← Beranda
Toni Firmansyah Kapten! Ini 5 Fakta Persebaya Surabaya Hadapi Garudayaksa FC
Moch. Rizky Pratama Putra• Jumat, 25 September 2026 | 13.38 WIB
Toni Firmansyah jadi kapten Persebaya Surabaya saat ditahan Garudayaksa FC 1-1. Simak lima fakta menarik laga pekan ketiga Super League 2026/2027. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Toni Firmansyah dipercaya mengenakan ban kapten saat Persebaya Surabaya ditahan 1-1 Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (19/9/2026).

Laga pekan ketiga Super League 2026/2027 itu juga mencatat debut kompetitif Reza Arya Pratama serta gol kedua Alex Martins secara beruntun untuk Green Force.

Gol Alex Martins pada menit ke-84 sempat membuat GBT bergemuruh dan membawa Persebaya Surabaya berada di ambang kemenangan.

Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan lima menit karena Garudayaksa FC mencetak gol penyeimbang pada menit ke-89.

Hasil imbang itu membuat Persebaya Surabaya mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan awal Super League 2026/2027.

Green Force sebelumnya meraih kemenangan atas PSIM Yogyakarta serta bermain imbang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Baca Juga: 4 Jebolan Klub Internal Persebaya yang Pernah Berseragam Persija

Reza Arya Pratama Jalani Debut Kompetitif

Reza Arya Pratama menjalani debut kompetitif bersama Persebaya Surabaya ketika menghadapi Garudayaksa FC di GBT.

Kiper berusia 26 tahun itu mendapat kesempatan tampil sejak menit awal setelah Ernando Ari Sutaryadi mengalami cedera.

Kesempatan tersebut menjadi pengalaman penting bagi Reza yang baru menjalani pertandingan resmi bersama Persebaya Surabaya.

Ia langsung mendapat tugas menjaga gawang Green Force dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.

Sepanjang pertandingan, Reza beberapa kali menunjukkan respons cepat ketika mengamankan bola-bola berbahaya dari serangan Garudayaksa FC.

Namun, debut tersebut belum berakhir dengan clean sheet setelah lawan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-89.

Meski gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang, penampilan Reza menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan musim 2026/2027.

Laga melawan Garudayaksa FC sekaligus membuka pengalaman baru bagi sang kiper dalam persaingan di skuad utama Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Catatan Laga Persebaya vs Garudayaksa: Debut Reza, Gol Alex hingga Ban Kapten Toni

Alex Martins Cetak Gol Kedua Beruntun

Alex Martins kembali menjadi pencetak gol penting bagi Persebaya Surabaya setelah menjebol gawang Garudayaksa FC pada menit ke-84.

Penyerang asal Brasil itu sebelumnya juga mencetak gol kemenangan ketika Green Force menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan kedua.

Artinya, Alex Martins sudah mencetak dua gol dalam dua pertandingan beruntun di awal kompetisi.

Catatan tersebut menjadi sinyal positif bagi lini depan Persebaya Surabaya setelah sang penyerang sebelumnya sempat mengalami cedera bahu.

Gol pada menit ke-84 sempat membawa Persebaya Surabaya berada di jalur kemenangan. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan sampai akhir setelah Garudayaksa FC membalas hanya lima menit kemudian.

Ketajaman Alex Martins kini menjadi salah satu modal Persebaya Surabaya untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Dua gol dari dua laga terakhir juga memberikan tambahan pilihan bagi Bernardo Tavares di lini depan Green Force.

Baca Juga: Marselino Ferdinan: “Gue Persija!” Eks Wonderkid Persebaya Kirim Pesan ke Jakmania

Jefferson Silva Punya Peran dalam Gol

Gol Alex Martins tidak terlepas dari kontribusi Jefferson Silva yang memberikan umpan dalam proses terciptanya gol tersebut.

Bek sayap asal Brasil itu kembali memperlihatkan kemampuan distribusi bola ketika Persebaya Surabaya membutuhkan momen untuk membongkar pertahanan lawan.

Assist tersebut menambah catatan kontribusi Jefferson Silva untuk Green Force. Pemain asal Brasil itu kini tercatat sudah mengoleksi dua assist dalam perjalanan awal Super League 2026/2027.

Peran Jefferson Silva tidak hanya terlihat ketika Persebaya Surabaya bertahan. Kemampuannya memberikan umpan akurat juga membuat sang bek dapat menjadi bagian dari proses serangan ketika tim berusaha menciptakan peluang.

Kontribusi tersebut menjadi salah satu catatan positif dari pertandingan melawan Garudayaksa FC.

Meski Persebaya Surabaya gagal mempertahankan kemenangan, kombinasi antara umpan Jefferson Silva dan penyelesaian Alex Martins menghasilkan gol yang sempat mengubah jalannya pertandingan.

Toni Firmansyah Kenakan Ban Kapten

Toni Firmansyah menjadi salah satu sosok yang mencuri perhatian setelah dipercaya mengenakan ban kapten Persebaya Surabaya saat menghadapi Garudayaksa FC.

Pemain jebolan pembinaan Green Force itu mengambil tanggung jawab tersebut setelah Francisco Rivera absen.

Momen tersebut menjadi bagian penting dari perkembangan Toni bersama tim senior Persebaya Surabaya.

Pemain asal Benowo itu sebelumnya tumbuh melalui proses pembinaan klub hingga perlahan mendapatkan peran yang semakin besar di skuad utama.

Mengenakan ban kapten di GBT tentu menjadi pengalaman tersendiri bagi Toni Firmansyah. Apalagi, tanggung jawab tersebut dijalankan di hadapan Bonek dan Bonita ketika pertandingan berlangsung ketat sampai menit terakhir.

Kepercayaan kepada Toni juga menjadi catatan menarik dari laga pekan ketiga Super League 2026/2027.

Dari pemain binaan klub, ia kini mendapat kesempatan memimpin rekan-rekannya dalam pertandingan resmi Persebaya Surabaya.

Jeda Kompetisi Jadi Waktu Berbenah

Persebaya Surabaya memasuki jeda kompetisi dengan lima poin dari tiga pertandingan, hasil dari satu kemenangan dan dua kali imbang. Green Force mencetak tiga gol dan kebobolan dua gol dalam tiga laga awal tersebut.

Hasil 1-1 melawan Garudayaksa FC memberikan bahan evaluasi bagi tim pelatih karena kemenangan yang sudah berada di depan mata akhirnya lepas pada lima menit terakhir.

Detail kecil seperti konsistensi menjaga keunggulan menjadi bagian yang perlu diperhatikan sebelum kompetisi kembali bergulir.

Bernardo Tavares kini memiliki waktu untuk mengevaluasi berbagai aspek permainan Persebaya Surabaya selama jeda kompetisi.

Organisasi permainan, penyelesaian akhir, serta kemampuan mempertahankan keunggulan menjadi bagian yang dapat dimatangkan sebelum pertandingan berikutnya.

Hasil imbang di GBT belum mengubah perjalanan panjang Persebaya Surabaya pada musim 2026/2027.

Dengan lima poin dari tiga pekan, Green Force masih memiliki banyak pertandingan untuk memperbaiki catatan sekaligus melanjutkan perjuangan bersama Bonek dan Bonita.

EDITOR: Banu Adikara