← Beranda
PSIM vs PSM Makassar Tanpa Penonton, Brajamusti dan The Maident Diminta Patuhi Aturan
Andre Rizal Hanafi• Rabu, 14 Oktober 2026 | 04.53 WIB
Laga PSIM Vs PSM digelar tanpa penonton di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10). (Istimewa)

 

JawaPos.com – Laga PSIM Yogyakarta melawan PSM Makassar pada pekan kelima BRI Super League 2026/27 dipastikan berlangsung tanpa penonton.

Pertandingan tersebut tetap digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, pada Jumat (16/10) pukul 15.30 WIB.

Keputusan ini diambil karena jadwal pertandingan berdekatan dengan persiapan agenda nasional, Silaturahim Nasional (SILANAS) III Jam'iyyatul Qurra' wal Huffazh 2026.

Baca Juga: Persija Jakarta Makin Perkasa di BRI Super League, Fabio Calonego Tak Mau Cepat Puas

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu (18/10) di kawasan stadion.

Meski tidak bisa dihadiri suporter, pertandingan kandang Laskar Mataram tetap mendapatkan izin untuk digelar di Stadion Sultan Agung.

Namun, Pemerintah Kabupaten Bantul memberikan syarat pembatasan massa demi menjaga kelancaran persiapan kegiatan nasional tersebut.

Baca Juga: Bukan Soal Taktik, Thom Haye Ungkap Dilema Persib Bandung di Tengah Jadwal Yang Padat

Ketua Match Organizing Committee (MOC) atau Panitia Pelaksana PSIM Ermantino Handokomulyo menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bantul dan kepolisian yang telah memberikan izin penyelenggaraan pertandingan.

Menurut Ermantino, keputusan menggelar laga tanpa penonton merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga ketertiban sekaligus memastikan persiapan SILANAS III tidak terganggu.

"Kami berterima kasih kepada Pemkab Bantul dan pihak kepolisian yang mengizinkan laga kandang ini tetap digelar di SSA. Namun, agar tidak mengganggu persiapan serta pemeliharaan fasilitas SILANAS III, kami sepakat pertandingan harus steril dari penonton," ujar Ermantino.

Untuk memastikan situasi tetap kondusif, panitia pelaksana akan melakukan sterilisasi di area luar stadion hingga Ring 1 pada hari pertandingan.

Akses masuk hanya diberikan kepada pemain, ofisial, serta pihak berkepentingan yang memiliki akreditasi resmi.

Dengan aturan tersebut, suporter PSIM, termasuk Brajamusti dan The Maident, tidak dapat memberikan dukungan secara langsung dari tribun.

Baca Juga: Shifana Rizka Senang Timnas Putri Indonesia U-17 Lolos ke Piala Asia U-17

Panpel dan manajemen klub pun memahami bahwa keputusan ini berpotensi menimbulkan kekecewaan di kalangan pendukung.

Meski demikian, suporter diminta menghormati kebijakan yang telah disepakati.

Panpel secara khusus mengimbau pendukung PSIM agar tidak datang ke kawasan Stadion Sultan Agung maupun menggelar konvoi di jalanan.

Baca Juga: Prediksi Skor Millwall vs Swansea City: Kesempatan Elkan Baggott Tambah Menit Bermain

Ermantino berharap seluruh elemen suporter bisa bekerja sama menjaga situasi tetap aman sehingga pertandingan dapat berjalan sesuai rencana.

"Kami memohon pengertian dan kerja sama seluruh pendukung setia PSIM untuk mematuhi aturan ini. Doa dan energi positif dari kediaman masing-masing akan tetap sampai dan menjadi kekuatan utama perjuangan Laskar Mataram di lapangan," tandas Ermantino Handokomulyo.

Dengan pertandingan tanpa penonton, PSIM tetap harus memaksimalkan persiapan untuk menghadapi PSM Makassar.

Baca Juga: Eksklusif! 24 Seniman Bangun Monumen Digital Timnas Indonesia, Kisah Haru di Balik GARUDA 2026

Dukungan suporter memang tidak hadir langsung di stadion, tetapi tim diharapkan tetap tampil maksimal demi meraih hasil positif pada pekan kelima BRI Super League 2026/27.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah