JawaPos.com – Persebaya sejatinya cukup agresif. Terbukti, Green Force menjadi salah satu tim dengan jumlah tembakan terbanyak di Super League 2026–2027.
Dari empat laga, Persebaya melepaskan total 58 tembakan (lihat grafis). Mereka hanya kalah dari Bhayangkara FC. Tim berjuluk The Guardians itu mencatatkan 59 tembakan.
Meski banyak melepaskan tembakan, jumlah gol yang dicetak Green Force minim. Bayangkan, dari 58 tembakan, hanya empat yang mampu berbuah gol.
Itu pun tiga di antaranya dicetak oleh satu pemain, yakni Alex Martins.
Winger Persebaya, Miguel Pereira, menyadari bahwa timnya memang kurang tajam. “Kami punya peluang, tetapi gagal mencetak (banyak gol),” kata pemain asal Portugal itu dalam sesi wawancara dengan I.League.
Ingin Cetak Gol Lebih Awal
Padahal, Miguel berharap timnya bisa mencetak gol pada menit-menit awal.
“Apalagi melawan tim yang kadang bermain bertahan, penting bagi kami untuk mencetak gol lebih awal agar permainan bisa lebih terbuka,” bebernya.
Namun, dia tahu bahwa selalu ada kendala yang dihadapi di lapangan. Dia mencontohkan laga kontra Isemunlang yang digelar di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.
“Di laga perdana, kami pernah bermain di lapangan ini (PKOR). Dan kondisi lapangan di sini sangat-sangat sulit.
Jadi, untuk menang, kami harus benar-benar kuat,” ungkapnya.
Meski begitu, Miguel tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Sebab, baginya, ada hal yang jauh lebih penting.
“Yang paling penting adalah kami mengumpulkan tiga poin, dan kami sangat-sangat senang. Kami harap Bonet dan Bonita juga senang,” bebernya. (gus/ali)
Baca Juga: Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: Rekor Pertemuan Jadi Modal Tuan Rumah