← Beranda
Xabi Alonso Legowo soal Kegagalan Transfer Lamine Camara ke Chelsea
M Shofyan Dwi KurniawanMinggu, 6 September 2026 | 05.26 WIB
ig @liverpoolfc

JawaPos.com - Xabi Alonso tampaknya tidak ingin terlalu lama meratapi kegagalan Chelsea mendatangkan gelandang AS Monaco, Lamine Camara.

Chelsea sebenarnya berharap Camara bisa menjadi tambahan penting di lini tengah setelah Enzo Fernandez dijual ke Manchester City. Namun, kesepakatan tersebut batal pada hari terakhir bursa transfer setelah Monaco secara tiba-tiba membatalkan proses kepindahan sang gelandang.

Situasi itu membuat Chelsea harus menjalani musim dengan satu pemain lebih sedikit dari rencana awal Alonso.

Meski begitu, sang pelatih memilih melihat sisi positif. Chelsea mengawali musim dengan sempurna setelah meraih kemenangan atas Fulham dan Brighton & Hove Albion.

Menjelang pertandingan besar melawan Arsenal pada Minggu, Alonso menegaskan bahwa dirinya tetap percaya diri dengan komposisi skuad yang tersedia.

Alonso Tak Mau Larut dalam Kekecewaan

Alih-alih membahas kegagalan mendapatkan Camara, Alonso lebih memilih berbicara tentang kekuatan skuadnya.

Melansir Sportsmole, ia menilai Chelsea memiliki kedalaman dan persaingan yang sehat di berbagai posisi.

"Saya pikir kami sudah siap. Saya senang dengan skuad ini, dengan kedalaman pemain, dengan persaingan sehat yang kami miliki di berbagai posisi."

"Selain itu, saya juga telah menyebutkan bahwa ada keseimbangan yang baik antara pemain dari berbagai tahap, pemain yang sudah matang, pemain muda, dan pemain yang sudah berada di momen kematangan yang baik."

"Kita perlu membangun energi itu selama seminggu untuk tampil baik di akhir pekan. Sejauh ini, baru dua pertandingan, tetapi ini merupakan awal yang baik dan sekarang kita tahu siapa yang akan berada di gedung ini dan itu bagus untuk memiliki kepastian ini."

Bagi Alonso, kepastian mengenai skuad yang dimilikinya sekarang justru menjadi hal penting. Tidak ada lagi drama transfer yang harus mengganggu persiapan Chelsea untuk menjalani musim.

Banyak Pilihan di Lini Tengah

Chelsea mungkin gagal mendapatkan Camara, tetapi Alonso tetap memiliki sejumlah opsi untuk mengisi lini tengah.

Valentin Barco menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian. Selain itu, Jordan Henderson bisa memberikan pengalaman dan ketenangan, sementara Romeo Lavia serta Reece James juga dapat membantu mengisi area tersebut.

Malo Gusto bahkan bisa dimainkan di lini tengah apabila situasi pertandingan mengharuskannya.

"Kami memiliki kualitas dan kepribadian yang berbeda, seperti Valentin [Barco], dia masih muda tetapi datang dengan energi yang luar biasa. Kami memiliki Hendo (Jordan Henderson), dia memiliki ketenangan, mentalitas, dia tahu apa yang terjadi dalam permainan sehingga dia semakin dekat dengan waktu bermain."

"Dengan Romeo [Lavia], Reece [James] juga, bahkan Malo [Gusto] bisa bermain, [Reggie] Watson juga, Mahdi [Nicoll-Jazuli] dari akademi. Kami memiliki banyak pilihan dan kami perlu memiliki keseimbangan yang tepat dan kami pikir kami memiliki kualitas, daya saing untuk sepanjang musim dan untuk menghadapi setiap lawan."

Pernyataan Alonso menunjukkan bahwa kegagalan transfer Camara tidak dianggap sebagai bencana.

Tetap Ada Kekhawatiran soal Kebugaran

Meski cukup percaya diri dengan kedalaman skuadnya, Alonso tetap menghadapi beberapa persoalan.

Moises Caicedo diragukan tampil melawan Arsenal dan tampaknya harus menepi. Sementara itu, kondisi fisik Reece James dan Romeo Lavia juga perlu dikelola dengan hati-hati agar keduanya tidak mengalami masalah kebugaran.

Namun, Chelsea masih memiliki ruang untuk mengatur rotasi.

The Blues hanya memiliki 16 pertandingan Premier League tersisa sebelum Januari. Absennya kompetisi Eropa dari kalender mereka juga membuat beban pertandingan relatif lebih ringan dibandingkan sejumlah rival.

EDITOR: Hanny Suwindari