JawaPos.com – Memphis Depay menuduh Corinthians melanggar kesepakatan perpanjangan kontraknya selama dua tahun yang sebelumnya telah disetujui oleh berbagai departemen klub.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Rabu (12/8), Penyerang asal Belanda itu mengaku sangat kecewa setelah Corinthians memutuskan tidak melanjutkan kontraknya dengan alasan kondisi keuangan klub.
Memphis Depay menyatakan bahwa kesepakatan tersebut telah mendapat persetujuan presiden, departemen olahraga, hukum, dan keuangan Corinthians.
Baca Juga: 9 Perubahan Sering Dilakukan di Rumah Setelah Melewati Masa Sulit, Apakah Kamu Pernah Melakukan?
Melalui media sosial, Memphis menegaskan bahwa dirinya menghormati Corinthians selama proses negosiasi, tetapi kini merasa perlu membela kepentingannya atas keputusan manajemen.
Pemain berusia 32 tahun itu juga menyatakan akan mengambil langkah untuk memperjuangkan haknya serta menjanjikan penjelasan lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang.
Laporan media Brasil menyebut Corinthians masih memiliki utang kepada Memphis hampir USD 8 juta sekitar Rp130 miliar belum termasuk bunga.
Memphis bergabung dengan Corinthians pada September 2024 dan mengakhiri masa baktinya setelah mencatatkan 20 gol dalam 79 penampilan.
Selama memperkuat klub Brasil tersebut, ia turut membantu Corinthians meraih tiga trofi, yakni Campeonato Paulista dan Copa do Brasil pada 2025 serta Supercopa Rei pada 2026.
Sementara itu, Presiden Corinthians Osmar Stabile diperkirakan akan menggelar konferensi pers untuk menjelaskan kondisi keuangan klub dan alasan gagalnya perpanjangan kontrak tersebut.