah-mudahan kami dapat menciptakan hubungan yang luar biasa dengan para penggemar dalam pertandingan-pertandingan ini.”
Dukungan publik Bernabeu pun diharapkan menjadi tambahan energi bagi tuan rumah.
Kekalahan dari Betis Tak Mengubah Pandangan
Real Madrid memang baru saja menelan kekalahan dari Real Betis di pertandingan terakhir mereka. Namun, Vinicius tidak melihat hasil tersebut sebagai alasan untuk panik.
Menurutnya, secara keseluruhan Madrid telah memulai musim dengan cukup baik dan masih menunjukkan banyak hal positif di atas lapangan.
“Kami memulai musim dengan cemerlang, meskipun kalah di pertandingan terakhir. Kami bermain bagus, menciptakan banyak peluang, dan itu yang terpenting,” ujarnya.
“Kita harus tetap fokus untuk membawa Real Madrid ke puncak, seperti yang selalu kita inginkan.”
Dua Gol Final yang Tak Terlupakan
Vinicius juga berbicara mengenai perjalanan luar biasanya di Liga Champions bersama Real Madrid.
Pemain Brasil tersebut telah mencetak gol di dua final Liga Champions, masing-masing ketika menghadapi Liverpool dan Borussia Dortmund. Dua gol tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya di Santiago Bernabeu.
“Itulah dua tujuan terpenting dalam hidup saya. Itu adalah sesuatu yang akan tetap tercatat dalam sejarah,” katanya.
“Banyak pemain mencetak gol, tetapi sangat sedikit yang mencetak gol di final. Melakukannya di klub terbesar di dunia adalah sesuatu yang tidak akan pernah dilupakan oleh para penggemar maupun saya,” tambah pemain sayap asal Brasil itu.
Dua gol di final tersebut menjadi bukti bahwa Vinicius mampu tampil ketika tekanan berada di level tertinggi.
Dari Gol Pertama hingga Menjadi Pemimpin
Perjalanan Vinicius di Liga Champions dimulai ketika ia mencetak gol pertamanya di kompetisi tersebut melawan Club Brugge pada 2019.
Sejak saat itu, pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut berkembang menjadi salah satu pemain terpenting Real Madrid.
Ketika mengingat perjalanan tersebut, Vinicius menyebut semuanya terasa seperti mimpi.
“Ini seperti mimpi. Saya tidak pernah membayangkan akan mencetak semua gol ini atau bermain di sini selama bertahun-tahun.”
Kini, Vinicius tidak lagi sekadar menjadi pemain muda yang mencoba mencari tempat di skuad Madrid.
“Di usia 26 tahun, menjadi salah satu pemimpin klub terpenting di dunia sangat berarti bagi saya dan keluarga saya.
“Saya berasal dari latar belakang yang sangat miskin di Brasil dan berhasil sampai di sini, dan saya ingin terus membuat sejarah. Saya berharap akan ada lebih banyak gol dan gelar Liga Champions untuk para penggemar kami.”
Dengan ambisi tersebut, Vinicius ingin melanjutkan kisahnya di Liga Champions dengan cara yang sama seperti sebelumnya: mencetak gol, mengangkat trofi, dan menambah sejarah Real Madrid.