JawaPos.com – Manchester City kembali menolak tawaran terbaru Barcelona untuk mendapatkan gelandang asal Spanyol, Rodri Hernández.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Jum'at (14/8), Barcelona dilaporkan meningkatkan proposal dari sekitar EUR 45 juta atau Rp855 miliar ditambah bonus menjadi EUR 55–60 juta atau sekitar Rp1,05–1,14 triliun, dengan total paket berpotensi mencapai EUR 65 juta atau sekitar Rp1,24 triliun.
Namun, nilai tersebut masih berada di bawah tuntutan Manchester City untuk melepas salah satu pemain pentingnya.
Manchester City menginginkan jaminan pembayaran sebesar EUR 70–80 juta atau sekitar Rp1,33–1,52 triliun sebelum menyetujui kepergian Rodri. Barcelona masih berusaha mencari formula transfer yang dapat memenuhi tuntutan tersebut.
Sementara Rodri disebut telah memberikan persetujuan untuk bergabung dengan klub Catalan tersebut. Situasi tersebut membuat negosiasi tetap terbuka meskipun dua tawaran Barcelona sejauh ini belum mampu mengubah sikap City.
Kontrak Rodri bersama Manchester City masih berlaku hingga 2027 sehingga faktor waktu menjadi penting dalam menentukan nilai transfernya.
Jika tidak memperpanjang kontrak, posisi City dalam mempertahankan harga tinggi dapat semakin sulit karena masa baktinya akan semakin dekat dengan akhir kontrak.
Di sisi lain, Manchester City juga dikaitkan dengan rencana mendatangkan Enzo Fernández dari Chelsea yang dilaporkan memasang harga sekitar EUR 120 juta atau sekitar Rp2,52 triliun, sehingga penjualan Rodri dengan nilai tinggi dapat membantu menyediakan dana untuk transfer tersebut.
Barcelona kini menghadapi keputusan penting mengenai seberapa besar dana yang bersedia mereka keluarkan untuk mendapatkan Rodri.
Sementara itu, Manchester City harus mempertimbangkan risiko mempertahankan tuntutan harga tinggi ketika pemain tersebut dilaporkan terbuka terhadap kepindahan ke Barcelona.
Untuk saat ini, City kembali menolak tawaran Barcelona, tetapi negosiasi transfer Rodri masih berpeluang berlanjut pada bursa transfer musim panas.