JawaPos.com - Raul Asencio harus menghadapi konsekuensi hukum setelah dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran lalu lintas karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Bek Real Madrid tersebut dihentikan dalam pemeriksaan sobriety di Gran Canaria pada pukul 06.30 CET, 16 Agustus, ketika mengendarai Porsche Macan. Hasil pemeriksaan breathalyser menunjukkan kadar alkohol yang jauh melewati batas legal.
Kadar Alkohol Empat Kali Lipat Batas Legal
Melansir ESPN, Asencio dinyatakan positif dalam tes pertama dengan hasil 0,90 mg/l. Pemeriksaan kedua yang dilakukan setelahnya juga menunjukkan angka 0,88 mg/l. Angka tersebut disebut mencapai sekitar empat kali lipat dari batas legal yang berlaku.
Dalam persidangan singkat, pemain berusia 23 tahun itu mengakui perbuatannya. Pengadilan kemudian menjatuhkan denda sebesar €14.400, yang dihitung €120 per hari selama empat bulan.
Selain denda, SIM Asencio juga ditangguhkan selama delapan bulan. Real Madrid diketahui telah mengetahui insiden tersebut. Namun, klub memilih tidak memberikan komentar ketika dimintai tanggapan.
Meski demikian, sebuah sumber mengonfirmasi bahwa Real Madrid akan memberikan sanksi internal kepada Asencio sesuai dengan kode disiplin klub.
Asencio Sedang Menepi karena Cedera
Kasus tersebut terjadi ketika Asencio sendiri sedang tidak bisa memperkuat Real Madrid karena cedera. Ia mengalami masalah otot pada paha kanannya pada 30 Juli. Laporan medis resmi klub menyebut proses pemulihannya masih terus dipantau.
Sumber-sumber yang mengetahui situasinya memperkirakan Asencio baru bisa kembali bergabung dengan tim sekitar pertengahan September.
Artinya, ketika kembali ke skuad, sang bek kemungkinan harus menghadapi dua persoalan sekaligus: memulihkan kondisi fisiknya dan menjalani konsekuensi dari pelanggaran disiplin yang dilakukan di luar lapangan.
Sebelumnya Terseret Kasus Lain
Ini bukan kali pertama nama Asencio muncul dalam persoalan hukum.
Pada Mei lalu, bek Real Madrid tersebut didakwa oleh Pengadilan Tinggi Gran Canaria dalam sebuah kasus yang berkaitan dengan dugaan perekaman gambar seksual seorang perempuan dan anak di bawah umur serta penyebaran gambar tersebut tanpa persetujuan.
Namun, berdasarkan dakwaan tersebut, perkara pidana yang dikenakan kepada Asencio hanya berkaitan dengan distribusi video eksplisit.
Bukti yang disebut dalam dakwaan menunjukkan bahwa Asencio tidak terlibat dalam proses perekaman video tersebut.
Dengan adanya kasus terbaru ini, Asencio kembali menjadi sorotan di luar lapangan. Real Madrid pun diperkirakan akan menangani persoalan tersebut melalui mekanisme disiplin internal klub, terlepas dari hukuman yang telah dijatuhkan oleh pengadilan.