← Beranda
Tembus Rp 2,16 Miliar! Persik Kediri Lengkapi 8 Wonderkid Lokal Arungi Super League 2026/2027
Moch. Rizky Pratama Putra• Selasa, 29 September 2026 | 17.29 WIB
Marselinus Ama Ola menambah pilihan pemain muda Persik Kediri untuk mengarungi Super League 2026/2027 dan League Cup 2026/2027. (Persik)

 

JawaPos.com - Persik Kediri menambah dua pemain muda, Muhammad Badrian Ilham dan Marselinus Ama Ola, pada penutupan jendela transfer pertama Super League 2026/2027.

Total nilai pasar keduanya mencapai sekitar Rp 2,16 miliar, demi memperkuat opsi pemain lokal muda untuk mengarungi kompetisi musim ini.

Dua rekrutan anyar tersebut bukan sekadar tambahan jumlah pemain dalam skuad Persik Kediri, tetapi juga menawarkan fleksibilitas karena mampu bermain di beberapa posisi berbeda.

Baca Juga: PSS Sleman Benahi Lini Tengah di Jeda FIFA Match Day, Pieter Huistra Siapkan Formula Baru

Kehadiran Badrian Ilham dan Marselinus Ama Ola membuat pilihan pemain muda di tubuh Macan Putih semakin beragam untuk menghadapi padatnya agenda kompetisi.

Badrian Ilham Bawa Fleksibilitas di Lini Tengah

Muhammad Badrian Ilham menjadi salah satu rekrutan anyar Persik Kediri yang punya kemampuan bermain di tiga posisi lini tengah, yakni gelandang serang, gelandang tengah, dan gelandang bertahan.

Pemain kelahiran 11 Juni 2002 tersebut didatangkan dari Persis Solo yang saat ini berkompetisi di Pegadaian Championship 2026/2027.

Baca Juga: John Herdman Anggap Kartu Merah Thom Haye Sebagai Berkah dalam Kesulitan

Kemampuan versatile itu sudah terlihat ketika Badrian Ilham memperkuat Persita dalam rentang 2023 hingga 2025.

Dalam periode tersebut, dia mampu mengisi tiga posisi berbeda di lini tengah dan mencatat total 34 penampilan dengan torehan satu gol serta dua assist.

Catatan tersebut menjadi salah satu modal Badrian Ilham ketika bergabung dengan Persik Kediri untuk musim 2026/2027.

Berdasar data Transfermarkt yang tercantum dalam informasi transfer ini, nilai pasar pemain tersebut mencapai Rp 869,08 juta.

Dengan kemampuan menempati beberapa posisi, Badrian Ilham berpotensi memberikan pilihan tambahan bagi Persik Kediri di sektor tengah.

Rekrutmen pemain seperti ini juga membuat komposisi skuad lebih fleksibel karena satu pemain dapat menjalankan kebutuhan taktik di lebih dari satu area permainan.

Baca Juga: Persija Raih 3 Kemenangan Beruntun, Stjepan Loncar Akui Pemain Asing Masih Perlu Adaptasi

Marselinus Ama Ola, Winger yang Bisa Jadi Penyerang

Marselinus Ama Ola menjadi nama kedua yang bergabung dengan Persik Kediri menjelang penutupan jendela transfer pertama Super League 2026/2027.

Pemain kelahiran 21 Maret 2005 tersebut sebelumnya mulai mendapat perhatian ketika memperkuat Timnas Indonesia U20 asuhan Indra Sjafri pada Piala AFF U19 2024.

Posisi natural Marselinus Ama Ola berada di sektor sayap kanan, tetapi kemampuannya tidak terbatas di area tersebut.

Baca Juga: Progres Apik Sandy Walsh! Kondisi Terbaru Bintang Persib Bandung dan Timnas Indonesia usai Cedera

Pemain asal NTT itu juga dapat dimainkan sebagai sayap kiri maupun penyerang tengah sehingga memberikan alternatif tambahan bagi lini depan Persik Kediri.

Fleksibilitas menjadi salah satu aspek menarik dari perekrutan Marselinus Ama Ola.

Pada usia yang masih muda, dia datang dengan pengalaman bermain di level tim nasional kelompok umur sekaligus kemampuan mengisi beberapa posisi ofensif.

Baca Juga: Persib Bandung Siap Bawa Nama Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup

Nilai pasar Marselinus Ama Ola berdasarkan data Transfermarkt mencapai Rp 1,30 miliar.

Jika digabungkan dengan nilai pasar Badrian Ilham sebesar Rp 869,08 juta, nilai pasar kedua pemain baru Persik Kediri berada di kisaran Rp 2,16 miliar.

Persik Kediri Punya Banyak Opsi Pemain Muda

Bergabungnya Badrian Ilham dan Marselinus Ama Ola membuat Persik Kediri semakin dipenuhi pemain lokal usia muda.

Sebelum keduanya datang, terdapat delapan nama yang masuk dalam daftar pemain muda klub, yakni Husna Al Malik, Daffa Salman, Dimas Pamungkas, Zanadin Fariz, Fransiskus Alesandro, Rendy Sanjaya, Althaf Alrizky, dan Dzaky Asraf.

Baca Juga: Ikhwan Tanamal Siap Tampil Maksimal, Persib Bandung Incar Tiga Poin di Kandang Port FC

Delapan pemain tersebut memiliki rentang usia 22 hingga 24 tahun berdasarkan data yang diberikan.

Husna Al Malik tercatat berusia 23 tahun, Daffa Salman 24 tahun, Dimas Pamungkas 22 tahun, Zanadin Fariz 22 tahun, Fransiskus Alesandro 24 tahun, Rendy Sanjaya 22 tahun, Althaf Alrizky 23 tahun, dan Dzaky Asraf 23 tahun.

Komposisi itu menunjukkan Persik Kediri memiliki cukup banyak opsi pemain lokal dari kelompok usia muda dalam skuad musim 2026/2027.

Baca Juga: Adhyaksa FC Bekasi Tumbang dari PSMS Medan, Widyantoro Akui Perlu Evaluasi

Kehadiran Badrian Ilham dan Marselinus Ama Ola kemudian memperluas pilihan tersebut dengan karakter permainan yang berbeda, terutama dari sisi fleksibilitas posisi.

Direktur Olahraga Persik Kediri Razzi Taruna menyebut, perekrutan kedua pemain sudah melewati proses pemantauan yang panjang dan matang.

“Kehadiran mereka merupakan bagian dari rencana klub untuk membangun tim yang kompetitif. Keduanya memiliki kualitas, karakter, dan visi yang sesuai dengan Persik Kediri," kata Razzi Taruna.

Baca Juga: Persiraja Terpuruk di Zona Degradasi, Jaya Hartono dan Seluruh Staf Pelatih Dipecat

Dibutuhkan untuk Super League dan League Cup

Perekrutan Badrian Ilham dan Marselinus Ama Ola juga tidak terlepas dari kebutuhan Persik Kediri menghadapi dua kompetisi pada musim 2026/2027.

Selain Super League 2026/2027, PSSI dan I.League kembali menggelar kompetisi lintas divisi bertajuk League Cup 2026/2027.

Situasi tersebut membuat Persik Kediri harus menyesuaikan kedalaman skuad dengan agenda pertandingan yang akan dijalani.

Pemain yang mampu menempati lebih dari satu posisi menjadi salah satu opsi untuk membantu klub mengatur komposisi tim sepanjang musim.

Baca Juga: Kas Hartadi Sebut Antisipasi Set Piece Biang Kerok Kelalahan RANS Nusantara FC dari Deltras FC

Razzi Taruna menegaskan dua pemain baru tersebut diharapkan tidak hanya menambah kedalaman skuad Persik Kediri.

“Kami percaya, keduanya tidak hanya menambah kedalaman skuad tim Macan Putih, tapi juga memberikan dampak positif bagi performa tim. Karena musim ini kita akan terjun di Super League 2026/2027 dan League Cup 2026/2027," jelas Razzi Taruna.

Dengan demikian, Badrian Ilham dan Marselinus Ama Ola datang membawa dua modal berbeda ke Persik Kediri, yakni fleksibilitas posisi dan pengalaman di level kelompok umur nasional.

Baca Juga: Debut Daffa Wardhana Berbuah Kemenangan, Persikad Depok Sapu Bersih Tiga Laga Awal

Nilai pasar gabungan sekitar Rp 2,16 miliar sekaligus menjadi bagian dari gambaran investasi pemain muda yang tengah menghiasi komposisi skuad Persik Kediri untuk musim 2026/2027.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah