← Beranda
Alasan Penalti terhadap Real Madrid Dibatalkan dalam Laga Kontra Malaga
M Shofyan Dwi KurniawanKamis, 3 September 2026 | 04.17 WIB
ig @realmadrid

JawaPos.com - Real Madrid mempertahankan start sempurna mereka di awal musim 2026/27 setelah mengalahkan Malaga dengan skor telak 4-0 di Santiago Bernabeu.

Kemenangan tersebut membuat skuad asuhan Jose Mourinho meraih tiga kemenangan dari tiga pertandingan sekaligus tetap berada di puncak klasemen.

Namun, pesta kemenangan Los Blancos sempat diwarnai satu momen kontroversial menjelang pertandingan berakhir.

Pada menit ke-84, wasit Juan Martinez Munuera awalnya menunjuk titik putih setelah menilai Yan Diomande melakukan handball di dalam kotak penalti.

Keputusan tersebut kemudian berubah setelah VAR meminta sang wasit melihat tayangan ulang.

VAR Minta Wasit Meninjau Ulang

Melansir Madrid Universal, insiden bermula ketika Antonio Rudiger berusaha membuang bola di area pertahanan Malaga. Bola kemudian mengenai Diomande dan wasit langsung memberikan penalti untuk Real Madrid.

Namun, petugas VAR Daniel Trujillo Suarez melihat adanya alasan untuk meninjau kembali keputusan tersebut.

“Juan, saya sarankan Anda melakukan peninjauan untuk menganalisis potensi pembatalan penalti,” demikian pesan dari ruang VAR, seperti yang terekam oleh Movistar+.

Martinez Munuera kemudian berjalan menuju monitor di sisi lapangan untuk melihat kembali insiden tersebut dari berbagai sudut.

Dalam proses peninjauan, terungkap bahwa Rudiger merupakan pemain pertama yang menyundul bola sebelum bola mengenai Diomande. Wasit akhirnya mengubah keputusannya.

“Oke, itu Rudiger, itu Rudiger yang menuju ke arah Diomande. Oke, sempurna. Batalkan penalti, saya batalkan penalti,” kata Martinez Munuera.

Mengapa Penalti Dibatalkan?

Pembatalan penalti tersebut bukan keputusan yang muncul secara tiba-tiba. Situasi itu sesuai dengan pedoman handball terbaru yang diterapkan pada musim ini.

Pedoman tersebut memperjelas bahwa sentuhan bola ke tangan atau lengan pemain bertahan tidak otomatis dianggap sebagai pelanggaran apabila bola sebelumnya memantul dari bagian tubuh lain, pemain lain, atau tanah dan kemudian mengenai tangan secara tidak terduga.

Dalam kasus Diomande, bola terlebih dahulu mengenai sundulan Rudiger. Perubahan arah bola tersebut membuat Diomande tidak memiliki cukup waktu untuk bereaksi terhadap datangnya bola. 

Karena kontak dengan tangannya dianggap tidak disengaja dalam situasi tersebut, handball tidak dapat dihukum.  Dengan pertimbangan itu, keputusan penalti pun dibatalkan.

Madrid Tetap Tanpa Kebobolan

Pembatalan penalti tersebut sekaligus memastikan Real Madrid mempertahankan clean sheet dalam kemenangan 4-0 atas Malaga.

Terlepas dari kontroversi pada penghujung pertandingan, laga tersebut berjalan cukup nyaman bagi tim Mourinho.

Tiga kemenangan dari tiga pertandingan menjadi awal yang sempurna bagi Los Blancos dalam upaya mereka mengejar gelar.

Kini, tantangan berikutnya sudah menanti. Real Madrid akan berusaha mempertahankan momentum tersebut ketika menghadapi Real Betis.

Jika performa mereka terus konsisten, start sempurna ini bisa menjadi modal penting dalam perjalanan panjang perebutan gelar La Liga.

EDITOR: Hanny Suwindari