← Beranda
Madura United Kenalkan Budaya Lewat Player Escort
Farid S. MaulanaSenin, 21 September 2026 | 23.09 WIB
Madura United mengenalkan budaya Madura melalui player escort yang mengenakan pakaian adat khas dalam setiap laga kandang. (I.League)

JawaPos.com – Terobosan unik dilakukan Panpel Madura United dalam setiap laga kandang di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan. Player escort yang mendampingi pemain tuan rumah dan tim tamu saat memasuki lapangan mengenakan pakaian khusus, yakni pakaian adat Madura.

Untuk anak laki-laki, mereka mengenakan baju Pesa’an/Sakera. Baju tersebut terdiri atas kaus dalam bermotif merah putih, celana hitam, dan penutup kepala khas Madura alias odheng. Sementara itu, anak perempuan mengenakan kebaya berwarna merah.

Ketua Panpel Madura United, Mohamad Alwi, menuturkan bahwa penggunaan pakaian adat Madura untuk player escort memang baru dilakukan musim ini.

Hal tersebut dilakukan karena pihaknya ingin memperkenalkan budaya asli Madura kepada anak-anak. 

“Juga kepada seluruh masyarakat Indonesia. Agar budaya Madura ini semakin dikenal lagi,” harapnya.

Alwi menerangkan, sambutan positif didapat dalam dua pertandingan kandang Madura United. Masyarakat sangat senang ada unsur khas Madura yang terselip dalam sebuah pertandingan sepak bola.

“Insyaallah (semua laga kandang musim ini) player escort akan memakai baju adat Madura seperti itu,” ungkapnya.

Namun, pada hari-hari tertentu, penggunaannya akan disesuaikan. Misalnya, jika pertandingan bertepatan dengan hari besar keagamaan atau nasional.

“Nanti tinggal menyesuaikan jika ada momen tertentu,” katanya.

EDITOR: Hendra