JawaPos.com - Kendal Tornado FC harus puas berbagi poin dengan Barito Putera pada laga kandang perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Bermain di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (26/9/2026) sore, Laskar Badai Pantura yang sempat unggul 2-0 akhirnya ditahan imbang 2-2.
Hasil tersebut menjadi kekecewaan tersendiri bagi Kendal Tornado FC. Tim asuhan Stefan Keeltjes tampil dominan dan mampu mencetak dua gol, tetapi keunggulan tersebut sirna setelah Barito Putera membalas dua gol pada penghujung pertandingan.
Kendal Tornado FC lebih dulu membuka keunggulan melalui Ibnu Hajar. Permainan menyerang tuan rumah kemudian kembali membuahkan hasil setelah Patrick Cruz mencetak gol sehingga skor berubah menjadi 2-0.
Namun, keunggulan dua gol tersebut tidak mampu dipertahankan hingga peluit akhir. Barito Putera memanfaatkan celah di lini pertahanan Kendal Tornado FC untuk mencetak dua gol balasan sekaligus membawa pulang satu poin.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Menurutnya, tim memiliki cukup banyak peluang untuk mencetak gol tambahan dan mengamankan kemenangan.
“Kecewa karena kita sudah unggul 2-0. Kita juga mendominasi pertandingan dan banyak peluang yang seharusnya bisa membuat gol lebih dari dua. Tapi karena sedikit meremehkan, akhirnya kebobolan dua gol,” ujar Stefan dalam konferensi pers seusai laga dilansir Media Officer Kendal Tornado FC.
Stefan menilai konsentrasi menjadi salah satu aspek yang harus segera diperbaiki. Ia mengingatkan para pemain untuk tetap fokus hingga pertandingan benar-benar berakhir, terutama ketika menghadapi tim dengan pengalaman dan kualitas yang baik.
“Selama waktu belum habis, harus konsentrasi penuh. Ini tentunya menjadi pelajaran buat kami,” katanya.
Baca Juga: Prediksi Skor PSIS Semarang vs Persiku Kudus: Mahesa Jenar Bidik Kemenangan
Meski gagal mengamankan kemenangan, Stefan meminta para pemain tidak larut dalam kekecewaan. Menurutnya, perjalanan kompetisi masih panjang sehingga tim harus segera melakukan evaluasi dan bersiap menghadapi pertandingan berikutnya.
“Kita harus menjaga motivasi anak-anak supaya tidak terpengaruh dengan hasil ini,” ucapnya.
Terkait penyelesaian akhir, Stefan menjelaskan bahwa tim telah melakukan persiapan khusus. Kendal Tornado FC menjalani lima sesi latihan selama masa persiapan, termasuk latihan yang difokuskan pada situasi mencetak gol.
Menurut Stefan, salah satu gol Kendal Tornado FC dalam pertandingan tersebut bahkan lahir dari skema yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Sementara itu, bek Fikron Afriyanto juga mengaku kecewa dengan hasil imbang tersebut. Namun, ia memastikan tim akan segera bangkit dan menjadikan pertandingan melawan Barito Putera sebagai bahan evaluasi.
“Kita akan bangkit untuk menatap pertandingan selanjutnya. Hasil ini kita jadikan pelajaran untuk menjadi lebih baik,” tegas Fikron.
Baca Juga: Prediksi Skor Islandia vs Estonia: Tuan Rumah Ingin Akhiri Tren Negatif