← Beranda
Galatasaray Tegaskan Victor Osimhen Tidak Dijual Usai Tolak Tawaran Al-Hilal Senilai Rp 2,48 Triliun
Risma Azzah FatinMinggu, 16 Agustus 2026 | 02.33 WIB
Victor Osimhen (Bein Sports)

JawaPos.com – Galatasaray menolak tawaran lisan senilai USD 150 juta atau sekitar Rp2,48 triliun dari Al-Hilal untuk mendapatkan Victor Osimhen.

Dilansir dari laman Bein Sports pada Jum'at (14/8), Tawaran tersebut disampaikan melalui perantara, tetapi Galatasaray langsung menegaskan bahwa mereka tidak berminat membuka negosiasi mengenai masa depan penyerang asal Nigeria tersebut.

Sikap itu menunjukkan bahwa Galatasaray masih menganggap Osimhen sebagai bagian penting dari rencana mereka.

Baca Juga: Cedera Lawan Aston Villa, Jordy Wehrmann Absen 3 Bulan Bersama Madura United

Al-Hilal menunjukkan keseriusan untuk mendatangkan Osimhen dengan menawarkan nilai yang sangat besar, tetapi proposal tersebut bahkan tidak berkembang menjadi pembicaraan resmi antara kedua klub.

Galatasaray menilai mempertahankan Osimhen lebih penting daripada memperoleh pemasukan besar dari penjualan pemain tersebut. Dengan demikian, USD 150 juta atau sekitar Rp2,48 triliun belum cukup untuk membuat klub Turki itu mengubah pendiriannya.

Meskipun Galatasaray tidak berniat menjual Osimhen, masa depan sang penyerang masih berpotensi berubah pada bursa transfer musim panas. Osimhen disebut terbuka terhadap kepindahan apabila terdapat tawaran yang menarik bagi dirinya dan klub.

Sementara Atlético de Madrid juga dikaitkan dengan pemain tersebut dengan nilai sekitar USD 86,5 juta atau sekitar Rp1,43 triliun. Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan yang membuat Osimhen meninggalkan Galatasaray.

Galatasaray sebelumnya mengeluarkan sekitar USD 86,5 juta atau sekitar Rp1,43 triliun untuk mempermanenkan Osimhen dari Napoli, yang menjadikannya salah satu transfer terbesar dalam sejarah sepak bola Turki.

Penolakan terhadap tawaran USD 150 juta atau sekitar Rp2,48 triliun menunjukkan bahwa Galatasaray lebih mengutamakan kekuatan kompetitif tim daripada keuntungan finansial jangka pendek.

Untuk sementara, Osimhen tetap menjadi bagian penting Galatasaray dan Al-Hilal harus mencari cara lain apabila ingin mengubah keputusan klub Turki tersebut.

EDITOR: Hanny Suwindari