JawaPos.com — Italia dan Belgia diprediksi bermain imbang 1-1 pada laga pembuka UEFA Nations League 2026/2027 di Stadio Olimpico, Sabtu (26/9/2026) pukul 01.45 WIB, saat kedua tim memulai era baru bersama pelatih masing-masing.
Pertandingan Liga A Grup 1 ini menjadi ujian pertama bagi Roberto Mancini dan Mark van Bommel dalam persaingan yang juga melibatkan Prancis serta Turki.
Baca Juga: Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Bagaimana kondisi Italia jelang menghadapi Belgia?
Italia memasuki UEFA Nations League 2026/2027 dengan misi membangun kembali kekuatan setelah kembali gagal lolos ke Piala Dunia melalui jalur kualifikasi, sedangkan Roberto Mancini dipercaya memimpin proses regenerasi skuad.
Pelatih yang membawa Gli Azzurri menjuarai Euro 2020 itu kembali ke kursi pelatih setelah tiga tahun meninggalkan Timnas Italia untuk menangani Arab Saudi.
Kegagalan Italia kali ini terjadi setelah mereka finis di bawah Norwegia pada fase kualifikasi Piala Dunia 2026, sebelum menyingkirkan Irlandia Utara pada semifinal playoff.
Namun, langkah Italia terhenti setelah kalah dramatis melalui adu penalti dari Bosnia-Herzegovina, sekaligus memperpanjang penantian mereka untuk kembali tampil di Piala Dunia sejak 2014.
Mancini langsung membawa sejumlah wajah baru ke dalam skuad Italia yang berisi 34 pemain untuk menghadapi rangkaian pertandingan internasional bulan ini.
Sebelumnya, pelatih interim Silvio Baldini juga memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda dalam dua laga persahabatan melawan Luksemburg dan Yunani yang sama-sama berakhir dengan kemenangan 1-0.
Baca Juga: Prediksi Skor Uzbekistan vs Arab Saudi di Asian Games 2026: Serigala Putih Menang
Siapa pemain Italia yang absen dan berpeluang tampil?
Italia tidak bisa menurunkan Alessandro Bastoni karena menjalani hukuman skorsing, sementara Federico Dimarco, Bryan Cristante, dan kapten Juventus Manuel Locatelli absen akibat cedera.
Gianluigi Donnarumma tetap dipercaya menjadi kapten dan akan memimpin skuad yang memiliki 10 pemain dari luar Serie A.
Di lini depan, absennya Mateo Retegui membuat persaingan perebutan posisi penyerang tengah semakin terbuka antara Moise Kean, Gianluca Scamacca, serta bersaudara Sebastiano dan Pio Esposito.
Pio Esposito menjadi salah satu kandidat menarik setelah mencetak lima gol dalam sembilan penampilan internasional sejak debutnya pada kualifikasi Piala Dunia 2026.
Mancini diperkirakan menggunakan formasi 4-3-3 dengan Donnarumma di bawah mistar, kemudian lini belakang diisi Michael Kayode, Gianluca Mancini, Giorgio Scalvini, dan Riccardo Calafiori.
Nicolo Barella, Sandro Tonali, serta Davide Frattesi berpotensi mengisi lini tengah, sedangkan sektor depan dapat ditempati oleh Inacio, Pio Esposito, dan Giacomo Raspadori.
Baca Juga: Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Mengapa Belgia bisa merepotkan Italia?
Belgia juga datang ke Roma dengan situasi serupa karena Mark van Bommel memulai periode baru sebagai pelatih setelah menggantikan Rudi Garcia.
Van Bommel sebelumnya menangani PSV, Wolfsburg, dan Antwerp, sehingga laga melawan Italia menjadi ujian penting dalam debutnya bersama The Red Devils.
Catatan Belgia di UEFA Nations League memang belum terlalu menonjol karena mereka baru sekali mencapai fase final, yakni ketika finis di posisi keempat pada 2021.
Meski demikian, Belgia memiliki modal berupa satu hasil imbang dan dua kekalahan dari tiga pertemuan sebelumnya dengan Italia, sementara Italia memenangi empat dari lima pertemuan terakhir kedua negara.
Van Bommel juga masih memiliki sejumlah pemain berpengalaman untuk mendampingi proses regenerasi skuad Belgia.
Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku tetap menjadi dua nama penting, sedangkan Youri Tielemans dipercaya mengenakan ban kapten saat menghadapi Italia di Stadio Olimpico.
Baca Juga: Prediksi Skor Serbia vs Yunani di Liga Nations UEFA: Piratiko Menang Tipis di Rajko Mitic
Siapa pemain Belgia yang patut diperhatikan?
Belgia mulai mengintegrasikan sejumlah pemain muda, termasuk winger Paris Saint-Germain Mika Godts yang disebut sebagai pencetak gol terbanyak kedua Eredivisie musim lalu.
Romeo Lavia dari Chelsea juga menjadi salah satu opsi penting di lini tengah, sementara Malick Fofana dan Matias Fernandez-Pardo berpeluang mendapatkan menit bermain.
Namun, Belgia kehilangan sejumlah pemain berpengalaman untuk pertandingan pembuka ini.
Thibaut Courtois mengambil jeda dari tim nasional, Mats Selz sudah mundur, Andre Onana absen karena cedera jangka panjang dari Piala Dunia, Leandro Trossard juga tidak tersedia, sedangkan Jeremy Doku belum masuk skuad setelah baru kembali bermain pada pekan sebelumnya.
Dengan kondisi tersebut, posisi penjaga gawang Belgia terbuka untuk Senne Lammens, Mike Penders, Maarten Vandevoordt, atau Jari De Busser.
Susunan yang diperkirakan tampil adalah Lammens; Castagne, De Winter, Theate, De Cuyper; Tielemans, Lavia; Lukebakio, De Bruyne, Godts; dan Lukaku.
Baca Juga: Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi skor Italia vs Belgia
Pertandingan Italia vs Belgia diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama sedang memasuki era baru bersama pelatih anyar.
Italia memang memiliki catatan pertemuan yang cukup positif, tetapi perubahan komposisi pemain dan absennya beberapa pemain utama membuat tuan rumah belum tentu mampu tampil dominan sejak menit pertama.
Belgia juga memiliki alasan untuk percaya diri karena sebelum kalah dari Spanyol di Piala Dunia, mereka sempat menjalani 18 pertandingan tanpa kekalahan.
Dengan kualitas De Bruyne, Lukaku, Tielemans, serta sejumlah pemain muda yang mulai mendapatkan peran lebih besar, Belgia berpotensi memberikan masalah serius bagi pertahanan Italia.
Situasi tersebut membuat laga pembuka Grup 1 diprediksi berjalan hati-hati dengan kedua tim lebih dulu mencari keseimbangan permainan.
Prediksi skor Italia vs Belgia adalah berakhir imbang, hasil yang menggambarkan ketatnya pertandingan sekaligus proses adaptasi kedua pelatih baru.
Prediksi akhir: Italia 1-1 Belgia.