← Beranda
Ketum The Jakmania Buka Suara usai Bus EPA Persib Diserang Oknum Suporter
Andika Rachmansyah• Senin, 12 Oktober 2026 | 19.04 WIB
Ketum The Jakmania 2026-2029, Muhammad Aditya Putra. (instagram @infokomjakmania)

 

JawaPos.com - Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra angkat bicara terkait insiden bus rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18.

Bus itu diserang oleh oknum yang diduga dari kelompok suporter Persija Jakarta.

Aditya sangat menyayangkan insiden tersebut dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke pihak kepolisian. 

Baca Juga: Prediksi Skor Lens vs Sporting Lisbon di Liga Champions: Leoes Berpeluang Curi Kemenangan Tandang

Bus rombongan Persib U-18 diserang di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10).

Dalam video yang beredar luas di media sosial, bus tersebut terlihat mengalami kerusakan, termasuk sejumlah kaca yang pecah akibat lemparan benda keras.

Dalam insiden tersebut, beberapa koper milik ofisial dan pemain Persib U-18 juga dijarah.

Baca Juga: Real Betis Bantai Osasuna 5-2, Nyaman di Posisi Ketiga Klasemen La Liga

Selain itu, Media Officer Persib untuk EPA, Pandu Persada, dilaporkan mengalami kekerasan fisik.

Insiden tersebut diduga melibatkan oknum suporter Persija yakni The Jakmania.

Dugaan itu muncul setelah Persib menyebut rombongan Persib U-18 berpapasan dengan kelompok suporter tersebut, yang sedang dalam perjalanan pulang setelah mendukung timnya bertanding di Yogyakarta.

"Dari perspektif manapun, kejadian semalam jelas salah. Kami sedang terus mengidentifikasi siapa yang melakukan," tulis Aditya dikutip dari akun Instagram pribadinya @adityaptr19, Senin (12/10).

Aditya mengungkapkan, akan berkoordinasi dengan petugas yang berwenang untuk mengidentifikasi pelaku.

Dia menyerahkan proses hukum kepada pihak yang berwenang.

Baca Juga: Prediksi Skor Coventry City vs Newcastle United di Liga Inggris: The Magpies Jinakkan Tuan Rumah

"Untuk selanjutnya, kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada yang berwenang. Mohon maaf atas apa yang terjadi," terang dia.

Sementara, Manajemen Persib, mengutuk keras insiden penyerangan yang mengarah kepada para pemain mudanya tersebut.

Manajemen Pangeran Biru menegaskan akan menempuh jalur hukum untuk meneyelesaikan masalah tersebut. 

Baca Juga: Erick Thohir Bangga Timnas Putri Indonesia Lolos Piala Asia U-17 2027

"Persib memandang serius insiden ini karena menyangkut keselamatan personel yang sedang menjalankan tugas profesional, sekaligus dugaan perusakan kendaraan dan pengambilan barang milik rombongan tanpa hak," tulis Persib.

"Segala bentuk kekerasan dan tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain tidak dapat dibenarkan. Oleh karena itu, kejadian ini perlu ditangani secara serius, objektif, dan melalui jalur hukum agar fakta dapat diungkap serta pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku," lanjut pernyataan itu.

Baca Juga: Marseille Kembali Menang, Kalahkan Troyes 2-0 di Ligue 1!

Manajemen Persib juga mengimbau seluruh pihak terutama suporter untuk menahan diri.

Mereka meminta Bobotoh tetap tenang dan tidak melakukan tindakan balasan yang berpotensi memperkeruh situasi. 

"Persib mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terdampak dan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan dengan baik," lanjut pernyataan itu.

"Seluruh pihak juga diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan balasan yang dapat memperburuk situasi," tulis keterangan resmi Persib.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah