JawaPos.com – FIGC dilaporkan mulai bergerak mencari sosok yang tepat untuk membangkitkan kembali Timnas Italia.
Dilansir dari The Chosun, Pep Guardiola menjadi target utama setelah posisi pelatih kepala kosong, bahkan jajaran petinggi FIGC disebut telah melakukan pendekatan langsung kepada pelatih asal Spanyol tersebut.
Menurut laporan Sky Sports, Paolo Maldini bersama penasihatnya, Leonardo, melakukan perjalanan ke Barcelona dan menghabiskan waktu selama tiga hari untuk bertemu Guardiola.
Baca Juga: Konflik FIFA dan UEFA Memuncak, Aleksander Čeferin Boikot Final Piala Dunia 2026
Dalam pertemuan tersebut, keduanya memaparkan proyek besar pembangunan kembali Azzurri sekaligus berupaya meyakinkan Guardiola agar bersedia menangani tim nasional Italia.
Italia tengah menghadapi masa sulit setelah gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia secara beruntun, yakni 2018, 2022, dan 2026.
Meski sempat mengangkat trofi Euro 2020, kegagalan kembali tampil di panggung sepak bola terbesar dunia memicu evaluasi besar-besaran di tubuh federasi.
Situasi itu juga berujung pada mundurnya Gennaro Gattuso pada April lalu setelah gagal membawa Italia melewati babak kualifikasi.
FIGC menunjuk Paolo Maldini sebagai direktur teknik dan menggandeng Leonardo yang berpengalaman di level internasional bersama timnas Brasil serta Paris Saint-Germain.
Langkah pertama mereka adalah mencoba merekrut Guardiola, yang kini berstatus tanpa klub setelah mengakhiri kerja sama selama satu dekade bersama Manchester City.
Selama menangani The Citizens, Guardiola mempersembahkan 20 trofi dengan persentase kemenangan mencapai 70,8 persen.
Meski sebelumnya Guardiola menyatakan ingin beristirahat dari dunia kepelatihan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, ia pernah mengakui bahwa melatih tim nasional merupakan tantangan yang menarik.
Jadwal pertandingan yang tidak sepadat klub dinilai dapat menjadi pilihan ideal jika ia memutuskan kembali ke dunia sepak bola.
Di sisi lain, FIGC juga menyiapkan opsi lain seperti Roberto Mancini dan Andrea Pirlo apabila Guardiola menolak tawaran tersebut.
Hingga kini belum ada kesepakatan resmi antara kedua belah pihak. Namun, pendekatan langsung yang dilakukan FIGC menunjukkan besarnya keinginan Italia untuk membawa salah satu pelatih terbaik dunia memimpin proyek kebangkitan Azzurri.
Kini keputusan sepenuhnya berada di tangan Guardiola, yang akan menentukan apakah ia siap memulai babak baru bersama juara dunia empat kali tersebut atau tetap melanjutkan masa istirahatnya.