JawaPos.com - Australia akan menghadapi timnas Brasil dalam laga uji coba internasional yang digelar di Queensland Country Bank Stadium, Townsville, Jumat (25/9) pukul 17.00 WIB.
Laga tersebut menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk kembali menguji kekuatan setelah menjalani Piala Dunia 2026.
Australia dan Brasil sama-sama belum tampil sejak turnamen di Amerika Utara tersebut berakhir.
Baca Juga: Prediksi Skor Timnas Turki vs Prancis: Era Baru Zinedine Zidane Dimulai
Australia datang dengan modal perjalanan yang cukup positif di Piala Dunia.
Socceroos berhasil melangkah ke babak 32 besar sebelum harus tersingkir dari Mesir melalui adu penalti.
Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit sebelum Australia kalah dalam drama tos-tosan.
Baca Juga: Prediksi Skor Mali vs Tanjung Verde di Kualifikasi Piala Afrika: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang
Meski gagal melaju lebih jauh, Australia menunjukkan perkembangan yang cukup baik di turnamen tersebut.
Mereka juga berhasil lolos dari fase grup dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun.
Salah satu hasil yang mencuri perhatian adalah kemenangan 2-0 atas Turki pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.
Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Australia mampu memberikan perlawanan ketika menghadapi tim dengan kualitas yang lebih tinggi.
Namun, performa Australia dalam beberapa pertandingan terakhir masih belum sepenuhnya konsisten.
Dari enam laga terakhir, mereka hanya meraih dua kemenangan.
Baca Juga: Prediksi Skor Italia vs Belgia: Rekor Azzurri Jadi Modal, De Bruyne dan Lukaku Siap Berikan Ancaman
Tiga pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan, sementara satu laga menghasilkan skor imbang.
Produktivitas juga menjadi salah satu pekerjaan rumah Australia.
Dalam enam pertandingan tersebut, mereka hanya mampu mencetak empat gol.
Baca Juga: Prediksi Skor Persiba Balikpapan vs De Red FC: Beruang Madu Berburu Kemenangan Perdana
Di sisi lain, pertahanan mereka terbilang cukup solid karena hanya kebobolan lima gol dan mencatat dua clean sheet.
Faktor kandang bisa menjadi modal penting bagi tim asuhan Tony Popovic.
Australia tercatat tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir di depan pendukung sendiri dengan enam kemenangan dan satu hasil imbang.
Baca Juga: Brace Erling Haaland Bawa Norwegia Menang 3-2, Martin Odegaard Senang Kalahkan Denmark
Catatan tersebut tentu memberikan kepercayaan diri tambahan menjelang kedatangan Brasil.
Apalagi, laga ini dimainkan di Townsville sehingga Australia berpeluang memanfaatkan dukungan publik sendiri.
Brasil juga memasuki pertandingan dengan misi untuk kembali ke jalur kemenangan.
Selecao harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 pada babak 16 besar setelah kalah 1-2 dari Norwegia.
Baca Juga: Portugal vs Wales 1-0: Jorge Jesus Tarik Keluar Cristiano Ronaldo yang Tampil Melempem
Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian tujuh pertandingan tanpa kekalahan yang sebelumnya dijalani Brasil.
Dalam periode tersebut, mereka mencatat enam kemenangan dan satu hasil imbang.
Meski begitu, Brasil tetap memiliki kualitas individu yang bisa menjadi pembeda.
Baca Juga: Cody Gakpo Jadi Penyelamat, Debut Sengit Jurgen Klopp dan Xavi Hernandez Berakhir Imbang 1-1
Nama seperti Vinicius Junior dan Raphinha menjadi ancaman utama di lini depan.
Kecepatan serta kemampuan keduanya dalam situasi satu lawan satu bisa menyulitkan pertahanan Australia.
Carlo Ancelotti juga memiliki sejumlah opsi lain untuk pertandingan ini.
Baca Juga: Pembinaan Bulu Tangkis Usia Dini MilkLife Festival SenengMinton 2026 Hadir di Magelang
Salah satunya adalah Endrick yang berpeluang mendapatkan kesempatan bermain. Penyerang muda Brasil tersebut diproyeksikan mengisi sisi kanan dalam skema yang disiapkan Ancelotti.
Brasil tidak membawa Alisson Becker pada jeda internasional September ini.
Ancelotti masih menganggap sang kiper sebagai bagian penting dari tim, tetapi Hugo Souza berpeluang dipercaya tampil sebagai penjaga gawang saat menghadapi Australia.
Di lini tengah, Bruno Guimaraes diperkirakan menjadi salah satu pemain yang mengatur permainan Brasil.
Baca Juga: Persija Jakarta Gerak Cepat! Insiden Diskriminasi ke Shin Tae-yong Dilaporkan ke Komdis PSSI
Dia berpotensi berduet dengan Andrey Santos untuk menjaga keseimbangan tim sekaligus membantu mengalirkan bola ke lini depan.
Dari sisi sejarah pertemuan, Brasil memiliki catatan yang cukup dominan.
Dalam lima duel terakhir, Selecao memenangkan empat pertandingan dan hanya sekali kalah dari Australia.
Baca Juga: Persija Jakarta Sempurna! Hattrick Kemenangan Jadi Modal Kejar Empat, Lima, dan Seterusnya
Pertemuan terakhir kedua tim berlangsung pada 2017. Saat itu Brasil menang telak 4-0 atas Australia.
Sebelumnya, Brasil juga meraih kemenangan besar 6-0 pada pertemuan 2013 dan menang 2-0 di Piala Dunia 2006.
Australia memang sempat mengalahkan Brasil dengan skor 1-0 pada 2001.
Baca Juga: John Herdman Bakar Harapan Suporter! Timnas Indonesia Optimistis Raih Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Namun, secara keseluruhan, Selecao lebih sering mendominasi pertemuan kedua tim.
Menariknya, kondisi Brasil ketika bermain tandang patut diperhatikan.
Dalam delapan pertandingan tandang terakhir, mereka hanya meraih dua kemenangan dan menelan empat kekalahan.
Catatan tersebut membuka peluang bagi Australia untuk membuat pertandingan berjalan lebih seimbang.
Baca Juga: 4 Pemain U-23 Gacor di Super League 2026/2027, Amunisi Persija Jakarta dan Arema FC Unjuk Gigi
Australia kemungkinan tetap menggunakan formasi tiga bek untuk menghadapi kekuatan lini serang Brasil.
Alessandro Circati, Harry Souttar, dan Lucas Herrington diperkirakan mengisi lini belakang. Jackson Irvine dan Aiden O'Neill dapat menjadi bagian dari sektor tengah.
Di lini depan, Nestory Irankunda berpeluang menjadi ujung tombak Australia.
Baca Juga: Real Madrid Serang Balik Presiden La Liga
Dia akan mendapat dukungan dari pemain-pemain di belakangnya untuk memberikan tekanan kepada pertahanan Brasil.
Sementara itu, Brasil diperkirakan memakai formasi 4-4-2. Hugo Souza berpeluang berada di bawah mistar, dengan Danilo, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, dan D Santos mengisi lini belakang.
Endrick, Bruno Guimaraes, Andrey Santos, serta Lino diproyeksikan mengisi lini tengah.
Baca Juga: Jadwal UEFA Nations League: Belanda vs Jerman, Spanyol vs Inggris
Raphinha dan Vinicius Junior menjadi dua nama yang berpotensi menjadi tumpuan serangan.
Pertandingan ini diperkirakan berjalan cukup ketat.
Australia memiliki keuntungan bermain di kandang dan catatan bagus dalam beberapa laga terakhir di hadapan pendukung sendiri.
Brasil, di sisi lain, membawa kualitas individu yang lebih banyak di berbagai posisi.
Baca Juga: Jurgen Klopp Bawa Angin Segar, Para Pemain Timnas Jerman Antusias Hadapi UEFA Nations League
Australia kemungkinan tidak akan terburu-buru bermain terbuka.
Mereka bisa mengandalkan organisasi pertahanan sambil mencari peluang melalui serangan balik.
Strategi tersebut berpotensi menyulitkan Brasil jika Selecao gagal menciptakan gol lebih awal.
Baca Juga: Timnas Indonesia Coret Dony Tri Pamungkas karena Cedera, Shayne Pattynama Jadi Pengganti
Brasil tetap memiliki peluang besar untuk mencetak gol berkat kualitas pemain di lini depan.
Vinicius Junior dan Raphinha bisa menjadi pembeda, terutama ketika mendapatkan ruang di sisi pertahanan Australia.
Dengan mempertimbangkan performa kedua tim, rekor pertemuan, kualitas skuad, serta keuntungan Australia sebagai tuan rumah, pertandingan diperkirakan berlangsung sengit.
Baca Juga: Idolakan Andres Iniesta, Kyoga Nakamura All Out Bela Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
Brasil berpeluang membawa pulang kemenangan, tetapi Australia dapat memberikan perlawanan hingga menit-menit akhir.
Prediksi skor akhir: Australia 1-2 Brasil.