← Beranda
Transparansi Menguat! FIFA Batalkan Investasi Piala Dunia yang Picu Penolakan Konfederasi Regional
Risma Azzah FatinSenin, 3 Agustus 2026 | 13.38 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino (Flashscore)

JawaPos.com – FIFA kembali menghadapi tuntutan transparansi setelah membatalkan rencana penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta.

Dilansir dari laman Flashscore pada Minggu (2/8), Keputusan tersebut diambil menyusul penolakan dari sejumlah konfederasi regional yang mengaku tidak dilibatkan dalam proses pembahasan.

Kondisi tersebut memunculkan kembali sorotan terhadap tata kelola dan mekanisme pengambilan keputusan di tubuh FIFA.

Baca Juga: Spider-Man Brand New Day Buka Penayangan dengan Rekor Box Office Senilai Rp 5 Triliun

Rencana FIFA sebelumnya bertujuan menghimpun dana hingga USD 4,2 miliar atau sekitar Rp68,9 triliun melalui penjualan sekitar 20 persen saham pada unit komersial baru. Dana tersebut direncanakan untuk mendukung pengelolaan berbagai turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia.

Namun, proposal tersebut akhirnya dibatalkan setelah menuai kritik dari berbagai konfederasi sepak bola.

Sejumlah pemimpin sepak bola menyambut baik keputusan FIFA untuk menarik kembali proposal tersebut. Mereka menegaskan bahwa setiap kebijakan yang berdampak terhadap sepak bola dunia harus dibahas secara terbuka, melibatkan seluruh konfederasi, asosiasi anggota, serta pemangku kepentingan terkait.

Transparansi, konsultasi, dan tata kelola yang baik dinilai sebagai prinsip utama yang tidak boleh diabaikan.

Kontroversi tersebut juga dinilai dapat memengaruhi posisi Presiden FIFA, Gianni Infantino, menjelang rencana pencalonannya kembali pada masa jabatan berikutnya.

Sejumlah pengamat menilai polemik ini menunjukkan adanya ketidakpuasan di kalangan anggota FIFA terhadap gaya kepemimpinannya.

Meski demikian, FIFA menegaskan bahwa pembatalan proposal dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari seluruh pihak.

EDITOR: Hanny Suwindari