← Beranda
Persija Buka Suara soal Kericuhan Lawan Persita, Suporter Jadi Perhatian
Andika Rachmansyah• Senin, 19 Oktober 2026 | 02.34 WIB
Kericuhan terjadi antara suporter Persita Tangerang dan Persija Jakarta dalam laga Super League di Banten Internasional Stadium, Serang, Sabtu (17/10/2026). Persija menyampaikan simpati kepada suporter yang terluka dalam kericuhan di Banten International Stadium. Klub juga mengajak semua pihak menjaga situasi tetap kondusif. (X/@KelvinMP48)

JawaPos.com - Persija Jakarta buka suara terkait kericuhan antarsuporter saat menghadapi Persita Tangerang pada pekan kelima Super League 2026/2027. Macan Kemayoran menyampaikan keprihatinan atas insiden yang menyebabkan sejumlah suporter mengalami luka-luka.

Persija kalah dramatis 2-3 dari Persita dalam pertandingan di Banten International Stadium (BIS), Serang, Banten, Sabtu (17/10/2026) malam. Gol penentu kemenangan tuan rumah tercipta pada menit ke-90+5.

Selain hasil pertandingan, perhatian tertuju pada kericuhan di tribune penonton saat jeda babak pertama. Insiden tersebut membuat dimulainya babak kedua tertunda sekitar 30 menit.

Menanggapi kejadian itu, Persija menyampaikan simpati kepada seluruh pihak yang terdampak, khususnya suporter yang mengalami luka-luka. Klub berharap para korban mendapatkan penanganan medis yang diperlukan dan segera pulih.

"Persija menyampaikan simpati kepada seluruh pihak yang terdampak, khususnya mereka yang mengalami luka-luka. Kami berharap seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang diperlukan dan dapat segera pulih," tulis Persija melalui akun Instagram resminya, Minggu (18/10/2026).

Persija juga menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan yang membahayakan keselamatan orang lain tidak dapat dibenarkan. Klub mengingatkan para suporter agar menjaga ketertiban dan tidak mudah terpancing oleh situasi yang berpotensi memperkeruh keadaan.

"Kami mengimbau seluruh suporter untuk tetap tenang, menahan diri, menjaga ketertiban, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun tindakan yang berpotensi memperkeruh situasi," tegas Persija.

Lebih lanjut, Persija menyatakan tengah menghimpun informasi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperoleh gambaran kejadian secara utuh. Langkah tersebut dilakukan agar klub dapat menyikapi insiden berdasarkan fakta yang telah terverifikasi.

Persija berkomitmen menangani persoalan tersebut secara objektif dan bertanggung jawab dengan tetap menghormati ketentuan yang berlaku. Klub juga mengajak seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif demi terciptanya lingkungan sepak bola yang aman.

Baca Juga: Prediksi Skor NEC Nijmegen vs Fortuna Sittard: 7 Laga Nirmenang, Tuan Rumah Dibayangi Tren Buruk

"Persija mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas demi terciptanya iklim sepak bola Indonesia yang aman dan bermartabat," tutup pernyataan Persija.

Kericuhan tersebut menambah daftar insiden kekerasan yang mewarnai sepak bola nasional dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, bus tim Persib Bandung U-18 diserang. Rombongan suporter Persija yang melakukan perjalanan pulang dari Bantul juga dilaporkan mengalami penyerangan.

Baca Juga: Prediksi Skor Lorient vs Monaco: Pemuncak Klasemen Dibayangi Ancaman Tuan Rumah

EDITOR: Hendra