JawaPos.com - Kabar baik datang untuk Raul Asencio setelah bek Real Madrid tersebut dibebaskan dari tuduhan terkait kasus penyebaran video seksual tanpa persetujuan.
Melansir ESPN, pengadilan di Spanyol pada Kamis menyatakan Asencio bebas dari seluruh dakwaan dalam kasus yang bermula dari perekaman adegan hubungan seksual di sebuah area privat klub pantai di Kepulauan Canary pada Juni 2023.
Asencio, 23 tahun, memang tidak dituduh terlibat dalam perekaman adegan tersebut. Ia hanya didakwa terkait dugaan penyebaran video tanpa persetujuan pihak yang berada di dalam rekaman.
Dalam persidangan yang sama, tiga mantan rekan Asencio di tim junior Real Madrid, Andrés García, Ferrán Ruiz, dan Juan Rodríguez, menerima hukuman satu tahun penjara yang ditangguhkan setelah dinyatakan bersalah atas penyebaran pornografi anak.
Asencio Dinyatakan Bebas
Dua wanita yang muncul dalam rekaman tersebut, salah satunya masih berusia 16 tahun ketika kejadian berlangsung, menyatakan di persidangan bahwa mereka telah memaafkan keempat pemain.
Jaksa sebelumnya menuntut hukuman dua setengah tahun penjara untuk Asencio, sementara García, Ruiz, dan Rodríguez menghadapi tuntutan empat tahun tujuh bulan.
Namun, setelah mendengar pernyataan para korban serta laporan dari perwakilan Kejaksaan Agung yang mencabut dakwaan terhadap Asencio dan mengurangi tuntutan untuk tiga terdakwa lainnya, hakim menjatuhkan putusan berdasarkan kesepakatan tersebut.
"Setelah mendengar para korban menegaskan bahwa mereka memaafkan para terdakwa dan laporan dari perwakilan Kejaksaan Agung yang mencabut dakwaan terhadap salah satu dari mereka dan mengurangi hukuman yang diminta untuk tiga terdakwa lainnya, hakim menjatuhkan vonis berdasarkan persetujuan sesuai dengan laporan jaksa," demikian pernyataan dari pengadilan Las Palmas de Gran Canaria.
"Tiga pemain sepak bola yang dituduh menyebarkan pornografi anak telah dijatuhi hukuman satu tahun penjara (yang ditangguhkan dengan syarat mereka tidak mengulangi pelanggaran selama periode tersebut), perintah larangan mendekati korban selama dua tahun, dan larangan bekerja selama tiga tahun di profesi apa pun yang melibatkan anak di bawah umur. Pemain sepak bola (Asencio) yang bersangkutan, yang terhadapnya jaksa telah mencabut semua dakwaan, telah dibebaskan dan bebas."
"Putusan ini bersifat final dan secara definitif mengakhiri proses persidangan, karena para pihak telah menegaskan bahwa mereka menerimanya dan tidak akan mengajukan banding."
Dengan putusan tersebut, proses hukum terhadap Asencio dalam kasus ini resmi berakhir.
Datang Setelah Kasus Mengemudi dalam Keadaan Mabuk
Putusan tersebut datang hanya sehari setelah Asencio dinyatakan bersalah dalam kasus berbeda, yakni pelanggaran lalu lintas karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Bek asal Spanyol itu dijatuhi denda sebesar €14.400, dengan perhitungan €120 per hari selama empat bulan. SIM-nya juga dicabut selama delapan bulan.
Real Madrid kemudian membuka proses disipliner internal terhadap Asencio. José Mourinho mengonfirmasi hal tersebut pada Kamis.
"Selama proses hukum masih berlangsung, saya melihatnya sebagai pemain Real Madrid," kata Mourinho. "Dia cedera dan akan terus absen selama beberapa minggu. Itu membantu saya untuk tidak perlu berurusan dengan masalah ini sekarang."
Asencio sendiri belum tampil pada musim ini karena mengalami cedera otot.
Mourinho Tetap Puji Profesionalisme Asencio
Di tengah persoalan di luar lapangan, Mourinho tetap memberikan penilaian positif terhadap profesionalisme Asencio dalam menjalani pekerjaannya sebagai pesepak bola.
"Dia adalah seorang profesional yang patut dicontoh. Saat dia dalam kondisi prima, tidak ada yang berlatih lebih keras atau lebih baik darinya," kata Mourinho. "Sekarang dia adalah orang pertama yang datang dan orang terakhir yang pergi.”
“Tetapi pemain Real Madrid tetaplah pemain Real Madrid 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, dan 12 bulan setahun. Semua yang Anda lakukan di luar lapangan tetaplah tentang Real Madrid. Itu tetap merusak prestise klub yang tak tersentuh. Saya tidak senang, dan semua orang melakukan kesalahan, tetapi kesalahan yang terakumulasi itu berbeda."
Asencio kemudian merespons pernyataan sang pelatih.
"Sekarang giliran saya untuk berbicara. Dan saya sepenuhnya setuju dengan manajer saya: tidak hanya di lapangan, tetapi juga di luar lapangan. Hala Madrid. Jangan sampai ada keraguan tentang itu."
Setelah cukup lama tidak memberikan pernyataan karena menghormati proses hukum, Asencio akhirnya mengungkapkan perasaannya setelah putusan pengadilan keluar.
"Setelah sekian lama bungkam dan menghormati proses hukum yang selalu saya percayai, saya dapat mengatakan bahwa saya telah DIBEBASKAN. Saya selalu yakin bahwa keadilan pada akhirnya akan meluruskan semuanya. Ada putusan pengadilan yang berbicara sendiri, dan saya menerimanya dengan tenang dan dengan kepuasan karena dapat menutup babak yang sangat penting bagi saya."
"Saya ingin menutup bab ini dengan penuh hormat, dengan kepala tegak, dan dengan keinginan kuat untuk melangkah maju."
Asencio Akui Kesalahan di Jalan Raya
Asencio juga tidak menghindari persoalan lain yang baru saja membuatnya mendapat hukuman, yakni kasus mengemudi dalam keadaan mabuk.
"Saya juga ingin membahas insiden yang melibatkan pelanggaran mengemudi dalam keadaan mabuk. Saya sangat menyesali apa yang terjadi dan bertanggung jawab penuh atas tindakan saya. Ini adalah pengalaman pembelajaran dan saya yakin sepenuhnya bahwa hal itu tidak akan terjadi lagi. Sekarang saya ingin menatap ke depan, terus bekerja, terus berkembang, dan fokus pada apa yang paling saya cintai: bermain sepak bola."
Dengan berakhirnya kasus hukum tersebut, perhatian Asencio kini bisa kembali diarahkan kepada pemulihan cedera dan sepak bola.