← Beranda
Gianni Infantino Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026
Andika Rachmansyah• Sabtu, 26 September 2026 | 15.18 WIB
Gianni Infantino usulkan evaluasi independen tata kelola FIFA ke Dewan FIFA. (Instagram/@gianni_infantino)

 

JawaPos.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, dijadwalkan bertemu Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 4 Oktober 2026. Pertemuan tersebut terjadi tepat sebelum partai final FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung pada 5 Oktober mendatang. 

Kabar tersebut diungkap langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Erick juga mengungkap bahwa Gianni Infantino akan mengundang beberapa tokoh penting untuk menyaksikan penutupan FIFA ASEAN Cup 2026. 

"Rencana Presiden (FIFA) Gianni akan bertemu Bapak Presiden Prabowo Subianto tanggal 4, ya,” kata Erick di SUGBK, Jumat (25/9). 

Baca Juga: Prediksi Skor Vietnam vs Filipina di FIFA ASEAN Cup 2026: The Golden Star Warriors Menang Tipis

“Tanggal 5-nya di sini, mengundang beberapa presiden dari negara Asia Tenggara dan juga Asia lainnya, dan tentu penutupan, pertandingan final yang akan terjadi tanggal 5 Oktober," lanjutnya. 

Erick turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo yang selalu mendukung penuh olahraga sepak bola. FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi turnamen kenamaan kedua Indonesia setelah sebelumnya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 2023. 

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, pemerintah yang men-support event FIFA ini. Ini kedua kalinya Indonesia menjadi tuan rumah FIFA event, yang sebelumnya yaitu FIFA U-17 yang berlangsung amat sukses,” ucap Erick.

Baca Juga: Prediksi Skor Inggris vs Spanyol di Liga Nations UEFA: La Roja Menang Tipis di Wembley

“Beliau mengharapkan kita kasih yang terbaik tidak hanya sebagai tuan rumah, tetapi tim nasionalnya harus kasih yang terbaik juga,” tambahnya.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom memuji kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Ia mengatakan Indonesia dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki gairah besar terhadap sepak bola. 

"Gairah terhadap sepak bola menjadi salah satu alasannya, begitu juga kerja hebat yang dilakukan Erick bersama PSSI dan pemerintah," kata Mattias Grafstrom. 

Mattias Grafstrom juga menilai kerja sama FIFA dengan PSSI dan pemerintah Indonesia dalam menyiapkan turnamen berjalan dengan baik. Ia menilai infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi bagian penting untuk menyukseskan penyelenggaraan turname

"Ini adalah semua yang kami perlukan untuk memiliki turnamen yang sukses: infrastruktur, tetapi juga sumber daya manusia untuk menghadirkan turnamen yang fantastis," pungkasnya.

EDITOR: Banu Adikara