JawaPos.com - Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena menyayangkan timnya gagal mengunci kemenangan saat menghadapi PSM Makassar pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
Pendekar Cisadane harus puas bermain imbang 2-2 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (19/9).
Persita sebenarnya berada dalam posisi yang menguntungkan sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Rendahkan Imigran di Inggris, Suporter Muslim Manchester United Desak Sir Jim Ratcliffe Tinggalkan K
Mereka dua kali mampu unggul atas tuan rumah, tetapi PSM Makassar selalu berhasil menemukan cara untuk menyamakan kedudukan.
Aleksa Andrejic membawa Persita memimpin pada menit ke-17.
Keunggulan tersebut bertahan cukup lama sebelum Ananda Raehan mencetak gol penyama kedudukan untuk PSM pada menit ke-72.
Baca Juga: Kapten Marc Klok Tegaskan Persib Datang ke Jepara untuk Menang
Hanya berselang dua menit, Persita kembali mengambil kendali pertandingan.
Tyronne mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-74 untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1.
Sayangnya, keunggulan tersebut kembali tidak mampu dipertahankan. Stefan Jeftoski mencetak gol pada menit ke-83 dan membuat PSM kembali menyamakan skor menjadi 2-2.
Hasil tersebut membuat Carlos Pena merasa Persita kehilangan kesempatan untuk membawa pulang tiga poin.
Pelatih asal Spanyol itu menilai timnya sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk memperbesar keunggulan dan mengamankan kemenangan.
“Kami sempat dua kali unggul dalam pertandingan ini. Terutama setelah mereka menyamakan kedudukan menjadi 1-1, kami berhasil mencetak gol kedua. Namun, kami gagal mengamankan kemenangan dan justru kebobolan dari situasi bola liar,” ujar Carlos Pena dalam sesi jumpa pers.
Baca Juga: Jadi Pahlawan Kontra Java United, Arlyansyah Ingin Terus Cetak Gol Buat Persija Jakarta
Menurut Pena, bermain di kandang lawan memang bukan perkara mudah.
Namun, Persita dinilai sudah memiliki peluang yang cukup untuk memenangkan pertandingan tersebut.
“Kami juga memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol. Bermain di kandang lawan memang tidak mudah, tetapi kami sangat dekat dengan raihan tiga poin,” lanjut dia.
Baca Juga: Toni Firmansyah Minta Maaf ke Bonek dan Bonita usai Persebaya Surabaya Gagal Menang
Pena juga menegaskan bahwa Persita tidak ingin cepat puas hanya dengan hasil imbang.
Target untuk memenangkan setiap pertandingan tetap menjadi bagian dari ambisi timnya musim ini.
“Kami tidak bisa merasa puas karena kami ingin memenangkan setiap pertandingan,” tegas dia.
Baca Juga: Ezri Konsa Akui Arsenal Main Buruk saat Kalah Telak dari Brighton di Liga Inggris
Sementara itu, gelandang Persita Wahyudi Hamisi mengapresiasi perjuangan seluruh pemain.
Menurut dia, rekan-rekannya sudah bekerja keras dan berjuang hingga menit terakhir untuk mendapatkan tiga poin.
“Kami bekerja keras, berjuang sampai menit terakhir dan target kita datang untuk mendapat tiga poin, tapi pertandingan berjalannya imbang,” ujar Hamisi.
Tambahan satu poin membuat Persita kini mengoleksi lima poin dan menempati posisi keenam klasemen sementara BRI Super League 2026/27.
Baca Juga: Bantu Garudayaksa FC Curi Poin, Andik Vermansah Susah Tidur Hadapi Persebaya Surabaya
Sebelumnya, Persita bermain imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta dan menang 3-2 atas Java United FC.