JawaPos.com - Jeda kompetisi Super League 2026/2027 tidak membuat Reza Arya Pratama benar-benar berhenti berlatih. Penjaga gawang Persebaya tersebut tetap menjalankan program yang diberikan tim pelatih selama masa jeda FIFA Matchday.
Persebaya menutup tiga pertandingan awal musim dengan hasil imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9). Setelah pertandingan tersebut, kompetisi diliburkan sekitar dua pekan.
Masa jeda dimanfaatkan para pemain untuk memulihkan kondisi sekaligus menjaga kebugaran. Tim pelatih juga memberikan program khusus yang harus dijalankan setiap pemain sebelum kembali berkumpul bersama tim.
“Selama jeda kompetisi, kami tidak hanya libur. Pelatih sudah memberikan program latihan yang harus kami jalankan. Jadi, ketika kembali berkumpul dengan tim, kondisi kami bisa lebih baik dan siap bekerja lebih keras,” kata Reza dilansir situs resmi klub.
Menurut Reza, menjaga kondisi selama jeda menjadi bagian penting agar pemain tidak kehilangan ritme latihan. Karena itu, ia bersama rekan-rekannya berusaha menjalankan program yang diberikan tim pelatih.
“Latihan yang diberikan tentu kami jalankan dengan baik. Kami harus tetap menjaga kondisi, mulai dari kebugaran sampai intensitas latihan,” ujarnya.
Selain menjaga kebugaran, Persebaya juga menggunakan jeda kompetisi untuk mengevaluasi hasil pertandingan terakhir. Hasil imbang melawan Garudayaksa menjadi catatan karena Green Force gagal mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir.
Persebaya sebenarnya sempat berada di atas angin setelah Alex Martins mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-84. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan lima menit setelah Garudayaksa mencetak gol balasan.
Reza mengakui hasil tersebut belum sesuai dengan target Persebaya. Bermain di kandang dengan dukungan langsung Bonek dan Bonita, Green Force berharap bisa mengamankan kemenangan.
“Kami sudah bekerja keras, apalagi bermain di kandang. Seharusnya kami bisa meraih kemenangan. Ke depan, kami harus melakukan evaluasi dan tampil jauh lebih baik,” tuturnya.
Pertandingan melawan Garudayaksa juga menjadi momen spesial bagi Reza. Kiper berusia 26 tahun tersebut menjalani debut resmi bersama Persebaya setelah sebelumnya menjadi bagian dari skuad yang membawa Green Force menjuarai Piala Presiden 2026.
Laga tersebut sekaligus menjadi penampilan pertama Reza di Stadion Gelora Bung Tomo dalam pertandingan kompetisi bersama Persebaya. Dukungan Bonek dan Bonita menjadi motivasi tambahan bagi mantan penjaga gawang PSM Makassar tersebut.
“Tentu saya ingin memberikan yang terbaik karena ini merupakan debut saya bersama Persebaya di kompetisi dan juga pertandingan pertama saya di kandang,” katanya.
Kini, Reza memilih fokus menjaga kondisi selama jeda. Program latihan dari tim pelatih menjadi bagian penting untuk memastikan dirinya dan para pemain Persebaya siap kembali bekerja keras ketika kompetisi Super League 2026/2027 bergulir.