← Beranda
Prediksi Susunan Pemain Malaysia vs Timnas Indonesia: Derby yang Wajib Dimenangkan
Taufiq Ardyansyah• Senin, 28 September 2026 | 14.35 WIB
Selebrasi pemain Timnas Indonesia Ole Romeny saat membobol gawang Singapura pada FIFA ASEAN Cup di SUGBK, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Malaysia vs Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi duel sarat gengsi. John Herdman memahami rivalitas dan meminta skuad Garuda fokus. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com – Timnas Indonesia sudah lima tahun tidak berhadapan dengan Malaysia di level senior. Pertemuan terakhir kedua negara terjadi pada 19 Desember 2021 dalam ajang Piala AFF 2020. Kala itu, Timnas Indonesia yang masih ditangani Shin Tae-yong berhasil menundukkan Malaysia dengan skor telak 4-1 di National Stadium, Singapura.

Kini, kedua negara kembali bertemu dengan cerita berbeda. John Herdman, yang pada 2021 masih melatih Timnas Kanada, kini memimpin Indonesia menghadapi rival lamanya. Duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, malam ini (28/9) sekaligus menjadi pertemuan pertamanya dengan Malaysia sebagai pelatih skuad Garuda (siaran langsung Indosiar pukul 19.30 WIB).

Herdman tidak asing dengan atmosfer pertandingan penuh gengsi. Pelatih asal Inggris itu berasal dari Newcastle, kota yang memiliki rivalitas panjang dengan Sunderland. Persaingan kedua klub tersebut dikenal sebagai Tyne-Wear Derby dan telah berlangsung sejak akhir abad ke-19.

Selain Sunderland, Newcastle juga memiliki rivalitas regional dengan Middlesbrough. Pertemuan kedua klub itu dikenal sebagai Tyne-Tees Derby. Kedua rivalitas tersebut menjadi bagian dari tradisi sepak bola di wilayah timur laut Inggris yang dikenal Herdman sejak lama.

Pengalaman tersebut memberinya gambaran tentang besarnya arti sebuah derby bagi suporter. Hal serupa juga dia rasakan saat menangani Timnas Kanada ketika bertanding melawan Amerika Serikat. Pertemuan Kanada melawan Amerika Serikat kerap menjadi duel yang sarat gengsi.

Karena itu, Herdman memahami bahwa laga Indonesia kontra Malaysia memiliki makna lebih dari sekadar pertandingan biasa. Dia mengaku sudah merasakan antusiasme masyarakat Indonesia sejak berada di hotel tempatnya menginap.

”Setiap hari saat sarapan, banyak orang di hotel tempat saya menginap mengatakan hal yang sama kepada saya: Lawan Malaysia, kamu harus menang,” ungkapnya.

Meski demikian, Herdman meminta para pemain tidak terbebani oleh tekanan suporter. Dia ingin anak asuhnya menghormati pertandingan dan memahami arti penting laga tersebut tanpa kehilangan fokus. ”Jangan bermain karena tekanan momennya, tetapi hormati pertandingan tersebut,” tegas pelatih 51 tahun tersebut.

Herdman juga menekankan pentingnya memberikan kemampuan terbaik di lapangan. Menurut dia, perjuangan para pemain akan membuat suporter ikut merasakan semangat pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup: Garuda Tekuk Harimau Malaya

”Jika kami ingin memenangkan derby dengan dukungan para suporter di belakang kami, kami harus memberikan segalanya,” ungkap mantan pelatih Toronto FC tersebut.

Di sisi lain, Herdman mengingatkan bahwa Malaysia memiliki kualitas yang patut diwaspadai.

Harimau Malaya membawa sejumlah pemain naturalisasi untuk menghadapi Indonesia, yakni Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, dan Brad Tapp. Ketiganya merupakan pemain yang memperkuat Johor Darul Ta'zim (JDT).

Bergson merupakan penyerang asal Brasil. Hidalgo berposisi sebagai gelandang dan berasal dari Argentina, sedangkan Tapp merupakan bek kelahiran Australia.

Hidalgo bahkan telah menjalani debut bersama Malaysia saat menghadapi Bangladesh pada 25 September lalu.

”Mereka adalah tim yang bagus. Mereka memasukkan banyak pemain baru ke dalam skuad dan mereka memiliki ancaman nyata,” ungkapnya.

Fokus dan Tidak Terintimidasi

Di kubu lawan, pelatih interim Malaysia Tan Cheng Hoe menyadari bahwa menghadapi Indonesia di SUGBK bukan perkara mudah. Dia memperkirakan pertandingan akan berlangsung dengan intensitas tinggi, terlebih Indonesia mendapat dukungan penuh dari suporter tuan rumah.

Meski demikian, Cheng Hoe mengingatkan anak asuhnya agar tetap fokus dan tidak terintimidasi oleh atmosfer stadion.

Dia meminta para pemain menjaga ketenangan serta berkonsentrasi pada permainan sendiri sepanjang pertandingan.

”Kami harus tetap fokus. Kami tahu bermain melawan Indonesia bukan pertandingan yang mudah,” tegasnya. 

Prediksi Susunan Pemain Malaysia vs Timnas Indonesia

Malaysia (4-3-3):
16-Syihan Hazmi (PG); 21-Dion Cools (c), 5-Brad Tapp, 22-La'Vere Corbin-Ong, 2-Daniel Ting; 12-Stuart Wilkin, 15-Nooa Laine, 4-Manuel Hidalgo; 10-Arif Aiman, 9-Bergson, 7-Faisal Halim.

Pelatih: Tan Cheng Hoe

Indonesia (4-3-3):
12-Maarten Paes (PG); 2-Kevin Diks (c), 20-Elkan Baggott, 23-Justin Hubner, 17-Calvin Verdonk; 14-Joey Pelupessy, 19-Thom Haye, 18-Ivar Jenner; 10-Ole Romeny, 9-Mitchell Baker, 11-Ragnar Oratmangoen.

Pelatih: John Herdman

Live: Indosiar
Kickoff: 19.30 WIB
Venue: Stadion Utama Gelora Bung Karno

Baca Juga: Gagal Ulangi Sukses Euro 2024, Timnas Georgia Pecat Willy Sagnol

HASIL 10 PERTEMUAN TERAKHIR

  1. 19 Desember 2021: Malaysia 1-4 Indonesia (AFF Championship)

  2. 19 November 2019: Malaysia 2-0 Indonesia (FIFA World Cup Qualifier)

  3. 5 September 2019: Indonesia 2-3 Malaysia (FIFA World Cup Qualifier)

  4. 6 September 2016: Indonesia 3-0 Malaysia (International Friendly)

  5. 14 September 2014: Indonesia 2-0 Malaysia (International Friendly)

  6. 1 Desember 2012: Malaysia 2-0 Indonesia (AFF Championship)

  7. 29 Desember 2010: Indonesia 2-1 Malaysia (AFF Championship)

  8. 26 Desember 2010: Malaysia 3-0 Indonesia (AFF Championship)

  9. 1 Desember 2010: Indonesia 5-1 Malaysia (AFF Championship)

  10. 6 Juni 2008: Indonesia 1-1 Malaysia (International Friendly)

Baca Juga: Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup: Garuda Tekuk Harimau Malaya

EDITOR: Hendra