← Beranda
Semen Padang Kebobolan 1 Gol Lawan PSIS, Nil Maizar Puji Ikram Algiffari
Andre Rizal HanafiSelasa, 22 September 2026 | 13.26 WIB
Nil Maizar.

 

JawaPos.com - Semen Padang FC harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan PSIS Semarang pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/27. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Patriot Candra Bhaga, Bekasi, Minggu (20/9) malam.

Semen Padang FC sebenarnya punya peluang besar untuk mengamankan kemenangan setelah mampu membuka keunggulan lebih dulu. Igor Cukovic mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-9 setelah memanfaatkan umpan dari Stefano Lilipaly.

Keunggulan tersebut mampu dipertahankan Kabau Sirah hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan.

Baca Juga: Kapten Semen Padang FC Tegaskan Kesiapan Tim Hadapi PSIS Semarang: Kami Harus 200 Persen

Namun, kemenangan yang sudah berada di depan mata akhirnya lepas setelah PSIS Semarang mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90 melalui pemain seniornya, Hari Nur Yulianto.

Di tengah hasil imbang tersebut, penampilan kiper muda Semen Padang FC, Ikram Algiffari, menjadi salah satu catatan positif.

Penjaga gawang kelahiran 2006 itu beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan timnya.

Baca Juga: Semen Padang Hadapi PSIS, Nil Maizar: Kami Sudah Siap Secara Taktik hingga Mental

Ikram menilai hasil pertandingan tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan perjuangan Semen Padang FC di atas lapangan. Menurutnya, seluruh pemain sudah berusaha menjalankan permainan secara kompak.

"Kalau permainan, semua sudah menampilkan yang bagus, secara tim juga sudah kompak. Ya, mungkin soal rezeki lagi. Dan semoga pertandingan berikutnya kita bisa mendapatkan tiga poin," ujar Ikram.

Performa Ikram juga mendapat apresiasi dari pelatih kepala Semen Padang FC, Nil Maizar. Sang pelatih menilai kiper muda tersebut menunjukkan perkembangan positif dalam pertandingan kontra PSIS.

Meski demikian, Nil Maizar mengingatkan Ikram agar tidak cepat puas dengan penampilannya. Menurutnya, usia muda menjadi kesempatan bagi sang kiper untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuannya.

"Ikram anak muda, masih muda kelahiran 2006 ya kalau tidak salah. Dan dia performanya cukup bagus. Pesan saya cuma satu, dia tetap membumi saja. Karena kalau dia membumi, dua hingga tiga tahun ke depan, dia akan diminta jadi kiper timnas," tutur Nil Maizar.

Hasil imbang tersebut membuat Semen Padang FC harus melakukan evaluasi, terutama terkait konsentrasi pada menit-menit akhir.

Baca Juga: PSIS Semarang Tantang Semen Padang, WCP Minta Laskar Mahesa Jenar Tampil Menyerang

Keunggulan yang terlepas jelang pertandingan berakhir menjadi pelajaran penting bagi Kabau Sirah.

Semen Padang FC kini dituntut segera bangkit dan memperbaiki sejumlah kekurangan sebelum menjalani pertandingan berikutnya di Pegadaian Championship 2026/27. Target meraih kemenangan pun menjadi pekerjaan utama tim untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

EDITOR: Banu Adikara