← Beranda
5 Momen Epik Arsenal Tak Cukup Hentikan PSG Meraih Gelar Eropa Beruntun
Risma Azzah FatinMinggu, 31 Mei 2026 | 16.10 WIB
Skuad tim Arsenal (Instagram @arsenal)

JawaPos.com – Arsenal harus menunda impian meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub setelah kalah 3-4 dalam adu penalti dari PSG pada final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest.

Meski gagal mengangkat trofi, The Gunners menampilkan perjuangan luar biasa sepanjang pertandingan dan beberapa kali mampu membuat juara bertahan berada dalam tekanan besar.

Berikut 5 momen epik yang menunjukkan daya juang Arsenal sebelum akhirnya tunduk melalui drama adu penalti, seperti dilansir dari laman ESPN pada Minggu (31/5).

1.     Gol Cepat Havertz Membuka Harapan Arsenal

Arsenal mengawali pertandingan dengan sempurna melalui gol Kai Havertz pada menit keenam. Penyerang asal Jerman itu memanfaatkan bola liar di kotak penalti sebelum melepaskan penyelesaian akurat ke sudut atas gawang PSG.

Gol tersebut membuat para pendukung Arsenal bermimpi menyaksikan klub kesayangannya meraih gelar Liga Champions pertama. Keunggulan cepat itu juga memberi tekanan besar kepada PSG sejak awal pertandingan.

2.     Pertahanan Kokoh Menahan Gempuran Juara Bertahan

Setelah unggul, Arsenal dipaksa bertahan menghadapi dominasi serangan PSG. Gabriel dan rekan-rekannya berkali-kali melakukan blok penting untuk menggagalkan peluang lawan.

David Raya juga tampil sigap dengan sejumlah penyelamatan krusial yang menjaga keunggulan timnya. Ketangguhan lini belakang Arsenal membuat PSG frustrasi sepanjang sebagian besar waktu normal pertandingan.

3.     Penalti Ousmane Dembélé Mengubah Arah Pertandingan

PSG akhirnya menyamakan skor melalui penalti Ousmane Dembélé pada babak kedua. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan dan membuat Arsenal berada di bawah tekanan yang lebih besar.

Meski demikian, pasukan Mikel Arteta tidak kehilangan semangat dan terus berjuang mempertahankan peluang mereka. Arsenal tetap mampu memaksa pertandingan berjalan ketat hingga akhir waktu normal.

4.     Arsenal Bertahan hingga Perpanjangan Waktu dengan Pengorbanan Besar

Arsenal menunjukkan karakter kuat ketika berhasil membawa pertandingan ke babak tambahan waktu. Myles Lewis-Skelly melakukan penyelamatan penting yang menggagalkan peluang emas Khvicha Kvaratskhelia.

David Raya juga beberapa kali keluar dari sarangnya untuk mengamankan situasi berbahaya di depan gawang. Berkat kerja keras seluruh tim, Arsenal mampu menahan PSG hingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

5.     Adu Penalti Menjadi Akhir Mimpi Arsenal

Dalam adu penalti, Arsenal sempat memperoleh harapan ketika David Raya menggagalkan tendangan Nuno Mendes.

Namun kegagalan Eberechi Eze dan Gabriel dalam mengeksekusi penalti menjadi pukulan telak bagi The Gunners. Lucas Beraldo berhasil mencetak gol penting untuk PSG sebelum penalti Gabriel melambung di atas mistar.

Arsenal pun harus menerima kenyataan pahit, sementara PSG mempertahankan gelar Liga Champions setelah menang 4-3 dalam adu penalti.

EDITOR: Hanny Suwindari