JawaPos.com — Madura United FC menjadi tim Jawa Timur dengan perolehan poin tertinggi setelah menyapu bersih tiga laga awal Super League 2026/2027.
Laskar Sape Kerrab mengoleksi 9 poin dari tiga pertandingan dan menempati peringkat kedua klasemen sementara setelah mengalahkan Persijap Jepara, PSS Sleman, dan PSIM Yogyakarta.
Baca Juga: Oscar Bruzon Liburkan Pemain Bhayangkara FC Jelang Laga Lawan Arema FC dan Madura United
Madura United Sapu Bersih Tiga Laga
Madura United FC mengawali Super League 2026/2027 dengan kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara pada pertandingan pertama.
Hasil tersebut menjadi modal positif bagi tim asuhan Jose Gomes untuk melanjutkan tren kemenangan pada pekan berikutnya.
Pada pekan kedua, Madura United kembali menunjukkan ketajamannya dengan menundukkan PSS Sleman 3-1.
Dua kemenangan beruntun membuat Laskar Sape Kerrab mulai menunjukkan konsistensi sekaligus menjaga posisi di papan atas klasemen sementara.
Tren tersebut berlanjut saat Madura United menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9/2026) malam.
Tiga poin kembali diamankan setelah mereka membalikkan keadaan dari ketertinggalan 0-1 menjadi kemenangan 2-1.
PSIM Yogyakarta sempat membuka keunggulan melalui Nermin Haljeta.
Namun, Madura United FC tidak kehilangan momentum dan mampu mencetak dua gol melalui Jorge Mendonça serta Gali Freitas untuk memastikan kemenangan ketiga secara beruntun.
Baca Juga: Madura United Kenalkan Budaya Lewat Player Escort
Achsanul Qosasi Minta Tidak Cepat Puas
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, menilai tiga kemenangan beruntun menjadi sinyal positif bagi perjalanan tim di Super League 2026/2027.
Meski demikian, dia meminta Hugo Gomes dan kawan-kawan tidak menganggap pencapaian tersebut sebagai alasan untuk cepat berpuas diri.
Menurut Achsanul, konsistensi menjadi salah satu ukuran penting dalam perjalanan panjang sebuah kompetisi.
Dia melihat kemenangan dalam tiga pertandingan awal memiliki arti berbeda dibandingkan hanya meraih satu kemenangan pada awal musim.
“Laga kedua dan ketiga selalu jadi ujian yang sesungguhnya. Menang sekali bisa karena semangat awal musim, tapi menang tiga kali berturut-turut itu namanya konsistensi,” ujar Achsanul Qosasi.
Pernyataan tersebut menunjukkan target Madura United bukan sekadar tampil bagus pada awal kompetisi.
Laskar Sape Kerrab masih harus menjaga performa ketika menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya dengan tekanan dan tantangan yang berbeda.
Baca Juga: Harapan Presiden Madura United Atas Performa Tim di Awal Musim
Perjalanan Madura United Masih Panjang
Madura United memang mengawali musim dengan catatan sempurna, tetapi perjalanan Super League 2026/2027 masih sangat panjang.
Setelah melewati tiga pertandingan, masih ada 31 laga yang harus dijalani hingga kompetisi berakhir.
Achsanul Qosasi pun meminta seluruh pemain mempertahankan fokus dan kerja keras yang sudah terlihat dalam tiga pertandingan pertama.
Baginya, tantangan utama Madura United kini bukan hanya meraih kemenangan, tetapi menjaga performa tetap stabil dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
“Kami berharap performa ini bisa terus stabil sampai akhir kompetisi. Jangan sampai hanya bagus di awal, tetapi kemudian menurun,” tegasnya.
Catatan tiga kemenangan juga menempatkan Madura United sebagai salah satu dari dua tim yang mampu menyapu bersih seluruh pertandingan awal Super League 2026/2027.
Persija Jakarta menjadi tim lainnya yang sama-sama mengoleksi 9 poin dari tiga pertandingan.
Baca Juga: Madura United Kumpulkan 9 Poin dari 3 Laga, Achsanul Qosasi Minta Performa Terus Stabil
Madura United Teratas di Antara Tim Jatim
Dari lima wakil Jawa Timur yang berlaga di Super League 2026/2027, Madura United menjadi tim dengan koleksi poin terbanyak setelah tiga pekan.
Laskar Sape Kerrab mengumpulkan 9 poin dan berada di peringkat kedua klasemen sementara.
Arema FC berada di posisi ketujuh dengan 5 poin, sedangkan Persebaya Surabaya menempati peringkat ke-10 dengan jumlah poin yang sama.
Persik Kediri menjadi wakil Jawa Timur dengan posisi terendah karena baru mengoleksi 4 poin dan berada di peringkat ke-11.
Perbedaan tersebut membuat Madura United memiliki momentum penting untuk melanjutkan persaingan di papan atas.
Namun, pesan Achsanul Qosasi cukup jelas, tiga kemenangan awal baru menjadi langkah pertama karena konsistensi hingga akhir musim akan menentukan perjalanan Laskar Sape Kerrab di Super League 2026/2027.