JawaPos.com – Pelatih Borneo FC Samarinda, Mauro Jeronimo, membela Ikhsan Nul Zikram setelah timnya kalah 1-2 dari Java United FC pada pekan keempat Super League 2026/27. Ia menilai gelandang berusia 23 tahun itu telah menunjukkan kerja keras meski penampilannya mendapat sorotan.
Pertandingan di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (11/10), menjadi hasil mengecewakan bagi Pesut Etam. Borneo FC gagal membawa pulang poin setelah Java United mengamankan kemenangan di kandang sendiri.
Di tengah hasil tersebut, performa Ikhsan turut menjadi perhatian. Namun, Jeronimo menilai penampilan pemain mudanya itu tidak seharusnya dinilai negatif tanpa mempertimbangkan kontribusinya sepanjang pertandingan.
Pelatih asal Portugal itu menyebut Ikhsan telah menunjukkan sikap dan mentalitas yang baik. Ia juga menilai sang pemain menjadi salah satu sosok yang bekerja keras membantu tim selama pertandingan.
“Secara sikap dan mentalitas, penampilan Ikhsan sangat bagus. Dia adalah salah satu pemain yang paling banyak berlari, memotong jalur bola, dan bekerja keras sepanjang 90 menit untuk membantu tim ini,” ujar Mauro Jeronimo dilansir iLeague.
Jeronimo menegaskan, kekalahan dari Java United tidak bisa dibebankan kepada satu pemain saja. Menurut dia, kondisi fisik tim juga perlu menjadi pertimbangan dalam mengevaluasi penampilan Borneo FC.
Sebelum bertandang ke Semarang, Pesut Etam lebih dahulu menjalani laga tandang di Thailand dalam ajang ASEAN Club Championship 2026/27. Perjalanan panjang dan waktu pemulihan yang terbatas membuat tim harus menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Situasi tersebut menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan tim pelatih. Jeronimo memilih mengevaluasi persoalan secara menyeluruh daripada terburu-buru menyalahkan individu setelah kekalahan.
Bagi Borneo FC, hasil di Stadion Jatidiri menjadi catatan yang perlu segera diperbaiki. Evaluasi akan mencakup aspek taktik dan kemampuan tim menjaga konsistensi permainan di tengah jadwal yang padat.
Baca Juga: Prediksi Skor Coventry vs Newcastle: The Magpies Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah
Jeronimo memastikan jajaran pelatih akan melakukan analisis lebih lanjut setelah tim kembali ke Samarinda. Rekaman pertandingan akan digunakan untuk mengidentifikasi kekurangan yang perlu dibenahi sebelum menghadapi laga berikutnya.
“Kami tidak akan menilai performa hanya dari satu sudut pandang. Setelah kembali ke Samarinda, tim kepelatihan akan langsung melakukan evaluasi taktis secara menyeluruh menggunakan rekaman video pertandingan guna membenahi kekurangan yang ada,” tutupnya.
Kekalahan tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Borneo FC untuk segera berbenah agar tetap kompetitif di Super League 2026/27.
Sementara itu, pembelaan Jeronimo terhadap Ikhsan menunjukkan upayanya menjaga kepercayaan diri pemain di tengah tekanan setelah hasil yang kurang memuaskan.
Baca Juga: Prediksi Skor Coventry vs Newcastle: The Magpies Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah